News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dedi Mulyadi Lontarkan Kritik, Farhan Langsung Ultimatum Penyapu Jalan di Bandung: 3 Kali Telat Dipecat

Usai, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lontarkan kritikan pedas terkait kondisi kebersihan Kota Bandung yang dinilai belum optimal. Wali Kota Bandung, Farhan
Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB
Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalanan di Bandung
Sumber :
  • istimewa

Jabar, tvOnenews.com - Usai, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lontarkan kritikan pedas terkait kondisi kebersihan Kota Bandung yang dinilai belum optimal. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan peringatan keras kepada para petugas penyapu jalan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Bahkan, Farhan menegaskan tidak akan main-main dalam menindak petugas yang dinilai malas atau tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Farhan memastikan akan memberikan sanksi pemberhentian bagi petugas yang kedapatan berulang kali melanggar aturan waktu kerja.

Farhan menyoroti rendahnya kedisiplinan yang selama ini menjadi kendala utama, di mana sampah masih terlihat di jalanan setelah pukul 06.00 WIB.

"Makanya akan diberikan sanksi nanti, tiga kali terlambat kita berhentikan," ucap Farhan saat ditemui di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Sabtu (25/4/2026).

Farhan juga menjelaskan, selama ini petugas diminta untuk mulai bekerja pada pukul 04.00 WIB agar seluruh ruas jalan sudah bersih pada pukul 06.00 WIB.

Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan banyak petugas yang terlambat dengan alasan lokasi rumah yang jauh.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar Dedi Mulaydi, menyoroti keberadaan 1.500 petugas penyapu jalan di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung yang dianggap tidak berfungsi dengan baik.

Menurut hitungan Dedi Mulyadi, dengan jumlah sebanyak itu, satu orang petugas seharusnya hanya bertanggung jawab atas area seluas 300 meter.

"Saya undang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, problemnya di penyapu (jalan) yang ada 1.500 tapi menurut saya tidak berfungsi dengan baik," ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi bahkan menduga adanya ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kinerja nyata di lapangan.

"Jadi saya lihat yang dari 1.500 itu mungkin hanya tanda tangan aja tapi kerjanya enggak. Coba kalau 1.500 disebar di Kota Bandung kan kelihatan, sekarang gak kelihatan," jelas KDM.

Menyikapi kritikan itu, Wali Kota Bandung Farhan mengakui secara terbuka bahwa sistem pengawasan petugas kebersihan di Kota Bandung memang memiliki celah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini, pengawasan dilakukan secara manual sehingga sulit untuk melacak keberadaan petugas secara real-time.

"Setelah kita coba dorong berbagai macam, ketahuan, ternyata memang kontrolnya enggak pakai digital," kata Farhan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral