News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Fenomena Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Anarkis, Ketua Gerakan Santri Madura Beri Peringatan

Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi, menyoroti fenomena aksi unjuk rasa yang kerap berujung anarkis.
Sabtu, 25 April 2026 - 15:32 WIB
Ilustrasi Demo: Kericuhan di tengah aksi unjuk rasa menolak pertambangan di Jember, Rabu (10/11/2021)
Sumber :
  • tvone - sinto sofiadin

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi, menyoroti fenomena aksi unjuk rasa yang kerap berujung anarkis

Menurutnya, sebagai negara demokrasi, setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk melalui aksi demonstrasi. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan anarkis justru merugikan masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi
Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi
Sumber :
  • Istimewa

“Semua orang berhak menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai merusak fasilitas umum. Itu dibangun dari pajak rakyat, dari APBN dan APBD. Kalau dirusak, yang rugi ya rakyat sendiri,” kata Ach. Sayuthi.

Ia juga mengungkap adanya indikasi kuat bahwa sejumlah aksi seringkali ditunggangi oleh pihak tertentu. Menurutnya, mahasiswa dan aktivis sejatinya bergerak berdasarkan kajian dan idealisme, namun sering dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan lain.

“Banyak penyusup yang masuk. Yang dirugikan justru teman-teman mahasiswa sendiri, karena idealisme mereka jadi tercemar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa mobilisasi massa oleh pihak tertentu sangat berpotensi memicu anarkisme, terutama jika melibatkan kelompok bayaran atau pihak yang sengaja memprovokasi.

“Kalau sudah ada iming-iming uang atau aksi bayaran, itu sangat rawan terjadi tindakan anarkis,” tambahnya.

Meski demikian, Ach. Sayuthi tetap menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah adalah hal yang sah dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tidak dilakukan secara provokatif apalagi anarkis.

“Kritik itu penting, tapi jangan sampai dimobilisasi untuk kepentingan tertentu yang berujung kerusuhan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran koordinator lapangan (korlap) dalam menjaga massa aksi agar tidak disusupi pihak luar.

“Korlap harus tahu betul siapa yang ikut aksi. Jangan sampai ada penyusup. Kalau itu dijaga, aksi akan tetap kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ach. Sayuthi menyatakan bahwa pihaknya tidak akan ikut aksi demonstrasi dalam waktu dekat, karena ingin memastikan setiap langkah didasarkan pada kajian yang matang.

“Kami tidak ingin ikut-ikutan tanpa kajian. Harus jelas isu dan dampaknya,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi, terutama di tengah maraknya hoaks yang berpotensi memicu konflik.

“Masyarakat harus cerdas. Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Banyak hoaks yang sengaja dibuat untuk memecah belah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ach. Sayuthi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional dengan tetap kritis namun tidak anarkis.

“Silakan lakukan kajian, sampaikan aspirasi, tapi tetap jaga ketertiban. Jangan sampai demokrasi justru dirusak oleh tindakan anarkis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih ingatkah Anda dengan sosok Imroatus? Sosok 'alien' yang pernah menggemparkan jagat media sosial terutama X tersebut kini diketahui telah resmi menikah.
Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral