News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan Regulasi Tata Ruang untuk Dukung Proyek Kereta Sumatera, Kalimantan, Sulawesi

Wamendagri Akhmad Wiyagus menyoroti pentingnya penguatan regulasi tata ruang hingga fiskal dalam pengembangan proyek kereta api Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Rabu, 22 April 2026 - 18:04 WIB
Wamendagri Wiyagus tekankan penguatan regulasi tata ruang sebagai fondasi dalam mendukung pengembangan proyek kereta api Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan perlunya penguatan regulasi, terutama kebijakan tata ruang, sebagai fondasi utama dalam mendukung pengembangan perkeretaapian nasional di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut Wiyagus, pengembangan jaringan kereta api nasional telah memiliki dasar hukum yang kuat. Hal ini tercermin dalam sejumlah Peraturan Presiden yang mengatur rencana tata ruang pulau, yakni Perpres Nomor 3 Tahun 2012 untuk Kalimantan, Perpres Nomor 88 Tahun 2011 untuk Sulawesi, serta Perpres Nomor 13 Tahun 2012 untuk Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Regulasi tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), sehingga pembangunan jaringan perkeretaapian dapat terintegrasi dengan perencanaan wilayah.

Dalam hal ini, Kemendagri memegang peran penting sebagai fasilitator dan pengawas untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Fungsi tersebut dijalankan secara berjenjang melalui gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat hingga tingkat kabupaten dan kota.

“Kementerian Dalam Negeri sangat mendukung pengembangan jaringan kereta api nasional ini. Sesuai dengan fungsinya tentunya selaku pemerintah dan pengawas dan memfasilitasi serta men-synchronize kebijakan kepada pemerintah daerah yang tentunya juga ini dilakukan secara berjenjang,” jelas Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Stasiun Tanah Abang Baru, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, hingga April 2026, dari total 21 provinsi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebagian daerah sudah memiliki peraturan daerah terkait tata ruang.

Namun, sebagian lainnya masih dalam tahap revisi atau evaluasi. Kondisi ini menunjukkan tingkat kesiapan daerah dalam mendukung pengembangan perkeretaapian nasional, mengingat proyek tersebut harus selaras dengan dokumen tata ruang yang berlaku.

Selain aspek regulasi, Wiyagus juga menyoroti keterbatasan fiskal daerah. Ia menjelaskan sektor perkeretaapian belum sepenuhnya masuk kategori urusan wajib pelayanan dasar, sehingga belum menjadi prioritas anggaran, terutama bagi daerah dengan kapasitas fiskal terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga ini harus dirumuskan secara hati-hati,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan sejumlah hal penting dalam pengembangan perkeretaapian nasional, antara lain sinkronisasi prioritas antara pusat dan daerah, penguatan konektivitas kawasan di sekitar simpul transportasi, integrasi jaringan rel dengan sistem wilayah, serta koordinasi lintas sektor dan lintas pemerintahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar yang Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar yang Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Dedi Mulyadi mengajak warga Jabar untuk berani melaporkan warung yang memperjualbelikan tramadol.
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut akan menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Apakah Timnas Indonesia Tetap Bisa Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenario Paling Masuk Akal Usai Dipermalukan Vietnam

Apakah Timnas Indonesia Tetap Bisa Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenario Paling Masuk Akal Usai Dipermalukan Vietnam

Namun kesempatan untuk lolos ke babak semifinal harus melibatkan skenario yang paling masuk akal. Apalagi, kondisi Timnas Indonesia terpuruk setelah dipermalukan oleh Vietnam. 
Viral Bendera Merah Putih Dibakar OTK di Bandung, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Viral Bendera Merah Putih Dibakar OTK di Bandung, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Peristiwa tersebut baru diketahui setelah pemilik rumah meminta rekaman CCTV untuk memastikan penyebab benderanya rusak.
Tiba-tiba Semifinal Piala Presiden, Shin Tae-yong Pilih Persija Lakukan Ini Ketika Lawan Persib

Tiba-tiba Semifinal Piala Presiden, Shin Tae-yong Pilih Persija Lakukan Ini Ketika Lawan Persib

Pelatih Persija, Shin Tae-yong bahkan harus menunda pemusatan latihan (training camp/TC) yang sedianya digelar pada akhir Juli lalu di Thailand. 
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 

Trending

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Gangguan penglihatan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, banyak kelainan mata dapat ditangani lebih awal.
Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo mengaku berada di posisi yang tidak mudah setelah menayangkan podcast yang menghadirkan Sarwendah dan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus berkembang dan kini memasuki babak yang semakin menyita perhatian.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Vietnam memaksa Timnas Indonesia mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis telah menguras anggaran Rp101,1 triliun menjangkau 63,13 juta penerima hingga semester I 2026. Menkeu Purbaya membeberkan belanja negara naik 17,8%.
Selengkapnya

Viral