News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Pekalongan, Nama Eks Wakil Bupati hingga Pejabat RSUD Disorot

KPK periksa 10 saksi kasus korupsi pengadaan di Pemkab Pekalongan, termasuk eks wakil bupati dan pejabat RSUD terkait dugaan intervensi proyek.
Rabu, 22 April 2026 - 20:05 WIB
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. Terbaru, lembaga antirasuah itu memanggil dan memeriksa sepuluh orang saksi yang berasal dari berbagai unsur pejabat daerah hingga rumah sakit milik pemerintah.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan terhadap perkara yang telah menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap dugaan praktik benturan kepentingan dalam proses pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan,” ujar Budi, Rabu (22/4/2026).

Eks Wakil Bupati hingga Pejabat RSUD Diperiksa

Salah satu nama yang turut diperiksa adalah mantan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi. Selain itu, KPK juga memanggil sejumlah pejabat yang memiliki peran strategis dalam proses pengadaan, khususnya di sektor layanan kesehatan daerah.

Beberapa saksi yang diperiksa antara lain:

  • Zaki Mubarok, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Kajen

  • Dwi Harto, PPK RSUD Kajen

  • Abdul Aziz, Kepala Bagian Keuangan RSUD Kraton

  • Dwi Yartanto, PPK RSUD Kraton

  • Elly Yus, PPK RSUD Kesesi

  • Ryan Ardana, Direktur RSUD Kesesi

  • Pujo Pramudianto, PPTK Dinas Perkim

  • Mores Irsonubel, Sekretaris Dinas Porapar

  • Suherman, Kepala Bagian Umum Setda Pekalongan

Pemeriksaan terhadap para saksi ini dilakukan untuk menelusuri alur pengadaan serta mengonfirmasi dugaan adanya intervensi dalam proses penentuan pemenang proyek.

Dugaan Intervensi dalam Proyek Pengadaan

Dalam perkara ini, KPK menduga adanya praktik pengaturan proyek pengadaan yang melibatkan kepentingan pribadi kepala daerah. Fadia Arafiq disebut-sebut membentuk perusahaan keluarga bersama suami dan anaknya yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa.

Perusahaan tersebut diduga secara sistematis memenangkan berbagai proyek di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Lebih jauh, penyidik KPK mengungkap adanya indikasi intervensi terhadap sejumlah dinas agar memenangkan perusahaan tertentu dalam proses lelang, meskipun terdapat penawaran lain dengan harga yang lebih rendah.

Skema ini diduga menjadi kunci dominasi perusahaan tersebut dalam berbagai proyek strategis di daerah.

Nilai Transaksi Capai Puluhan Miliar

Dari hasil penelusuran sementara, perusahaan yang terafiliasi dengan Fadia Arafiq tercatat memperoleh nilai transaksi yang cukup signifikan.

Dalam kurun waktu 2023 hingga 2026, total nilai proyek yang dikuasai mencapai sekitar Rp46 miliar.

Angka ini menjadi salah satu fokus utama penyidik dalam mengurai potensi kerugian negara serta mengidentifikasi pihak-pihak yang turut terlibat dalam praktik tersebut.

Pendalaman Peran dan Alur Keputusan

KPK menegaskan bahwa pemeriksaan saksi tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan keterangan, tetapi juga memperjelas peran masing-masing pihak dalam proses pengadaan.

Dengan melibatkan pejabat dari berbagai instansi, termasuk rumah sakit daerah dan dinas teknis, penyidik berupaya memetakan bagaimana keputusan diambil serta sejauh mana intervensi terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan anggaran publik di tingkat daerah, khususnya pada sektor layanan kesehatan dan infrastruktur.

KPK memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut dengan memanggil saksi tambahan maupun mengembangkan alat bukti yang telah dikantongi. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memohon kepada kepolisian untuk bongkar jaringan mafia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga tuntas. 
China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China menerima permintaan maaf Kylian Mbappe terkait kontroversi video yang memperlihatkan dirinya tertawa melihat gambar gabungan wajahnya dengan Mao Zedong.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral