Masih Ingat Slamet Suradio? Masinis Kereta Tragedi Bintaro 1987 yang Sempat Dituduh Bersalah, Kini Hidupnya Memprihatinkan
- YouTube/KTJ
Selama puluhan tahun, Slamet membawa beban sebagai "penyebab tragedi" di pundaknya. Stigma negatif melekat erat, membuatnya sulit untuk kembali ke masyarakat dengan kepala tegak.
Padahal, banyak pengamat sejarah dan saksi mata di kemudian hari meyakini adanya kegagalan koordinasi sistemik di tingkat stasiun yang sebenarnya menjadi pemicu utama, bukan semata kelalaian masinis.
Masa tua yang memprihatinkan di Purworejo
- YouTube/KTJ
Kini, di usianya yang telah memasuki 86 tahun, kehidupan Slamet jauh dari kata layak. Ia menghabiskan masa tuanya di Dusun Gubug, Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah.
Tanpa uang pensiun, Slamet harus berjuang keras demi menyambung hidup. Dalam video wawancara yang diunggah oleh akun YouTube KTJ pada 2019 lalu, Slamet terlihat berjualan rokok dengan rak kaca kecil di depan sebuah toko.
Masih dari video wawancara yang sama, Slamet masih memendam harapan agar namanya dibersihkan dan hak-haknya sebagai mantan pegawai negara diakui.
"Saya minta supaya pemerintah memberikan hak saya (uang pensiun), yang sama dengan pegawai negeri lain. Intinya, saya bukan berhenti dipecat, tapi berhenti pensiun," ujar Slamet, dikutip dari YouTube KTJ pada Kamis (30/4/2026).
Meski Tragedi Bintaro 1 telah berlalu hampir 4 dekade, sosok Slamet Suradio tetap menjadi simbol dari sisi gelap penegakan hukum dan manajemen krisis di masa lalu. (ism)
Load more