Dua Anggota Polres Dogiyai Kena Serangan Panah OTK Saat Bertugas, Satu Tewas
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Polres Dogiyai mengalami penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan panah di wilayah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Bripda Abhius Metusalakh Abner Yawan, mengalami luka serius usai peristiwa penyerangan terjadi pada Selasa (31/4/2026).
Abhius menceritakan peristiwa ini terjadi saat korban keluar untuk mengambil bahan bakar minyak (BBM) di Terminal Monamani. Dirinya mengaku dari pos sudah mengenakan perlengkapan dinas lengkap, termasuk rompi dan helm.
Aktivitas ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pemadaman listrik pasca situasi keamanan yang sempat memanas. Namun saat hendak mengambil BBM, tiba-tiba Abhius mendapat serangan tanpa tanda-tanda sebelumnya.
“Situasi saat itu sepi, tidak ada tanda-tanda keberadaan orang. Tiba-tiba saya diserang,” kata Abhius, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Atas peristiwa ini, Abhius mengalami luka di bagian punggung belakang sebelah kanan. Selanjutnya Abhius langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Saat ini Abhius masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan dalam kondisi berangsur membaik. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan latar belakang kejadian.
Sebelumnya, peristiwa penyerangan oleh OTK juga terjadi dan menyebabkan seniornya, Bripda Juventus Edowai, meninggal dunia.
Abhius menyebutkan, peristiwa ini terjadi saat korban baru selesai bertugas dan keluar seorang diri untuk mencari makan ketika diserang.
“Senior saya habis lepas dinas, keluar sendiri untuk mencari makan, lalu tiba-tiba diserang,” terang Abhius.
Kemudian Abhius juga berharap kepada masyarakat Papua agar dapat memahami kehadiran aparat kepolisian.
“Kami hadir bukan untuk menakuti masyarakat atau mencari masalah, tetapi untuk memberikan rasa aman dan damai agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Terkait hal ini, pihak keluarga berharap agar Abhius dapat segera pulih dan kembali bertugas. Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, termasuk Kapolri, Kapolda Papua Tengah, dan Wakapolda Papua Tengah, atas penanganan cepat terhadap korban.
“Sebagai orang tua, kami berharap anak kami bisa sembuh dan kami bisa kembali dalam keadaan selamat,” ungkap perwakilan keluarga.
Load more