News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepakat dengan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Blak-blakan Ingatkan Alih Fungsi Lahan Biang Kerok Banjir di Bandung

DPRD Jabar memberikan pernyatan serupa dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) soal alih fungsi lahan menjadi penyebab banjir dan longsor di Bandung.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:16 WIB
Arus banjir menyeret motor warga di kawasan Jalan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung
Sumber :
  • tvOne/Asep Barbara

Bandung, tvOnenews.com - Legislator DPRD Jabar memberikan pernyataan selaras dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Hal ini saat membicarakan alih fungsi lahan di Bandung.

Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana mengingatkan bahayanya alih fungsi lahan. Fenomena ini dianggap menyebabkan resapan air berkurang sehingga risiko banjir berulang di Bandung Raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jajang mengatakan, kawasan resapan di Bandung dan sejumlah wilayah lain saat ini semakin berkurang. Hal itu terjadi karena maraknya pembangunan permukiman hingga perkebunan.

Ia menambahkan, bencana banjir dan tanah longsor semakin meningkat akibat aktivitas pertanian intensif di Bandung Raya. Akibatnya, kerentanan lingkungan semakin besar.

"Terjadinya longsor dan juga banjir karena daerah resapan airnya menjadi berkurang. Karena perumahan, perkebunan, sayur-mayur. Itulah penyebabnya," ujar Jajang di Bandung dikutip, Sabtu (2/5/2026).

Kenapa Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Banjir dan Tanah Longsor di Bandung?

Ilustrasi banjir.
Ilustrasi banjir.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Ketua Komisi III DPRD Jabar ini memberikan penilaiannya. Menurutnya, persoalan bencana banjir dan tanah longsor yang terus terjadi tidak dapat dikaitkan dengan curah hujan tinggi saja.

Ia mengambil perspektif penyebab maraknya bencana di Bandung Raya juga harus dilihat dari sisi lainnya. Contoh nyata terjadi saat ini akibat terus merubah tata guna lahan.

Ia berpendapat, lahan pertanian yang hilang menjadi dampak besarnya. Bahkan, tidak adanya kawasan hijau menyebabkan kemampuan tanah menyerap air semakin sulit.

Dampaknya, kata dia, limpasan semakin meningkat. Tak hanya itu, hal ini juga menimbulkan sedimentasi di sungai.

Momen Dedi Mulyadi Bicara Persoalan Banjir di Bandung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyoroti persoalan banjir berulang di Kabupaten Bandung dan kawasan Bandung Raya. Bencana ini kian terjadi setiap memasuki musim hujan.

KDM sapaan akrabnya menyebut banjir terus berulang menyebabkan kerugian. Aliran air sungai yang meluap secara deras menimbulkan keresahan bagi masyarakat di Bandung Raya.

KDM menyinggung alih fungsi lahan. Fenomena ini dinilai menjadi masalah utama banjir dan tanah longsor di Bandung Raya.

Mantan Bupati Purwakarta ini berpendapat, kondisi ini tidak boleh terjadi secara terus-menerus. Kata dia, siklus banjir tahunan rentan sulit diputus jika tak ada pembenahan.

Menurutnya, lahan sawah mempunyai peran penting menjadi daerah resapan. Limpahan air saat musim hujan dapat terkendali dengan baik.

Dedi Mulyadi membagikan beberapa langkah memutus rantai banjir. Pertama, ia menekankan perubahan tata ruang di wilayah Kabupaten Bandung.

"Kedua, sungai-sungainya harus segera dinormalisasi. Yang ketiga, hulu sungainya harus direhabilitasi menjadi lahan hijau. Yang keempat, perubahan lahhannya jangan terus terjadi. Sawah terus dibikin bangunan, perumahan, dan segala macam," tuturnya.

Apa Saja Pergerakan Terbaru dari Pemprov Jabar? Ini Kata KDM

KDM menjelaskan pergerakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Ia mengungkapkan pemerintah sudah mempersiapkan penataan kawasan secara menyeluruh.

Di HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dedi Mulyadi mengatakan fokus persiapan mencegah banjir, antara lain penguautan fungsi daerah resapan dan pengendalian alih fungsi lahan.

Kata dia, pemerintah sedang berupaya mendorong pola ekonomi masyarakat berubah. Maksudnya, hal ini diharapkan agar sejalan dengan konservasi lingkungan.

Masyarakat harus beralih ke sektor tanaman keras. Ia mencontohkan setidaknya menanam tanaman teh dan kopi ketimbang pertanian sayuran intensif.

