Kadin Ungkap Mayoritas Perusahaan Pilih ‘Mode Bertahan’ di Tengah Lonjakan BBM dan Daya Beli Ambruk
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com
Survei juga mengungkap sumber tekanan utama yang dirasakan pelaku usaha. Sekitar 20,9 persen perusahaan terdampak langsung oleh lonjakan harga energi dan komoditas, sementara 16,2 persen lainnya terpukul oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya impor.
Kondisi tersebut diperparah dengan melemahnya permintaan baik di pasar domestik maupun global, yang menjadi indikator penurunan daya beli masyarakat.
“Sementara permintaan yang menurun mencerminkan melemahnya daya beli dan aktivitas perdagangan, baik domestik maupun global,” tutur Fakhrul.
Survei Kadin Institute ini dilakukan pada 17 Maret hingga 5 April 2026 dengan metode random sampling terhadap anggota Kadin, memiliki margin of error sebesar 9 persen, dan pengumpulan data dilakukan secara daring serta melalui aplikasi pesan singkat. (agr/muu)
Load more