News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Dirujuk, RSUD Bekasi Akui Keterbatasan Fasilitas Medis

Dua korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dirujuk dari RSUD Bekasi ke RS tipe A karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis.
Kamis, 30 April 2026 - 20:45 WIB
Gedung RSUD Bekasi
Sumber :
  • Kurnia Dwi Hapsari

Bekasi, tvOnenews.com – Penanganan korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di wilayah Bekasi masih terus berlangsung. RSUD Kota Bekasi mengambil langkah merujuk dua pasien ke rumah sakit tipe A demi memastikan penanganan medis yang lebih optimal.

Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan fasilitas medis yang lebih lengkap. Wakil Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, mengungkapkan bahwa proses rujukan dilakukan pada Rabu, 29 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin ada dua pasien yang kami rujuk, itu yang sudah bisa kami sampaikan,” ujar Sudirman saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Kamis (30/4/2026).

Butuh Alat Medis Lebih Canggih

Sudirman menjelaskan bahwa RSUD Kota Bekasi saat ini masih berstatus sebagai rumah sakit tipe B. Artinya, fasilitas dan peralatan medis yang dimiliki belum sepenuhnya mampu menangani kasus dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Menurutnya, kondisi dua pasien tersebut memerlukan pemantauan intensif serta teknologi medis yang lebih canggih, yang belum tersedia di RSUD Bekasi.

“Pasien ini membutuhkan pengawasan lebih ketat dan sarana yang lebih lengkap. Kami tentu ingin memastikan mereka mendapatkan penanganan terbaik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan rujukan bukan semata karena keterbatasan, tetapi juga sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang lebih memadai bagi korban.

“Kami mencari fasilitas yang lebih siap dan lebih lengkap agar penanganannya bisa maksimal,” lanjut Sudirman.

Keterbatasan Tenaga Spesialis

Selain faktor alat medis, keterbatasan tenaga dokter spesialis juga menjadi pertimbangan penting dalam proses rujukan. Sudirman mengakui bahwa jumlah korban yang cukup banyak membuat tenaga medis harus membagi fokus penanganan.

Hal ini berpotensi memengaruhi intensitas perawatan pasien jika tidak segera diantisipasi dengan langkah strategis.

“Jumlah korban cukup banyak, sementara dokter spesialis kami juga terbatas. Jadi fokus penanganan harus dibagi,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam situasi seperti ini, RSUD Bekasi memilih untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI), guna memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang layak.

Koordinasi dengan PT KAI untuk Penanganan Maksimal

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minyak Dunia Anjlok, DPR Harap Pertamina Turunkan Harga Pertamax

Harga Minyak Dunia Anjlok, DPR Harap Pertamina Turunkan Harga Pertamax

Anjloknya harga minyak dunia membuat kenaikan harga BBM nonsubsidi menjadi sorotan. Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno berharap agar Pertamina bisa menurunkan harga Pertamax.
Catat Kemenangan Grand Prix Perdana Bersama Ferrari, Lewis Hamilton: Ini Mimpi yang Tampaknya Mustahil Diwujudkan!

Catat Kemenangan Grand Prix Perdana Bersama Ferrari, Lewis Hamilton: Ini Mimpi yang Tampaknya Mustahil Diwujudkan!

Lewis Hamilton akhirnya mencatatkan kemenangan grand prix pertamanya bersama Ferrari usai menjadi yang tercepat di F1 GP Catalunya 2026.
Buka Akses Pasar UMKM Lokal, Pertamina Hadirkan Fasilitas Bright Store di Jakarta Fair 2026

Buka Akses Pasar UMKM Lokal, Pertamina Hadirkan Fasilitas Bright Store di Jakarta Fair 2026

Selama gelaran Jakarta Fair yang akan berlangsung pada 11 Juni-12 Juli 2026, Bright Store akan menghadirkan puluhan produk unggulan dari UMKM binaan Pertamina.
Serukan Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Transformasi Sistem Kemasyarakat, Menag Pertegas Makna Hijrah

Serukan Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Transformasi Sistem Kemasyarakat, Menag Pertegas Makna Hijrah

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, Menag bercerita bahwa hijrah sejatinya bukan sekadar dimaknai sebagai perpindahan fisik Rasulullah saja, melainkan juga transformasi sistem.
Pria Tusuk Tetangga hingga Tewas di Jakarta Pusat Karena Dendam, Polisi: Korban Meninggalkan Pelaku di Ponpes

Pria Tusuk Tetangga hingga Tewas di Jakarta Pusat Karena Dendam, Polisi: Korban Meninggalkan Pelaku di Ponpes

Pria berinisial AJ (35) dilaporkan menjadi korban penusukan tetangga sendiri yang berinisial TA (23) di Kemayoran, Jakarta Pusat. 
BMKG Ungkap Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sulteng, Salah Satunya Kantor Bupati Sigi

BMKG Ungkap Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sulteng, Salah Satunya Kantor Bupati Sigi

Gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah mengakibat sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Selengkapnya

Viral