"Saya mengeluarkan pergub pengembalian kawasan Bandung Selatan jadi kawasan tanaman keras. Mau kopi, mau teh, mau apa lagi juga tidak apa-apa, bagaimana caranya? Sudahlah provinsi siap mengeluarkan uang sudah dimulai kan dari sekarang," terang KDM.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menyampaikan Pemkab Bandung sudah mempersiapkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir baru.

Kata Zeis, tujuannya memperkuat fungsi daerah resapan terutama yang terletak di kawasan rawan genangan. Adapun infrastruktur tersebut meliputi kolam retensi dan polder di beberapa titik, seperti di Citarik, Cilampeni, Tegalluar, dan Ciparay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zeis menegaskan, langkah ini mewujudkan implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2024-2044.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Total Gaji Fantastis Megawati Hangestri di Red Sparks hingga Hyundai Hillstate Tembus Rp6 Miliar? Segini Rinciannya

Total Gaji Fantastis Megawati Hangestri di Red Sparks hingga Hyundai Hillstate Tembus Rp6 Miliar? Segini Rinciannya

Menilik total gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Atlet berjuluk Megatron itu dikabarkan menerima bayaran bernilai fantastis.
Resmi Jadi Kapten, Begini Reaksi Kevin Diks soal Tuntutan Bawa Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026

Resmi Jadi Kapten, Begini Reaksi Kevin Diks soal Tuntutan Bawa Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026

Kevin Diks memperlihatkan reaksi atas tuntutan membawa Timnas Indonesia menjadi juara di FIFA ASEAN Cup 2026. Dia akan menjabat sebagai kapten untuk sementara waktu karena Jay Idzes absen untuk ajang ini.
Karier Makin Menjanjikan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Menarik Besok 24 September 2026

Karier Makin Menjanjikan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Menarik Besok 24 September 2026

Jangan lewatkan! 5 zodiak ini diprediksi punya hoki karier besok, 24 September 2026. Ada peluang baru, kepercayaan besar, hingga kesempatan untuk bersinar!
Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks, yang hendak menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, berbicara soal Malaysia. Ini menjadi duel yang dinantikan oleh para suporter.
Sah! Erin Wartia Buang Nama 'Taulany' di Instagram, Kini Pakai Username Baru

Sah! Erin Wartia Buang Nama 'Taulany' di Instagram, Kini Pakai Username Baru

Setelah memakan waktu yang cukup panjang, Erin Wartia resmi hapus nama 'Taulany' dari sang mantan suami Andre Taulany di Instagram. Kini, ia pakai username baru
Adiknya Meninggal Dunia usai Calon Suami Selingkuh hingga Buat Hamil, Jawaban Kakak Savanna Azzahra Bikin Emosi

Adiknya Meninggal Dunia usai Calon Suami Selingkuh hingga Buat Hamil, Jawaban Kakak Savanna Azzahra Bikin Emosi

Ina, kakak kandung gadis Savanna Azzahra alias Anne menjawab pesan dari netizen. Dalam tangkapan layar yang viral, ia bangga menikah dengan calon suami adiknya.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Media sosial digemparkan dengan satu video mesum yang menampilkan pasangan sesama jenis (gay) bertajuk atau bertemakan a day in my life. Hal ini menuai atensi.
Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks, yang hendak menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, berbicara soal Malaysia. Ini menjadi duel yang dinantikan oleh para suporter.
Wajib Perhatikan Ini Saat Gunakan Ojol di Malam Hari

Wajib Perhatikan Ini Saat Gunakan Ojol di Malam Hari

Transportasi online ataupun ojek online (ojol) menjadi salah satu pilihan ketika harus pulang sendirian pada malam hari.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Peringkat Tim Indonesia Turun Drastis, Malaysia Raih Emas Perdana

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Peringkat Tim Indonesia Turun Drastis, Malaysia Raih Emas Perdana

Klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 00.00 WIB, di mana Tim Indonesia turun peringkat. Sedangkan Malaysia menyalip tim Merah Putih karena baru saja meraih emas perdana.
Global Innovation and Future Technology Summit 2026 Dorong Inovasi Universitas Gadjah Mada Masuk ke Pasar Industri

Global Innovation and Future Technology Summit 2026 Dorong Inovasi Universitas Gadjah Mada Masuk ke Pasar Industri

Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mempertemukan akademisi, peneliti, industri, investor, pelaku bisnis, dan mitra strategis melalui GIFTS 2026, 21-22 Oktober
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 23 September: Ada Bulu Tangkis Indonesia di Semifinal Hingga Angkat Besi Tampil

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 23 September: Ada Bulu Tangkis Indonesia di Semifinal Hingga Angkat Besi Tampil

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (23/9/2026). Sejumlah atlet Indonesia dari berbagai cabang olahraga (cabor) akan beraksi, salah satunya bulu tangkis hingga angkat besi.
Selengkapnya

Viral