News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sentil Lulusan Sekolah Tinggi yang Cuma Mau Jadi ASN: Lapangan Kerja di Luar Itu Terbuka Lebar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti fenomena banyaknya kelompok lulusan berpendidikan tinggi yang justru mendominasi angka pengangguran terbuka. 
Kamis, 23 April 2026 - 03:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menko PMK Pratikno, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (22/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti fenomena banyaknya lulusan berpendidikan tinggi yang justru mendominasi angka pengangguran terbuka. 

Menurutnya, hal ini terjadi karena dunia pendidikan masih terjebak pada pola pikir lama yang hanya mengarahkan siswa ke sektor formal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik tajam ini disampaikan KDM saat bertemu dengan jajaran pemerintah pusat di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (22/4). 

Ia menilai banyak anak muda yang kehilangan peluang emas karena terlalu fokus mengejar pekerjaan administratif.

"Sekolah selalu membangun pikiran untuk kerja pada sektor formal. Akhirnya, mereka ngantri di pabrik, antri jadi ASN mulai menjadi tenaga honorer, P3K. Padahal, lapangan kerja di luar itu terbuka lebar," tegas Dedi Mulyadi.

Guna mengatasi anomali tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah pusat sepakat melakukan perombakan besar-besaran pada sistem pendidikan vokasi. 

Strategi baru ini akan lebih fokus pada inovasi dan kemandirian ekonomi, terutama di sektor pariwisata, kebudayaan, hingga pengolahan sumber daya alam.

Dedi Mulyadi mendorong lembaga vokasi untuk berani melirik profesi yang selama ini dianggap sebelah mata namun punya pasar stabil, seperti ahli perkebunan kopi dan teh, pangan tradisional, hingga industri anyaman. 

Ia yakin kemandirian generasi muda hanya bisa dicapai jika mereka keluar dari zona nyaman lowongan kerja konvensional.

"Pasar kerja itu bisa terbangun dalam ruang inovasi, termasuk vokasi yang berkembang," tambah Dedi Mulyadi.

Langkah inovatif ini mendapat dukungan penuh dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno. 

Ia menekankan pentingnya menyelaraskan kualitas pendidikan dengan dinamika peluang kerja di era bonus demografi saat ini.

"Ini kan era bonus demografi. Jadi kami harus meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan peluang kerja. Tadi pak gubernur bilang, peluang kerja tidak hanya di teknologi, tapi juga di bidang kepariwisataan, kebudayaan, dan pemanfaatan kekuatan alam," tutur Pratikno.

Sebagai bentuk dukungan teknis, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan standar kompetensi yang matang untuk berbagai profesi baru di sektor pariwisata agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah meluncurkan 483 skema okupasi untuk pariwisata. Politeknik Pariwisata NHI Bandung juga hadir di sini," jelas Widiyanti.

Sinergi antara Pemprov Jabar dan berbagai kementerian ini diharapkan mampu mengubah wajah pendidikan vokasi di Jawa Barat, menjadikannya sebagai inkubator tenaga kerja kreatif yang mampu menyulap potensi budaya dan alam menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ringkus Jambret dan Penadah Ponsel WNA Jermanik di Jakpus

Polisi Ringkus Jambret dan Penadah Ponsel WNA Jermanik di Jakpus

Polres Metro Jakarta Pusat meringkus pelaku jambret ponsel milik warga negara asing (WNA) Jermanik berinisial R (26) di Jalan Lapangan Banteng Utara, Sawah Besar
Kunker 3 Hari ke Papua, Gibran Pastikan Program Pemerintah Berdampak ke Suluruh Masyarakat

Kunker 3 Hari ke Papua, Gibran Pastikan Program Pemerintah Berdampak ke Suluruh Masyarakat

Hal ini dia sampaikan usai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) JP Wanane, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/04/2026).
PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Jakarta

PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Jakarta

PLN mengungkap penyebab listrik padam di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026). 
Warga Jakarta Pemprov DKI Berikan Diskon 10 Persen untuk Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan hingga 31 Mei 2026

Warga Jakarta Pemprov DKI Berikan Diskon 10 Persen untuk Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan hingga 31 Mei 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berikan potongan harga atau diskon 10 persen untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)
Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan siap mengirim beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta yang mem-bully Bu Atun waktu lalu. Siswa tersebut viral karena acung jari tengah
Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Media Vietnam kembali menyoroti peluang Timnas Indonesia U-17 jelang ajang Piala Asia U-17 2026. Heran lihat China begitu percaya diri kalahkan Garuda Muda.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Selengkapnya

Viral