GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senada dengan Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Akui Kinerja 1.500 Penyapu Jalan Tidak Efektif, Farhan: Diminta Datang Jam 4, Datangnya Tidak Jam 4

Senada dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kinerja 1.500 penyapu jalan tidak efektif.
Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB
Sampah berserakan di Kota Bandung
Sumber :
  • Cepi Kurnia-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Senada dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kinerja 1.500 penyapu jalan tidak efektif.

Sebelumnya, Kang Dedi Mulyadi atau KDM blak-blakan mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, dari banyaknya petugas itu dia tidak melihat Kota Bandung menjadi lebih bersih. 

"Jadi saya lihat yang dari 1.500 itu mungkin hanya tanda tangan saja tapi kerjanya enggak. Coba kalau 1.500 disebar di Kota Bandung kan kelihatan, sekarang tidak kelihatan," katanya dikutip Jumat (24/4/2026). 

Bahkan, KDM blak-blakan mengatakan dengan adanya 1.500 penyapu jalan seharusnya lingkungan di Kota Bandung lebih bersih dan tertata.

Merespons kekecewaan itu, akhirnya Wali Kota Bandung buka suara. Sebelumnya, Farhan mencari bukti terlebih dahulu.

"Saya konsultasi berdua dengan Pak KDM dalam sekali. Nah, maka saya kemudian harus menemukan evidence (bukti) dulu," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (23/4/2026). 

Setelah menemukan buktinya, Farhan mengakui kinerja penyapu jalan yang berjumlah 1.500 orang tidak memberikan perubahan signifikan.

Farhan mengatakan selama ini fungsi pengawasan dan pendataan petugas penyapu jalan masih manual. 

Setelah melakukan evaluasi, Farhan menemukan adanya sejumlah permasalahan terkait 1.500 penyapu jalan itu.

Salah satu permasalahan real yang diceritakannya, yakni saat acara peluncuran program percobaan “Anu Sasapu Bandung” pada 19 April 2026 lalu. Di acara itu, Farhan melihat penyapu jalan tidak disiplin. 

“Saya ningali (lihat), oh ternyata benar, memang efektivitasnya rendah ya. Ketika saya minta datang jam 4 pagi, datangnya tidak jam 4. Harusnya jam 6 tuh sudah bersih. Masih banyak yang belum bersih," ungkap Farhan. 

Untuk mengatasi permasalahan ini Farhan menyebut pihaknya akan menurunkan petugas penyapu jalan tambahan yang dibagi menjadi tiga waktu kerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, sambung dia, nantinya kontrol petugas penyapu jalan akan dilakukan secara digital. 

"Nanti provinsi akan menurunkan pasukan sapu-sapu juga ya dalam dua shift kita akan membantu dalam satu shift yang ketiga. Semuanya nanti akan dilacak menggunakan aplikasi,” katanya. (nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalankan Arahan Presiden, Kemendagri Gelar Gerakan Indonesia ASRI & Edukasi Pengelolaan Persampahan

Jalankan Arahan Presiden, Kemendagri Gelar Gerakan Indonesia ASRI & Edukasi Pengelolaan Persampahan

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan dukungan Kemendagri terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
2 Pesan Tegas Presiden Prabowo Subianto soal MBG di Rapat Sidang Tahunan MPR RI 2026

2 Pesan Tegas Presiden Prabowo Subianto soal MBG di Rapat Sidang Tahunan MPR RI 2026

Prabowo menyinggung soal MBG yang dikaitkan dengan prevalensi gizi buruk di beberapa tempat masih mencapai 25 persen atau sekitar satu dari empat anak Indonesia
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Karier Paul Pogba di Eropa Terancam Tamat, MLS dan Arab Saudi Jadi Dua Opsi Masa Depan

Karier Paul Pogba di Eropa Terancam Tamat, MLS dan Arab Saudi Jadi Dua Opsi Masa Depan

Masa depan Paul Pogba bersama AS Monaco semakin tidak pasti setelah kembali dihantam cedera. Jika benar meninggalkan klub, MLS Amerika Serikat dan Arab Saudi.
Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 Singkat dan Menghibur, Cocok untuk Lomba SD, SMP hingga SMA

Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 Singkat dan Menghibur, Cocok untuk Lomba SD, SMP hingga SMA

Berikut contoh teks ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 singkat dan menghibur, cocok untuk lomba SD, SMP hingga SMA.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Selengkapnya

Viral