News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asal-usul Julukan 'Bapak Aing' untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Simbol Kedekatan dengan Rakyat

Asal-usul julukan 'Bapak Aing' untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, simbol kedekatan dengan rakyat.
Kamis, 23 April 2026 - 19:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kerap terdengar dengan sebutan unik “Bapak Aing”. 

Julukan ini bukan sekadar panggilan biasa, melainkan memiliki makna budaya yang kuat dan mencerminkan hubungan emosional antara pemimpin dan masyarakatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istilah “aing” berasal dari bahasa Sunda yang berarti “saya” atau “aku”. 

Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sebenarnya tergolong kasar jika dipakai dalam konteks formal. 

Namun, di tangan Dedi Mulyadi, istilah ini justru berubah makna menjadi lebih akrab, santai, dan penuh kedekatan.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Dari Gaya Komunikasi yang Berbeda

Julukan “Bapak Aing” tidak muncul secara instan. 

Semua berawal dari gaya komunikasi Dedi Mulyadi yang dikenal santai dan tidak berjarak. 

Ia kerap menggunakan bahasa Sunda dalam kesehariannya, baik saat bertemu langsung dengan warga maupun melalui media sosial.

Alih-alih menggunakan bahasa formal yang kaku, Dedi justru memilih pendekatan yang lebih sederhana. 

Ia bahkan sering menyebut dirinya dengan kata “aing” saat berbincang dengan masyarakat. 

Cara ini membuat warga merasa lebih dekat dan nyaman, seolah berbicara dengan sosok yang sudah akrab.

Pendekatan tersebut perlahan membentuk citra dirinya sebagai pemimpin yang hangat dan mudah dijangkau.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Berawal dari Masa Jabatan di Purwakarta

Asal-usul julukan ini juga erat kaitannya dengan masa kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode, yakni 2008 hingga 2018. 

Pada masa itu, ia dikenal aktif turun langsung ke lapangan.

Ia tidak segan mendatangi warga, mendengarkan keluh kesah mereka, hingga mencari solusi secara langsung. 

Interaksi yang intens ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara dirinya dan masyarakat.

Berbagai momen tersebut banyak direkam dan tersebar luas di media sosial. 

Dari situlah, publik mulai mengenal sosok Dedi yang berbeda dari pejabat pada umumnya, hingga akhirnya julukan “Bapak Aing” muncul dan menyebar secara alami.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Kisah Egi dan Viral di TikTok

Popularitas julukan ini semakin meluas berkat media sosial, terutama di platform TikTok. 

Salah satu kisah yang paling menyentuh adalah tentang seorang anak bernama Egi.

Egi merupakan korban perundungan yang kemudian diasuh oleh Dedi Mulyadi dan dimasukkan ke pesantren bersama anak asuh lainnya. 

Dalam berbagai video yang beredar, Egi disebut sebagai sosok yang pertama kali memanggil Dedi dengan sebutan “Bapak Aing”.

Kisah tersebut viral dan menyentuh hati banyak orang. 

Sejak saat itu, warganet mulai ikut menggunakan julukan tersebut dalam berbagai konten, hingga semakin populer dan melekat di masyarakat luas.

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Ini
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Ini
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Makna “Bapak Aing” bagi Masyarakat

Penyematan kata “Bapak” di depan “aing” memiliki arti yang mendalam. 

Dalam budaya Sunda, “Bapak” melambangkan sosok pelindung, pembimbing, dan figur yang dihormati.

Ketika digabungkan, “Bapak Aing” mencerminkan seorang pemimpin yang dianggap dekat, peduli, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya. 

Julukan ini bukan dibuat-buat, melainkan tumbuh secara organik dari pengalaman warga.

Banyak masyarakat yang melihat Dedi Mulyadi bukan hanya sebagai pejabat, tetapi seperti orang tua yang hadir dan membantu mereka.

Dikuatkan oleh Aksi Nyata di Lapangan

Sebutan “Bapak Aing” semakin kuat karena berbagai aksi nyata yang dilakukan Dedi Mulyadi. Ia dikenal sering turun langsung tanpa protokoler yang berlebihan.

Mulai dari membantu warga kurang mampu, meninjau infrastruktur, hingga menyelesaikan masalah sosial, semua dilakukan dengan pendekatan humanis. 

Ia juga kerap berdialog langsung dengan masyarakat dan memberikan solusi secara cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap inilah yang membuat julukan tersebut terasa tulus dan bukan sekadar label.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswi SMA Jambak hingga Tarik Kerah Baju Gurunya di Ruang Kelas Malah Jadi Tontonan, Warganet Geger

Siswi SMA Jambak hingga Tarik Kerah Baju Gurunya di Ruang Kelas Malah Jadi Tontonan, Warganet Geger

Warganet geger setelah beredar luas di media sosial sebuah potongan video aksi seorang siswi SMA yang menjambak hingga menarik kerah baju gurunya di ruang kelas
Eligible Bela Timnas Indonesia, Dean Zandbergen Buktikan Kualitas di Liga Belanda dengan Dua Gol dan Gelar Pemain Terbaik

Eligible Bela Timnas Indonesia, Dean Zandbergen Buktikan Kualitas di Liga Belanda dengan Dua Gol dan Gelar Pemain Terbaik

Penyerang keturunan yang berpotensi bela Timnas Indonesia, Dean Zandbergen, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Belanda lewat penampilan gemilangnya.
Rekor Baru! Harga Emas Antam Melonjak, Buyback Ikut Meroket

Rekor Baru! Harga Emas Antam Melonjak, Buyback Ikut Meroket

Kini, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram berada di level Rp2.825.000, dari sebelumnya Rp2.805.000 per gram.
Ambisi Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kharisma dan Keanggunan Kota Bandung, Sebut Penataan Tidak Bisa Dilakukan Parsial

Ambisi Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kharisma dan Keanggunan Kota Bandung, Sebut Penataan Tidak Bisa Dilakukan Parsial

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ingin mengembalikan kharisma, wibawa dan keanggunan Kota Bandung seperti sediakala. 
Media China Akui Timnas Indonesia Beda ‘Level’ Jelang Piala Asia U-17 2026

Media China Akui Timnas Indonesia Beda ‘Level’ Jelang Piala Asia U-17 2026

Media China sesumbar Timnas Indonesia U-17 beda level jelang Piala Asia U-17 2026. Yakin lolos ke Piala Dunia.
Anggaran Rapat Daring MBG Capai Rp5,7 Miliar, Kepala BGN: Koordinasi yang Cepat Sangat Penting

Anggaran Rapat Daring MBG Capai Rp5,7 Miliar, Kepala BGN: Koordinasi yang Cepat Sangat Penting

Menurut dia, keberhasilan program MBG tidak hanya bertumpu pada distribusi bantuan di lapangan, tetapi juga pada keseragaman pemahaman seluruh pihak yang terlibat terhadap arahan dan standar program.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Selengkapnya

Viral