News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Tegaskan Program Magang Jadi Tameng Tekanan PHK di Masa Gejolak Ekonomi Global

Anindya mengapresiasi langkah pemerintah yang mendorong program magang sebagai solusi adaptif di tengah ketidakpastian.
Jumat, 24 April 2026 - 13:23 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan, program magang menjadi salah satu strategi kunci dunia usaha dalam menghadapi tekanan ekonomi global sekaligus menjaga keberlanjutan tenaga kerja nasional.

Berbicara di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026), Anindya mengapresiasi langkah pemerintah yang mendorong program magang sebagai solusi adaptif di tengah ketidakpastian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, saya rasa alasannya banyak, ya. Tentu beragam. Pertama-tama, terima kasih itu untuk pemerintah yang mendorong untuk apa, magang. Itu sangat berguna. Alasannya ya tentu satu, jelas OPEX, operation expenditure, ya. Tapi lebih dari itu ialah penyegaran daripada talenta,” ujarnya.

Menurutnya, program magang tidak hanya menekan biaya operasional perusahaan, tetapi juga membuka ruang masuknya talenta baru dengan perspektif segar, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti digitalisasi dan kecerdasan buatan.

“Karena sebaik-baiknya talenta yang pengalaman, senior, tentu nilai tangkap bersama nilai apa, inovasi untuk apa, suatu teknologi misalnya digitalisasi atau AI itu berbeda,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kelompok lulusan baru sebagai pihak paling rentan dalam situasi ekonomi yang melambat. Program magang dinilai mampu menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan industri.

“Dan yang ketiga saya rasa bagus sekali karena yang paling rentan adalah bagaimana, kalau misalnya yang sudah lulus sekolah itu tidak mendapatkan pekerjaan,” kata Anindya.

Dengan skema magang, baik perusahaan maupun pencari kerja dapat saling memahami kebutuhan masing-masing sebelum masuk ke hubungan kerja penuh.

“Sehingga kalau misalnya ada magang dulu baru kerja, kita juga saling mengertilah apa yang diinginkan oleh pencari kerja dan yang diinginkan oleh perusahaan,” lanjutnya.

Meski demikian, Anindya tidak menutup mata terhadap beratnya tekanan ekonomi saat ini. Ia mengingatkan bahwa kondisi global tetap menantang, namun optimisme harus dijaga dengan belajar dari pengalaman krisis sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi saya rasa itu suatu terobosan yang baik sembari kita tadi, menjaga dalam waktu singkat ini bisa untuk bertahan,” ujarnya.

“Tapi menurut saya, perlu saya sampaikan bahwa kita tidak menafikan keadaan tidak mudah. Tapi dari krisis ke krisis, baik tadi 2022 COVID, 2008 Subprime, ‘97-’98 Asian Financial Crisis, semuanya Indonesia selalu keluar lebih baik daripada sebelumnya, ya,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Jalan Cimanuk Maktal, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap usai menganiaya ayah tirinya menggunakan pisau dapur hingga tewas. 
Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Penutupan Konferensi Besar (Konbes) Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (23/6) esok.
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada...
Polda Metro Tanggapi Kritik Pengacara Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Proses Hukum

Polda Metro Tanggapi Kritik Pengacara Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Proses Hukum

Menanggapi kritik kuasa hukum terkait penahanan Roy Suryo dan dokter Tifa yang dinilai tidak diperlukan, polisi menegaskan seluruh langkah yang diambil penyidik berpedoman pada KUHP.
Demo Hari Ini: Sebanyak 3.761 Personel Gabungan Diterjunkan Mengawal Unjuk Rasa di Jakarta

Demo Hari Ini: Sebanyak 3.761 Personel Gabungan Diterjunkan Mengawal Unjuk Rasa di Jakarta

Pihak kepolisian menerjunkan sebanyak 3.761 personel gabungan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah kelompok di beberapa titik di wilayah Jakarta Pusat
Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral