News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman PHK di Tengah Gejolak Global, Anindya Bongkar Peluang Investasi untuk Redam Ketakutan

Anindya mengakui adanya kekhawatiran penurunan serapan tenaga kerja akibat perlambatan ekonomi global.
Jumat, 24 April 2026 - 13:21 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyoroti, potensi tekanan terhadap lapangan kerja di tengah gejolak global. Namun di balik ancaman tersebut, ia mengungkap peluang besar yang justru bisa mendorong lonjakan investasi ke Indonesia.

Berbicara di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026), Anindya mengakui adanya kekhawatiran penurunan serapan tenaga kerja akibat perlambatan ekonomi global. Meski begitu, ia menilai kondisi tersebut masih bisa diredam dengan kebijakan yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu tadi ada pertanyaan bagaimana kurang lebih menyikapi lapangan kerja ini. Karena terlihat bahwa ada sentimen yang bahwa bisa terjadi ya suatu penurunan. Nah, kami melihat kembali lagi tadi, bahwa bantalan memang dibutuhkan untuk waktu singkat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya “bantalan” atau stimulus jangka pendek untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan, sembari menyiapkan fondasi pertumbuhan jangka menengah melalui investasi.

Menariknya, Anindya membeberkan indikasi kuat bahwa investasi justru mengalami peningkatan signifikan di daerah yang pro-investasi. Ia mencontohkan perkembangan di Jawa Barat sebagai bukti konkret.

“Tapi kayak kemarin saya baru dari Jawa Barat. Angkanya mesti saya cek lagi, tapi di dalam termin yang sama, dari sebelumnya Rp58 triliun masuk ke kawasan industri menjadi Rp70 triliun. Saya mesti cek itu dalam berapa kuartal,” ungkapnya.

Lonjakan tersebut, menurutnya, bukan terjadi secara kebetulan. Faktor utama pendorongnya adalah kebijakan pemerintah yang mendukung investasi serta kemudahan yang diberikan kepada pelaku usaha.

“Tapi di dalam suatu tempat yang terlihat ada suatu apa, kebijakan yang bisa diperjuangkan dan juga di dalam keadaan di mana, suatu pemerintah itu mendukung untuk investasi, ternyata bisa terjadi suatu pertumbuhan, ya,” jelas Anindya.

Lebih jauh, ia mengaitkan tren ini dengan dinamika geopolitik global yang membuka peluang relokasi industri ke negara-negara baru, termasuk Indonesia.

“Dan ini bisa dilihat kenapa? Karena juga kalau kita lihat dari geopolitik, tentu dengan adanya perang ini terjadi juga banyak sekali peluang di mana yang selalu kita bilang adanya relokasi,” katanya.

Fenomena relokasi ini bukan hal baru. Sebelumnya, perpindahan rantai pasok sudah terjadi akibat ketegangan antara dua kekuatan ekonomi dunia, namun kini semakin meluas karena konflik di kawasan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu, dulu maksudnya tahun lalu, kita melihat relokasi terjadi karena tensi antara China dan Amerika. Nah, relokasi ini sekarang sudah tambah lagi, karena tadi, ingin mencari supply chain lain dari opsi yang Timur Tengah,” tegasnya.

Dengan kombinasi tekanan dan peluang tersebut, Kadin melihat Indonesia berada di titik krusial antara risiko perlambatan tenaga kerja dan kesempatan besar menjadi tujuan utama relokasi industri global. (agr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Liverpool Dapat ‘Tembok Baru’? Leoni Makin Garang Saat Pemulihan Cedera

Liverpool Dapat ‘Tembok Baru’? Leoni Makin Garang Saat Pemulihan Cedera

Pelatih Liverpool, Arne Slot, memberikan kabar menggembirakan terkait perkembangan bek muda asal Italia, Giovanni Leoni, yang tengah menjalani pemulihan dari cedera ACL.
Maarten Paes Berpotensi Main di Liga Champions, Syaratnya Ada di Laga Dini Hari Ini

Maarten Paes Berpotensi Main di Liga Champions, Syaratnya Ada di Laga Dini Hari Ini

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes dipastikan siap tampil untuk mengamankan poin penuh demi menjaga kans de Godenzonen finis di posisi kedua klasemen. Saat ini
Misteri Penemuan Mayat di Sungai Cipedes Garut Terpecahkan, Sosoknya Teridentifikasi

Misteri Penemuan Mayat di Sungai Cipedes Garut Terpecahkan, Sosoknya Teridentifikasi

Misteri penemuan mayat di Sungai Cipedes, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis (23/4/2026) lalu akhirnya terpecahkan. 
Ada Perbaikan Geometri, Jembatan Cijeruk di Kabupaten Bandung Tutup Selama Satu Bulan

Ada Perbaikan Geometri, Jembatan Cijeruk di Kabupaten Bandung Tutup Selama Satu Bulan

Akses Jembatan Cijeruk ditutup selama satu bulan dalam rangka perbaikan geometri.
Susul Thom Haye Cs, Satu Lagi Pemain Timnas Indonesia yang Dikabarkan Bakal Merumput di Super League

Susul Thom Haye Cs, Satu Lagi Pemain Timnas Indonesia yang Dikabarkan Bakal Merumput di Super League

Pratama Arhan dirumorkan pulang ke Indonesia dan diminati dua klub Super League. Bakal menyusul Thom Haye dan pemain abroad lainnya musim depan?
Suara Hati Gubernur Dedi Mulyadi untuk Warga Sumedang, Cintai Produk Daerah dan Berani Maju: Jangan Suka Minta-minta

Suara Hati Gubernur Dedi Mulyadi untuk Warga Sumedang, Cintai Produk Daerah dan Berani Maju: Jangan Suka Minta-minta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan getaran suara hatinya agar masyarakat Sumedang bangga dengan potensi daerah dan berani keluar daerah.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Surat Pemanggilan Bocor ke Publik, Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia yang Dipilih John Herdman untuk TC Piala AFF 2026

Surat Pemanggilan Bocor ke Publik, Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia yang Dipilih John Herdman untuk TC Piala AFF 2026

Surat pemanggilan PSSI untuk TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 bocor ke publik. Berikut daftar sementara skuad Garuda untuk TC yang digelar Mei nanti.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral