News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ormas Acuhkan Peringatan Keras Dedi Mulyadi Terkait Perlintasan Sebidang di Bekasi

Organisasi Masyarakat (Ormas) acuhkan peringatan keras Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur. Pasalnya,
Jumat, 1 Mei 2026 - 20:58 WIB
Ormas Acuhkan Peringatan Keras Dedi Mulyadi Terkait Perlintasan Sebidang di Bekasi
Sumber :
  • istimewa

Bekasi, tvOnenews.com - Organisasi Masyarakat (Ormas) acuhkan peringatan keras Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur. Pasalnya, baru-baru ini mencuat di media sosial, terkait kabar kondisi terbaru di perlintasan sebidang tersebut, yang beberapa hari lalu menjadi lokasi kecelakaan antara KRL dan taksi listrik. 

Seperti diketahui, kecelakaan maut itu, juga memicu kecelakaan lanjutan, benturan kencang KA Argo Anggrek dan KRL yang berbuntut tragedi maut menewaskan 16 penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, baru-baru ini, unggahan akun instagram @fakta.indo pada Jumat (1/5/2026), tampak aktivitas di perlintasan tersebut kini masih berada dalam penjagaan sejumlah anggota organisasi kemasyarakatan (ormas). 

Bahkan, tampak belum sepenuhnya normal, meski arus lalu lintas kereta sudah kembali berjalan.

Selain itu, dari pantauan awak media, di sekitar rel, sejumlah orang terlihat berjaga sambil mengatur kendaraan yang melintas. 

Mereka berdiri di sisi jalan dan dekat lintasan, menggantikan fungsi pengamanan yang seharusnya dilakukan secara resmi oleh petugas berwenang.

Kehadiran mereka memicu kekhawatiran soal keselamatan pengguna jalan.

Kondisi perlintasan itu sendiri masih minim fasilitas pengamanan. Tidak terdapat palang pintu otomatis maupun sistem peringatan standar, sehingga pengaturan lalu lintas sangat bergantung pada inisiatif warga atau pihak nonformal. 

Situasi ini disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama sebelum kecelakaan terjadi.

Padahal, perlintasan tersebut sebelumnya menjadi titik awal rangkaian peristiwa tragis.

Sebelumnya diberitakan, Dedi Mulyadi meminta aparat kepolisian segera menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menguasai pelintasan sebidang di Kota Bekasi. 

Pernyataan ini keluar setelah ia melihat penjagaan lintasan di lokasi kejadian tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam yang menewaskan belasan orang  dilakukan ormas secara manual. 

Dedi Mulyadi menegaskan, aset publik tidak boleh dikuasai kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Dedi saat mengunjungi korban kecelakaan kereta di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4/2026). 

"Seluruh jajaran Polres Kota Bekasi segera ambil tindakan hari ini. Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jawa Barat. Tidak boleh ada lagi ormas, premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. Saya pikir, tingkat Polsek saja bisa menyelesaikan," ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Megabintang Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan ikut meramaikan tren warna sepatu pink seperti yang dipakai para pemain lain di Piala Dunia 2026.
Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah bulan Suro tidak baik untuk menikah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku gugup saat pertama memasuki Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelatih Persija Jakarta.
PSI Soal Jokowi Akan Turun ke Sejumlah Daerah: Bukan Safari Politik, Cuma Penuhi Undangan Masyarakat

PSI Soal Jokowi Akan Turun ke Sejumlah Daerah: Bukan Safari Politik, Cuma Penuhi Undangan Masyarakat

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) buka suara soal Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi yang akan mengunjungi sejumlah daerah.
Repotnya Jadi Marcus Rashford

Repotnya Jadi Marcus Rashford

Marcus Rashford menghadapi masa depan yang tidak pasti di Manchester United karena kepindahannya ke Barcelona atau Bayern Muenchen semakin tidak mungkin.
Media Vietnam Kaget dengan Target Erick Thohir, Timnas Indonesia Diminta Menembus Level Baru di Asia

Media Vietnam Kaget dengan Target Erick Thohir, Timnas Indonesia Diminta Menembus Level Baru di Asia

Pernyataan Ketua PSSI Erick Thohir mengenai target besar Timnas Indonesia kembali jadi perhatian media Vietnam. Mereka kaget dengan ambisi Indonesi ke depan.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral