News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Teriak Hisiteris, "Saya Bukan Pembunuh" Usai Sidang

Masih ingat tragedi penemuan mayat satu keluarga berjumlah lima orang yang ditemukan dalam satu liang di Indramayu, Jawa Barat? Kasusnya kini dipersidangkan.
Kamis, 30 April 2026 - 08:01 WIB
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Teriak Siteris, Saya Bukan Pembunuh Usai Sidang
Sumber :
  • Opi Riharjo/tvOne

Indramayu, tvOnenews.com - Ketegangan mewarnai sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga di Pengadilan Negeri Indramayu. 

Usai sidang, terdakwa Ririn tiba-tiba berteriak histeris saat hendak dibawa petugas menuju mobil tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ririn menyebut sejumlah nama yang diduga sebagai pelaku lain, sambil menegaskan dirinya bukan pembunuh sebenarnya. 

Petugas pengadilan yang berjaga langsung berupaya mengamankan situasi dan membawa terdakwa kembali ke Lapas Kelas 2B Indramayu.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Toni RM, menjelaskan, kekecewan Ririn pada saat sidang lanjutan tersebut ketika tidak dihadirkan saksi Prio, yang juga merupakan terdakwa,

"Kemarahan Ririn yang tadi terlihat juga kami rasakan. Hal itu dipicu oleh sikap jaksa yang, menurut saya, terkesan takut dan tidak mau menghadirkan saksi Prio. Padahal, di dalam berkas perkara, Prio tercatat sebagai saksi untuk Ririn. Kehadirannya sangat kami tunggu, karena Prio adalah orang yang mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut," terang Toni RM.

Menurut Toni, Prio juga yang menyaksikan langsung kejadian itu. 

"Selain itu, Prio mengaku bahwa dirinya hanya diminta oleh Amaniyani untuk menguburkan korban. Bahkan, Prio pula yang nantinya dapat menjelaskan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan, karena saat kejadian berlangsung, Ririn sedang berada di luar bersama Joko. Lalu, siapa pelakunya, Berdasarkan pengakuan Ririn, pelaku pembunuhan adalah Hadi dan Yoga, dengan Amanyani sebagai otak pelaku. Sementara yang menguburkan korban adalah Joko bersama Prio," tegas Toni RM.

Oleh karena itu, pihaknya sangat menunggu kesaksian Prio di pengadilan siang itu. 

"Sikap jaksa tadi justru tidak mau menghadirkannya, seolah-olah ada ketakutan. Padahal, dalam berkas perkara jelas disebutkan bahwa Prio adalah saksi untuk Ririn. Hal ini kami nilai sebagai tindakan yang tidak adil," ujar Toni.

Lanjut Toni RM, meminta jaksa tidak memaksakan  seseorang yang tidak bersalah menjadi bersalah. 

"Saya yakin, jika Prio dihadirkan, akan terungkap bahwa Ririn tidak terlibat. Prio pun bukan pelaku pembunuhan, melainkan hanya orang yang diminta untuk menguburkan korban oleh Amanyani. Itulah yang terus disampaikan Ririn kepada Majelis Hakim di akhir persidangan, dengan berulang kali menyebut nama Amanyani," punglas Toni.

Kasus ini merupakan pembunuhan sadis yang terjadi di Kelurahan Pamoman. Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Lima orang dalam satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dan dikubur dalam satu liang.

Korban terdiri dari pasangan suami istri, Budi dan Euis, ayah Budi bernama Syahroni, serta dua anak mereka, Ratu berusia tujuh tahun dan Bela yang masih bayi berusia delapan bulan.

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua terduga pelaku, yakni Ririn dan Prio, di Kedokan Bunder, Indramayu. Keduanya diketahui memiliki hubungan dekat dengan para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam sidang terbaru, kedua terdakwa membantah sebagai pelaku utama dan menyebut adanya empat orang lain yang diduga menjadi dalang pembunuhan tersebut.

Pengakuan ini semakin menambah misteri dalam kasus pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan warga Indramayu. (oro/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut viralnya sidak Ombudsman RI di Lapas Cibinong di media sosial, telah komentar liar netizen. Namun, menyikapi hal ini, Menimipas Agus Andrianto mengatakan
Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Tiga zodiak diprediksi bakal menikmati momen penuh kehangatan, sementara dua zodiak lainnya harus ekstra sabar menghadapi badai gesekan ego pada 27 September.
Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Ketum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa Satgas Protein akan diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, stabilitas pasokan, peningkatan pendapatan, serta kemandirian protein nasional.
Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Di antara sekian banyak asumsi, nama Ferdy Sambo mendadak menjadi sasaran utama perbincangan netizen medsos karena diduga ikut menikmati fasilitas lapas mewah.
Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Persib masih memantau kondisi Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Danijel Loncar. Ketiganya belum dijamin tampil setelah jeda internasional usai.
Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral