News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Celios Dorong Insentif Fiskal Diperluas ke Industri Midstream, Tak Hanya Serap Tenaga Kerja

Celios dorong insentif fiskal tak hanya fokus tenaga kerja, tapi juga industri midstream untuk tingkatkan nilai tambah dan kurangi impor.
Jumat, 24 April 2026 - 22:00 WIB
Celios Dorong Insentif Fiskal Diperluas ke Industri Midstream, Tak Hanya Serap Tenaga Kerja
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Center of Economic and Law Studies (Celios) mendukung kebijakan pemerintah yang mulai mengarahkan insentif fiskal pada sektor investasi padat karya. Namun, lembaga tersebut menilai kebijakan tersebut perlu diperluas dengan menyasar industri menengah atau midstream agar manfaat ekonomi domestik lebih maksimal.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menekankan bahwa selama ini insentif perpajakan dalam program hilirisasi masih terlalu terfokus pada sektor hulu. Akibatnya, nilai tambah yang dihasilkan di dalam negeri belum optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Industri midstream ini juga harus diberikan lebih banyak insentif,” ujar Bhima di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Fokus Hilirisasi Dinilai Belum Optimal

Bhima menilai pendekatan hilirisasi yang berjalan saat ini masih belum sepenuhnya mendorong penguatan struktur industri nasional. Insentif fiskal yang dominan di sektor hulu membuat rantai nilai industri belum berkembang secara menyeluruh.

Padahal, sektor midstream memiliki peran penting sebagai penghubung antara bahan mentah dan produk akhir yang bernilai tinggi.

Menurutnya, tanpa dukungan insentif yang memadai di sektor ini, Indonesia berisiko hanya menjadi pemasok bahan baku tanpa mampu mengoptimalkan nilai tambah di dalam negeri.

Sektor Strategis Perlu Didorong

Celios menyoroti sejumlah sektor midstream yang dinilai strategis dan layak mendapatkan prioritas insentif fiskal, antara lain:

  • Industri prekursor baterai

  • Manufaktur modul panel surya

Penguatan di sektor-sektor tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor produk hilir.

“Dengan penguatan midstream, Indonesia tidak hanya memanfaatkan bahan baku domestik, tetapi juga bisa menekan impor produk jadi,” kata Bhima.

Tak Hanya Tenaga Kerja, Nilai Tambah Jadi Kunci

Bhima menegaskan bahwa parameter pemberian insentif fiskal seharusnya tidak hanya berfokus pada penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, aspek nilai tambah yang dihasilkan dalam proses industri juga harus menjadi pertimbangan utama.

Dengan demikian, kebijakan insentif dapat mendorong transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan, bukan sekadar menciptakan lapangan kerja jangka pendek.

“Pertimbangannya tidak hanya serapan tenaga kerja, tetapi juga nilai tambah yang dihasilkan di industri midstream,” ujarnya.

Dorong Kebijakan yang Lebih Partisipatif

Selain perluasan sasaran insentif, Celios juga mendorong pemerintah untuk merumuskan kebijakan secara lebih partisipatif. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

Bhima menyarankan agar pemerintah melibatkan:

  • Akademisi dan ekonom

  • Pelaku industri

  • Pemangku kepentingan di sektor hilirisasi mineral

Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan desain insentif yang tidak hanya efektif, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri.

Harus Selaras dengan Kebijakan Global

Celios juga mengingatkan bahwa kebijakan insentif fiskal nasional harus tetap mempertimbangkan dinamika global. Salah satunya adalah penerapan pajak minimum global sebesar 15 persen yang mulai membatasi ruang pemberian insentif fiskal ekstrem.

Dengan adanya aturan global tersebut, pemerintah perlu merancang insentif yang tetap kompetitif tanpa melanggar kesepakatan internasional.

Pengawasan Insentif Jadi Sorotan

Selain desain kebijakan, aspek pengawasan juga menjadi perhatian utama. Bhima menekankan pentingnya monitoring terhadap perusahaan penerima insentif fiskal.

Pengawasan diperlukan untuk memastikan bahwa perusahaan benar-benar memenuhi komitmen, seperti:

  • Penyerapan tenaga kerja lokal

  • Kepatuhan terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)

  • Kinerja investasi yang sesuai target

“Pengawasan ini penting untuk memastikan perusahaan yang menerima insentif benar-benar perform dan memberikan dampak nyata,” kata Bhima.

