News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langkah Hukum Mengintai Amien Rais, Arus Bawah Prabowo: Pernyataan Halu Dipaksa Jadi Fakta

Hukum mengintai Amien Rais. Pasalnya, Arus Bawah Prabowo (ABP) memastikan tengah mengkaji langkah hukum yang akan ditempuh, buntut dari pernyataan Amien Rais
Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:34 WIB
Hukum Mengintai Amien Rais, Arus Bawah Prabowo: Pernyataan Halu Dipaksa Jadi Fakta
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah hukum mengintai Amien Rais. Pasalnya, Arus Bawah Prabowo (ABP) memastikan tengah mengkaji langkah hukum yang akan ditempuh, buntut dari pernyataan Amien Rais soal dugaan fitnah ke Prabowo dan Teddy.

Hal ini diungkapkan Ketua DPP ABP, Supriyanto kepada awak media, dan ia juga menilai bahwa "Pernyataan tersebut lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supriyanto menilai pernyataan Amien Rais sudah tidak lagi dapat dianggap sebagai kritik politik.

Supriyanto beranggapan bahwa isi video tersebut telah masuk dalam kategori narasi fitnah.

Bahkan kata dia, kritik dalam sistem demokrasi merupakan hal yang wajar dan bahkan diperlukan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kritik harus disampaikan dengan data dan argumentasi yang jelas.

Ia menyebut kritik disampaikan bukan melalui asumsi liar, gosip, atau insiasi yang berpotensi merusak reputasi seseorang.

ABP menilai pernyataan video Amin Rais telah menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini disampaikan Supriyanto dalam pernyaatannya, Sabtu (2/5/2026).

"Narasi semacam itu berpotensi memicu kegaduhan publik serta mengganggu stabilitas politik," jelas Supriyanto dalam pernyaatannya, Sabtu(2/5/2026).

Supriyanto menilai pernyataan Amien Rais semakin ekstrem dan tidak lagi berpijak pada rasionalitas.

Senada dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), bahwa video yang diunggah Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto merupakan hoaks.

Komdigi juga mengungkap telah mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dalam siaran pers pada Jumat (1/5/2026).

Meutya Hafid menyebut bahwa video yang diunggah Amien Rais merupakan bentuk pembunuhan karakter. 

"Kementerian Komunikasi dan mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, Digital (Komdigi) telah pembunuhan karakter dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat," ujar Meutya dalam keterangan resmi di Instagram @kemkomdigi, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Meutya Hafid, narasi yang dibangun Amien Rais dalam videonya mengandung unsur ujaran kebencian dan berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian. Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," katanya.

"Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan bukan ruang memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia manapun," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, pemerintah akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Secara tegas, Meutya menyampaikan bahwa semua pihak yang membuat maupun menyebarluaskan video tersebut secara sadar dinilai telah melanggar hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Komdigi akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Siapapun yang membuat dan ikut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2)," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Justru Bukan Megawati Hangestri, Ini Pevoli Asing yang Ramai Diperbincangkan di Korea

Justru Bukan Megawati Hangestri, Ini Pevoli Asing yang Ramai Diperbincangkan di Korea

Nama bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuat ke permukaan dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta voli Negeri Ginseng ...
AHY Minta Kader Turun ke Masyarakat Sejak Dini Sebelum Pemilu

AHY Minta Kader Turun ke Masyarakat Sejak Dini Sebelum Pemilu

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kader bergerak sejak dini ke masyarakat untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu). Tujuan politik
TRENDING: Kiper Terbaik Eredivisie Eligible Bela Timnas Indonesia, Pratama Arhan 'Pamer' Pacar Baru, Gelandang Jerman Mulai Luluh

TRENDING: Kiper Terbaik Eredivisie Eligible Bela Timnas Indonesia, Pratama Arhan 'Pamer' Pacar Baru, Gelandang Jerman Mulai Luluh

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung jadi perbincangan publik. Mulai soal pemain keturunan hingga bintang Timnas Indonesia.
Hasil Piala Thomas dan Uber 2026: Rachel/Febi Takluk Dua Gim Langsung, Langkah Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Hasil Piala Thomas dan Uber 2026: Rachel/Febi Takluk Dua Gim Langsung, Langkah Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Hasil Piala Thomas dan Uber 2026 yang mempertemukan ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menghadapi Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong.
Rekap Hasil UFC Perth: Carlos Prates Bantai Jack Della Maddalena Lewat TKO di Ronde Ketiga

Rekap Hasil UFC Perth: Carlos Prates Bantai Jack Della Maddalena Lewat TKO di Ronde Ketiga

Hasil UFC Perth, di mana Jack Della Maddalena kembali dipermalukan usai kalah TKO dari Carlos Prates.
4 Pemain yang Bisa Jadi Alternatif Timnas Indonesia usai Dean Zandbergen Tunda Proses Naturalisasi, Nomor 2 Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa

4 Pemain yang Bisa Jadi Alternatif Timnas Indonesia usai Dean Zandbergen Tunda Proses Naturalisasi, Nomor 2 Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa

Sebanyak empat penyerang ini bisa jadi alternatif bagi PSSI untuk membela Timnas Indonesia setelah Dean Zandbergen menunda proses naturalisasi sementara waktu.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tiba-tiba bertemu dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong jelang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Ada pembahasan Timnas Indonesia vs Belanda?
Selengkapnya

Viral