News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.
Rabu, 29 April 2026 - 11:00 WIB
Dedi Mulyadi dan Putra Mendiang Ibu Guru Nurlela
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Jakarta, tvOnenews.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga Nurlaela (39), guru SDN Pulogebang II yang menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Di rumah duka di Cikarang Timur, cerita memilukan terungkap saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang melayat. Anak semata wayang Nurlaela menceritakan percakapan terakhir dengan ibunya beberapa jam sebelum tragedi terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.

“Iya, saya tanya ‘Mamah di mana’, dijawab masih di sekolah, pulang malam,” ujarnya.

Tak ada firasat apa pun saat itu. Sang anak mengaku tak menaruh curiga karena ibunya kerap pulang malam bila ada kegiatan di sekolah.

Namun malam itu berbeda. Hingga larut, Nurlaela tak kunjung tiba di rumah.

"Biasanya kalau ada kegiatan jam 9 atau 10 itu sudah pulang. Ini belum pulang-pulang juga," tutur suami korban kepada Dedi Mulyadi.

Kekhawatiran keluarga berubah menjadi kabar memilukan ketika ponsel Nurlaela ditemukan petugas di lokasi kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.

Suasana rumah duka dipenuhi tangis keluarga dan kerabat yang mengenang sosok Nurlaela sebagai guru yang berdedikasi tinggi. Selama bertahun-tahun, ia mengabdi sebagai guru di Jakarta Timur dan belum lama ini menuntaskan pendidikan magister.

Kepergian Nurlaela meninggalkan luka mendalam, terutama bagi anak tunggalnya yang kini duduk di kelas 6 SD.

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi tak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memberikan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Saya akan menjadikan anaknya sebagai anak angkat dan menjamin biaya pendidikan hingga kuliah,” ujar Dedi Mulyadi.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan santunan sebesar Rp50 juta untuk keluarga korban.

Dedi Mulyadi juga menegaskan tragedi ini harus menjadi momentum evaluasi serius terkait keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tak terulang.

“Kecelakaan transportasi publik yang menelan korban jiwa tidak boleh terjadi lagi. Semua harus diusut tuntas,” tegasnya.

Nurlaela dikenal sebagai sosok pekerja keras. Selama empat tahun terakhir, ia rutin menempuh perjalanan dari Cikarang menuju Jakarta Timur demi menjalankan tugas sebagai guru PNS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedikasinya di dunia pendidikan kini menjadi kenangan bagi keluarga, murid, dan rekan sesama pendidik.
Tangis keluarga kembali pecah saat proses pemakaman berlangsung di area pemakaman dekat rumahnya.

Suami dan ibunda korban tak mampu menyembunyikan duka, sementara anak semata wayangnya kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok ibu yang selama ini menjadi tempat pulang. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Anggaran Sepatu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp27 Miliar, Per Pasang Dipatok Rp700 Ribu

Heboh Anggaran Sepatu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp27 Miliar, Per Pasang Dipatok Rp700 Ribu

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menegaskan seluruh anggaran dalam program tersebut ditujukan untuk kebutuhan siswa.
Rekor Buruk Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Timnas Indonesia U-17 Tampil di Piala Asia U-17 2026

Rekor Buruk Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Timnas Indonesia U-17 Tampil di Piala Asia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto dibayangi rekor buruk jelang Timnas Indonesia U-17 tampil di Piala Asia U-17 2026. Mereka kembali meraih hasil minor dalam laga uji coba terbaru pada Selasa (28/4/2026) kemarin.
Lima Perjalanan Kereta di Daop 8 Dibatalkan Dampak Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Lima Perjalanan Kereta di Daop 8 Dibatalkan Dampak Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Pasca insiden yang dialami kereta api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam lalu, sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya terpaksa dibatalkan dan mengalami keterlambatan.
Sambil Menahan Tangis, Kepala SAR Ungkap Situasi Mencekam Evakuasi Korban KA vs KRL: Rintihan itu Kami Dengar

Sambil Menahan Tangis, Kepala SAR Ungkap Situasi Mencekam Evakuasi Korban KA vs KRL: Rintihan itu Kami Dengar

Insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur ternyata menyisakan kisah pilu yang tak mudah dilupakan. Kepala SAR ungkap situasi mencekam saat evakuasi korban.
Berkali-kali Abaikan Ajakan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Selangkah Lagi Gabung Raksasa Serie A dengan Transfer Rp303 Miliar

Berkali-kali Abaikan Ajakan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Selangkah Lagi Gabung Raksasa Serie A dengan Transfer Rp303 Miliar

Roma siapkan tawaran Rp303 miliar untuk Jayden Oosterwolde dari Fenerbahçe. Pemain keturunan Indonesia ini sempat tegas menolak naturalisasi Timnas Indonesia
Gegara Vinicius, FIFA Bikin 2 Aturan Baru soal Kartu Merah di Piala Dunia 2026

Gegara Vinicius, FIFA Bikin 2 Aturan Baru soal Kartu Merah di Piala Dunia 2026

Peristiwa yang dialami Vinicius membuat FIFA terpaksa membuat aturan tegas terkait kartu merah. Regulasi baru itu rencananya bakal diterapkan di Piala Dunia 2026.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral