News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MITEC Gandeng NICE Indonesia, Perkuat Jaringan Pameran dan Perdagangan ASEAN

MITEC dan NICE Indonesia resmi bermitra di TMX 2026 untuk memperkuat ekosistem pameran dan perdagangan ASEAN serta dorong kolaborasi lintas negara.
Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB
MITEC Gandeng NICE Indonesia, Perkuat Jaringan Pameran dan Perdagangan ASEAN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kemitraan strategis lintas negara kembali diperkuat di kawasan Asia Tenggara. Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC) resmi menjalin kerja sama dengan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Indonesia guna mendorong integrasi ekosistem perdagangan dan industri pameran regional.

Kolaborasi ini diumumkan dalam ajang Thailand MICE Exchange (TMX) di Bangkok pada 30 April 2026. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pelaku industri business events di ASEAN mulai bergerak menuju integrasi yang lebih solid dan terarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi Regional Perkuat Ekosistem ASEAN

Kemitraan antara MITEC dan NICE tidak hanya sebatas kerja sama dua venue, tetapi juga mencerminkan ambisi besar untuk membangun konektivitas regional yang lebih kuat.

Chief Executive Officer MITEC, Mala Dorasamy, menegaskan bahwa peran MITEC kini berkembang melampaui sekadar penyedia tempat acara.

“Kami tidak hanya menjadi venue, tetapi juga platform yang mendorong perdagangan, memperkuat kolaborasi, dan menciptakan dampak ekonomi lintas negara,” ujarnya.

Kemitraan ini juga mempertegas posisi MITEC sebagai salah satu gerbang utama menuju pasar Asia Tenggara, terutama dalam sektor pameran dagang dan konvensi berskala internasional.

NICE Indonesia Perluas Konektivitas Industri

Dari sisi Indonesia, Managing Director NICE, Ryan Adrian, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan industri MICE nasional ke level regional.

Menurutnya, kolaborasi ini membuka peluang baru bagi pelaku industri, mulai dari penyelenggara event hingga exhibitor dan investor.

“Melalui kemitraan ini, kami dapat membuka peluang baru untuk pameran dagang, memperdalam kolaborasi industri, serta menciptakan nilai lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri MICE di Asia Tenggara.

Fokus pada Pertukaran Informasi dan Pengembangan Event

Kemitraan MITEC dan NICE akan difokuskan pada sejumlah aspek strategis yang berdampak langsung pada pertumbuhan industri, di antaranya:

  • Pertukaran informasi pasar antarnegara

  • Identifikasi peluang bisnis baru di sektor pameran

  • Pengembangan bersama pameran dagang dan platform industri

  • Peningkatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta

Deputy CEO MITEC, Winnee Lim, menyebut kerja sama ini dirancang sebagai kerangka praktis yang dapat langsung diimplementasikan.

“Kolaborasi ini memungkinkan kedua organisasi merespons dinamika industri secara lebih efektif dan memberikan nilai tambah bagi klien,” ujarnya.

Kemitraan Non-Eksklusif, Tetap Fleksibel

Menariknya, kemitraan ini bersifat non-eksklusif. Artinya, baik MITEC maupun NICE tetap memiliki kebebasan untuk menjalin kerja sama lain di pasar masing-masing.

Pendekatan ini dinilai lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan industri, sekaligus membuka ruang inovasi yang lebih luas.

Selain itu, model kerja sama ini juga memungkinkan kedua pihak untuk tetap menjaga independensi sambil membangun sinergi jangka panjang.

Dorong ASEAN Jadi Pusat Business Events Global

Asia Tenggara saat ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di sektor business events. Potensi ini mendorong berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas negara.

Kemitraan MITEC dan NICE diharapkan memberikan dampak konkret terhadap perkembangan industri di kawasan.

Dampak yang Diharapkan:

  • Meningkatkan peluang pameran dagang lintas negara

  • Memperkuat pertukaran pengetahuan dan kapabilitas industri

  • Mendorong ASEAN sebagai destinasi unggulan business events global

Dengan populasi besar, pertumbuhan ekonomi stabil, serta meningkatnya investasi, ASEAN dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pameran dan perdagangan internasional.

Profil MITEC dan NICE

MITEC merupakan pusat pameran dan perdagangan terbesar di Malaysia yang berada di bawah Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE). Venue ini memiliki luas lebih dari 52.000 meter persegi dengan 11 hall, termasuk aula tanpa tiang terbesar di kawasan.

MITEC juga telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk World’s Leading Meetings & Conference Centre dan Asia’s Leading Meetings & Conference Centre pada World Travel Awards 2024.

Sementara itu, NICE hadir sebagai salah satu venue MICE terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan PIK2, Jakarta. Dengan luas lebih dari 130.000 meter persegi, NICE dilengkapi 11 exhibition hall, convention hall, atrium, serta area outdoor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan NICE menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan pariwisata bisnis dan ekonomi regional Indonesia.

Kemitraan antara MITEC dan NICE menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi industri pameran ASEAN sekaligus membuka peluang baru bagi perdagangan lintas negara di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Kali Absen Pemeriksaan, KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif

Tiga Kali Absen Pemeriksaan, KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif

Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe tiga kali absen dari undangan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah bahwa pihaknya akan membangun ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru.
Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya nyatakan siap hadir dalam undangan persidangan gugatan praperadilan keempat yang diajukan tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo tentang pencekalan.
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral