News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Target Gubernur Sherly Tjoanda Imbas 34 Persen Pertumbuhan Malut Belum Merata, Desak Infrastruktur Rp2,9 Triliun ke DPR

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos bicara kondisi paradoks ekonomi di Malut belum merata. Ia berharap DPR realisasikan dana infrastruktur Rp2,9 triliun.
Jumat, 24 April 2026 - 15:33 WIB
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Sofifi, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos berbicara kondisi paradoks ekonomi di Malut. Pembahasan ini berlangsung dalam pertemuan strategis dengan DPR RI.

Sherly Tjoanda bertemu dengan Tim Kunjungan Kerja Spesifiik Komisi V DPR RI di Gamalama Ballroom, Bela Hotel, Ternate, Rabu (22/4/2026). Di momen ini, ia mendesak DPR mendukung pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sherly Tjoanda, usulan anggaran pembangunan infrastruktur di Malut senilai Rp2,9 triliun. Gubernur Malut itu memahami pertumbuhan ekonomi di Malut pada 2025 tertinggi di Indonesia.

Ia menambahkan, pertumbuhan ini tercatat dengan angka 34 persen (YoY). Akan tetapi, pertumbuhan ini sama sekali belum dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat Malut.

"Angka pertumbuhan tertinggi ini tidak berbanding lurus dengan pemerataan pembangunan," ujar Sherly dalam keterangan resminya, Jumat (24/4/2026).

Apa Saja Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Malut Belum Merata? Ini Kata Sherly Tjoanda

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos
Sumber :
  • Pemprov Malut

Sherly Tjoanda mengungkap alasan dirinya meminta dana untuk pembangunan infrastruktur. Ia menyampaikan ada sejumlah penyebab pertumbuhan ekonomi tidak dirasakan oleh masyarakat luas.

Wanita berusia 43 tahun itu menjelaskan, salah satu alasan terbesarnya karena minimnya konektivitas. Pasalnya, sebagian besar masyarakat Malut berprofesi sebagai petani dan nelayan.

Sayangnya akses rendah membuat perekonomian mereka terhambat. Sherly lebih dulu menyoroti para akses jalan hingga jembatan sebagai akar masalahnya.

"60 persen penduduk kami adalah petani dan 20 persen nelayan, mereka kesulitan membawa hasil produksi ke pasar karena jalan dan jembatan banyak yang belum terkoneksi," jelasnya.

Ia menjelaskan, masih banyak warga menyeberang sungai. Hal ini disebabkan lantaran minimnya jembatan.

Selain itu, masih banyak wilayah di Malut terisolasi. Akibatnya, mereka masih di ambang ketertinggalan terutama dari aspek ekonomi.

Sherly menuturkan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) menghadapi pemotongan anggaran daerah (DAU & DBH). Jumlahnya mencapai Rp3,5 triliun dan dilakukan secara kolektif.

Pemotongan ini menyasar pada Kabupaten/Kota dan provinsi. Maka dari itu, Pemprov Malut menggantungkan harapan agar diguyur dana oleh pusat melalui kementerian yang berwenang.

4 Poin Krusial dari Total Usulan Dana Infrastruktur Rp2,9 Triliun

Poin pertama terletak pada jalan Provinsi (IJD). Usulan ini bisa membutuhkan anggaran sekitar Rp789 miliar agar melancarkan perbaikan jalan provinsi.

Pasalnya, perbaikan pada bagian ini selama ini belum tersentuh Inpres Jalan Daerah (IJD). Pada 2025, Malut tercatat hanya mendapatkan anggaran Rp300 miliar IJD dalam mewujudkan pembangunan jalan kabupaten.

Poin kedua terletak pada percepatan Kota Sofifi. Usulan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas Ibu Kota yang layak sekitar Rp686 miliar.

Kebutuhan pembangunan ini menyasar pada Stadion Sepak Bola, Pasar Higienis, Terminal, Gedung Pemadam Kebakaran, dan peningkatan rumah sakit.

Poin ketiga terletak pada kebutuhan konektivitas kawasan industri. Investasi untuk pembangunan ruas Maba-Sagea sebagai penghubung dua kawasan industri besar di Halmahera Tengah mencapai USD 20 miliar, sedangkan di Halmahera Timur sebesar USD 15 miliar.

Ia menegaskan, apabila keduanya terkoneksi, maka jarak dan waktu tempuh bisa lebih singkat. Ia menambahkan, yang tadinya bisa membutuhkan waktu 10 jam terpangkas menjadi 2 jam.

Poin keempat terletak apda akses airport Cekel. Usulan untuk aspal ruas Trans Kie Raha sekitar Rp348 miliar. Tujuannya agar mempersingkat waktu tempuh dari Sofifi menuju bandara komersial.

"Kami mendorong Komisi V dan Kemendagri agar Sofifi segera memiliki kode wilayah sendiri demi percepatan pembangunan," tegasnya.

Anggaran Dampak Bencana Alam

Lebih lanjut, Sherly menyinggung dampak dari bencana banjir dan gempa bumi. Kebetulan sejumlah wilayah Malut terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,6.

Kata dia, Pemprov Malut mencatat sekitar 300 rumah mengalami rusak karena banjir di Halmahera Utara & Barat. Perbaikan ini tentu membutuhkan Rp23,7 miliar.

Sementara, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan rumah warga dan rumah ibadah akibat gempa di Batang Dua dan Ternate bisa menghabiskan Rp28,7 miliar.

Perhatian untuk Sektor Transportasi

Kemudian, Sherly juga menyoroti sektor transportasi yang harus diperhatikan secara lebih. Ia menginginkan adanya pembangunan pada pelabuhan penyeberangan di Pulau Rao, Kasiruta, Mandioli, Loloda, dan Pulau Hiri.

Selain itu, ia menginginkan frekuensi kunjungan kapal Tol Laut ditambah. Setidaknya kunjungan ini bisa menjadi dua kali trip dalam sebulan sebagai langkah menekan biaya logistik.

Ia juga menginginkan adanya subsidi menyasar pada angkutan barang untuk petani. Selain itu, bantuan bus sekolah juga harus ditingkatkan agar jangkauan ke desa-desa terpencil lebih efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanpa konektivitas jalan, jembatan, dan pelabuhan, biaya logistik tetap tinggi dan rakyat akan terus bertanya apa manfaat hilirisasi jika mereka tidak merasakannya. Kami titipkan pergumulan ini kepada Komisi V," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral