News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pangkas MBG Hari Sabtu, Wamenkeu Ungkap Negara Hemat Rp1 Triliun Sehari

Wamenkeu Juda Agung ungkap penghapusan MBG hari Sabtu hemat Rp1 triliun per hari, bagian dari efisiensi anggaran dan penajaman program pemerintah.
Senin, 27 April 2026 - 15:10 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melakukan penyesuaian besar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, mengungkapkan bahwa penghapusan distribusi MBG pada hari Sabtu mampu menghemat anggaran negara hingga Rp1 triliun dalam satu hari.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi efisiensi belanja negara tanpa mengurangi fokus terhadap program prioritas. Pemerintah menilai langkah ini lebih rasional dan tepat sasaran, terutama dalam konteks efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Efisiensi MBG: Hemat Triliunan Rupiah

Dalam pernyataannya pada forum Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Jakarta, Juda menjelaskan bahwa sebelumnya program MBG tetap berjalan pada hari Sabtu. Namun kini, distribusi tersebut dihentikan.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan dampak signifikan terhadap penghematan anggaran.

“Dalam satu hari itu bisa menghemat sekitar Rp1 triliun,” ujar Juda.

Jika dihitung dalam skala bulanan, penghematan dari penghapusan MBG di hari Sabtu bisa mencapai Rp4 triliun. Sementara dalam satu tahun, angka efisiensi tersebut diperkirakan menembus Rp50 triliun.

Langkah ini menjadi bagian dari refocusing atau penajaman anggaran pemerintah agar penggunaan dana negara lebih optimal.

Alasan Penghapusan MBG di Hari Sabtu

Pemerintah menilai bahwa penyaluran MBG pada hari Sabtu tidak lagi relevan. Pasalnya, peserta didik harus datang ke sekolah hanya untuk menerima makanan, tanpa kegiatan belajar mengajar.

Hal ini dinilai tidak efisien baik dari sisi anggaran maupun pelaksanaan di lapangan.

Dengan penghapusan ini, program MBG tetap berjalan pada hari efektif sekolah, sehingga manfaatnya tetap dirasakan tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Selain itu, pemerintah juga menghentikan penyaluran MBG selama masa liburan sekolah sebagai bagian dari kebijakan efisiensi.

Penajaman Program MBG dan Evaluasi SPPG

Tidak hanya menghapus distribusi di hari tertentu, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG secara menyeluruh.

Salah satu fokus utama adalah pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap unit yang tidak memenuhi standar nutrisi.

SPPG yang tidak sesuai standar akan dihentikan sementara operasionalnya hingga memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa program MBG tidak hanya efisien dari sisi anggaran, tetapi juga berkualitas dalam implementasinya.

Strategi Jaga Defisit APBN Tetap Aman

Kebijakan efisiensi MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas fiskal, khususnya dalam mengendalikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Juda, tekanan global seperti kenaikan harga minyak menjadi tantangan tersendiri bagi keuangan negara.

Di sisi lain, pemerintah memilih untuk menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan ini berdampak pada meningkatnya beban subsidi negara.

Untuk menyeimbangkan kondisi tersebut, pemerintah melakukan pengendalian belanja sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara.

Optimalisasi Penerimaan Negara

Selain efisiensi belanja, pemerintah juga mendorong peningkatan penerimaan melalui berbagai strategi. Salah satunya adalah optimalisasi sistem perpajakan berbasis digital atau coretax.

Pemerintah juga melihat potensi penerimaan dari sektor komoditas, terutama dari kenaikan harga batu bara dan minyak sawit mentah (CPO) di pasar global.

Kombinasi antara pengendalian belanja dan peningkatan penerimaan ini diharapkan mampu menjaga kesehatan fiskal Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Program Prioritas Tetap Berjalan

Meski dilakukan efisiensi, pemerintah menegaskan bahwa program prioritas seperti MBG tetap berjalan. Penyesuaian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan, bukan mengurangi manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah penajaman. Program tetap berjalan, tetapi dengan pendekatan yang lebih tepat sasaran dan berkualitas,” tegas Juda.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap anggaran negara dapat dimanfaatkan secara lebih efektif, sekaligus menjaga keseimbangan fiskal dalam jangka panjang. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi masuk peringkat dua terburuk di dunia,
Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan melakukan upaya paksa terhadap model sekaligus mantan mantan staf ahli anggota DPR dari Partai Gerindra, Heri Gunawan (Hergun), Fitri Assiddikki.
Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Kekerasan pada anak tidak hanya berupa pukulan. Kenali berbagai bentuk kekerasan anak, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik, serta cara mencegahnya menurut WHO
Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Selengkapnya

Viral