BNPP Sebut Pengelolaan Perbatasan Harus Memikirkan Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat
- BNPP
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman menegaskan pengelolaan kawasan perbatasan harus dilakukan dengan memikirkan kesejahteraan masyarakat.
Kawasan perbatasan bukan hanya dipikirkan tentang keamanannya, tapi lebih luas dari itu.
"Di Amerika Serikat dan Meksiko, perbatasan dibangun dalam bentuk tembok karena tingginya ancaman people smuggling dan narkotika. Sementara di perbatasan Malaysia-Thailand digunakan pagar beton setengah dengan kawat berduri," kata Makhruzi, Jumat (1/5/2026).
Meski demikian, ia mengatakan kondisi perbatasan setiap negara berbeda. Di sekitar Indonesia, menurutnya penting untuk juga memikirkan karakter sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatnya.
Ia mencontohkan di perbatasan dengan Malaysia, hubungan ekonomi kedua negara cukup kuat sehingga bisa membantu masyarakat sekitarnya.
"Masih banyak saudara-saudara kita yang sangat bergantung pada aktivitas lintas batas untuk memenuhi kebutuhan pangan," kata dia.
Makhruzi menegaskan, kebijakan terkait kawasan perbatasan harus mempertimbangkan hal-hal semacam ini.
Lebih lanjut, ia kemudian menjelaskan soal masalah-masalah yang dihadapi kawasan perbatasan, antara lain pergerakan manusia dan barang serta infrastruktur yang terbatas.
Ia menjelaskan, kawasan perbatasan masih terkendala infrastruktur dasar seperti jalan penghubung antarwilayah.
“Ada jalan sabuk yang sudah dibangun pemerintah, tetapi belum sepenuhnya tersambung antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” ujar dia.
Makhruzi menambahkan, masalah lain yang dihadapi kawasan perbatasan adalah ancaman kejahatan lintas negara, antara lain peredaran narkotika hingga penyelendupan senjata.
Dirinya pun mengungkapkan, pengelolaan perbatasan memiliki dua urgensi yakni keamanan dan kemakmuran.
Misalnya pada sisi keamanan, BNPP memprioritaskan penyeberangan ilegal dan penyelundupan.
Sementara itu, dari sisi kesejahteraan, BNPP berupaya mendorong kemajuan masyarakat.
“Pembangunan Indonesia harus dimulai dari pinggiran. Wilayah perbatasan adalah wajah terdepan negara yang harus kita perkuat,” katanya menegaskan. (iwh)
Load more