Selain Berduka, Gubernur KDM Ungkap 2 Langkah Sigap Pemprov Jabar soal Kereta Api Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
- Viva.co.id
Untuk sementara, korban tragedi ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan puluhan luka-luka. Sedangkan, total keseluruhan korban dalam peristiwa di Bekasi Timur mencapai 91 orang.
"Sehingga menimbulkan korban meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit dan masih ada 4 orang yang masih belum dievakuasi dalam keadaan terjepit," bebernya.
Bagaimana Sikap Pemprov Jabar? Begini Kata Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi pun mengungkapkan dua sikap dari Pemprov Jabar. Pihaknya memberikan jaminan biaya medis terhadap seluruh korban tragedi kecelakaan dua kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Bagi mantan Bupati Purwakarta ini, biaya medis sangat penting. Hal tersebut sebagai pertolongan utama lantaran menjadi kebutuhan bagi para korban.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit kepada semua korban yang dirawat," katanya.
Kemudian, mantan anggota DPR RI ini membagikan sikap kedua. Kata KDM, Pemprov Jabar siap memberikan santunan untuk keluarga yang ditinggalkan oleh korban.
"Yang kedua, akan memberikan santunan kepada yang meninggal," jelasnya.
Ia mengatakan, santunan yang diberikan oleh Pemprov Jabar berupa uang sebanyak Rp50 juta. Jumlah ini berlaku untuk setiap korban meninggal dunia.
Dengan adanya kejadian pilu ini, Dedi Mulyadi berharap agar tidak terjadi lagi. KDM meminta masyarakat khususnya warga Jabar turut mendoakan para korban tragedi KA dengan KRL.
"Semoga peristiwa musibah ini adalah peristiwa yang terakhir. Mohon doa dari seluruh warga Jawa Barat agar keluarga korban diberikan kesabaran," tukasnya.
(hap)
Load more