Pemerintah Ubah Arah Kebijakan Insentif

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan perubahan arah kebijakan insentif fiskal. Jika sebelumnya berbasis pada besaran nilai investasi, kini pemerintah mulai mengedepankan aspek penyerapan tenaga kerja.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa proyek dengan nilai investasi tidak terlalu besar tetap bisa mendapatkan insentif jika memiliki dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja.

Salah satu contohnya adalah proyek pengolahan kelapa di Morowali dengan nilai investasi sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,72 triliun, yang berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

“Parameter kita tidak semata-mata investasi besar, tetapi juga penyerapan tenaga kerjanya,” ujar Rosan.

Dorong Investasi dan Tekan Pengangguran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan baru ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang lebih inklusif dan berdampak langsung pada masyarakat. Dengan fokus pada penciptaan lapangan kerja, pemerintah menargetkan penurunan tingkat pengangguran sekaligus peningkatan aktivitas ekonomi nasional.

Namun, Celios mengingatkan bahwa tanpa penguatan sektor midstream, potensi manfaat ekonomi dari investasi tersebut tidak akan optimal. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragis! Pemotor Tewas Setelah Terlindas Truk di Jalan Raya Nganjuk - Surabaya

Tragis! Pemotor Tewas Setelah Terlindas Truk di Jalan Raya Nganjuk - Surabaya

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Surabaya, Desa Kedungejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (24/4/2026) sore. 
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Fluktuatif

Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Fluktuatif

Harga emas di laman Sahabat Pegadaian, Jakarta, Sabtu pukul 07.48 WIB, menunjukkan untuk produk emas dari UBS naik ke Rp2.872.000, dari Galeri24 turun ke Rp2.810.000, sementara produk Antam stabil di Rp2.918.000 per gram
Bung Ropan Prediksi John Herdman Bakal Panggil Pemain Rp5,6 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bung Ropan Prediksi John Herdman Bakal Panggil Pemain Rp5,6 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bung Ropan menyebut bahwa Piala AFF 2026 bisa jadi ajang untuk John Herdman memanfaatkan pemain lokal hingga gelandang Rp5,6 miliar ini di Timnas Indonesia.
Sedihnya Kurniawan Dwi Yulianto Lihat Insiden Kasar Pemain Timnas Indonesia Fadly Alberto di EPA U-20

Sedihnya Kurniawan Dwi Yulianto Lihat Insiden Kasar Pemain Timnas Indonesia Fadly Alberto di EPA U-20

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku terpukul saat menyaksikan kericuhan yang terjadi di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 baru ini.
Heboh Pocong Keliling Kota Depok Lagi, Datangi Rumah Warga hingga Bikin Kesurupan, Polisi Turun Tangan

Heboh Pocong Keliling Kota Depok Lagi, Datangi Rumah Warga hingga Bikin Kesurupan, Polisi Turun Tangan

Suasana malam yang mencekam dirasakan warga Pasir Putih, Sawangan, Depok. Pasalnya, kabar munculnya sesosok pocong dengan cepat beredar luas di media sosial.
Top 5: Dedi Mulyadi Apresiasi Warganya dan Bagikan Cara Berantas Ikan Sapu-sapu, Grand Final Proliga 2026, Daftar Pemain Timnas Indonesia ke TC Piala AFF 2026

Top 5: Dedi Mulyadi Apresiasi Warganya dan Bagikan Cara Berantas Ikan Sapu-sapu, Grand Final Proliga 2026, Daftar Pemain Timnas Indonesia ke TC Piala AFF 2026

Redaksi tvOnenews.com telah merangkum lima berita terpopuler, mulai dari aksi Dedi Mulyadi di Jawa Barat hingga kabar dari Proliga 2026 dan Timnas Indonesia.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Beri Solusi Atasi Kenaikan Harga Gas Elpiji, hingga Pihak Jusuf Kalla Sentil Rismon Sianipar

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Beri Solusi Atasi Kenaikan Harga Gas Elpiji, hingga Pihak Jusuf Kalla Sentil Rismon Sianipar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sampaikan inovasi untuk atasi harga gas Elpiji naik. Pihak mantan Wapres, Jusuf Kalla (JK) sindir langsung Rismon Sianipar
Selengkapnya

Viral