News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Beberkan Kronologi Pemberian Bonus Rp5 Miliar untuk Pemain Persib dari Maruarar Sirait, Ternyata..

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap kronologi terkait bonus Rp5 miliar untuk pemain Persib Bandung yang bersumber dari Menteri PKP RI Maruarar Siarait.
Minggu, 26 April 2026 - 08:58 WIB
Dedi Mulyadi Beberkan Kronologi Pemberian Bonus Rp5 Miliar untuk Pemain Persib dari Maruarar Sirait, Ternyata...
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap kronologi lengkap terkait pemberian bonus Rp5 miliar untuk pemain Persib Bandung yang bersumber dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Siarait.

Masalah bonus ini, diduga kuat menjadi pemicu Bobotoh membentagkan spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), saat laga Persib melawan Arema FC, pada Jumat (24/4/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kang Dedi Mulyadi alias KDM akhirnya buka suara soal bonus dan spanduk bernada sarkas tersebut.

KDM mengucapkan terima kasih kepada suporter Persib Bandung, Bobotoh atas bentangan spandung bertuliskan "Shut Up KDM" tersebut.

Bobotoh Persib Bentangkan Spanduk "Shut Up KDM" di Tribun Utara GBLA saat Laga Persib vs Arema FC, Jumat (24/4/2026)
Sumber :
  • Istimewa

"Teman-teman bobotoh yang ada di Tribun Utara GBLA, saat Persib bertanding melawan Arema FC, saya ucapkan terima kasih ya, atas spanduk yang dibentangkannya. Intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib," tutur KDM dikutip dari unggahan video di Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Minggu (26/4/2026).

KDM yakin, maksud bobotoh membentangkan spanduk tersebut agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik

"Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan," katanya.

Kronologi

Selanjutnya, KDM mengungkap soal kronologi bonus Rp1 miliar bagi para pemain Persib yang berasal dari Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Siarait yang akrab disapa Ara. 

"Saya sampaikan bahwa bonus tersebut berawal dari pertemuan kami bertiga dengan top manajemen Persib Bandung. Dalam kesempatan itu kami menanyakan bagaimana harapan Persib untuk hattrick juara tiga kali berturut-turut?" kata KDM. 

Menurut KDM saat itu top manajemen Persib menyampaikan bahwa tantangannya sangat berat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kendang lawan'," terang KDM. 

"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandimgan yang akan diberikan bonus masing-masing Rp1 miliar, dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral