News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didesak Tutup Ponpes Ndholo Kusumo di Pati Karena Kasus Pencabulan 50 Santriwati, Kemenag: Tunggu Rekomendasi

Mencuat desakan ke Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera tutup Ponpes  Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, karena kasus pencabulan 50 santriwati,
Senin, 4 Mei 2026 - 20:45 WIB
Ilustrasi pencabulan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat desakan ke Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera tutup Ponpes  Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, karena kasus pencabulan 50 santriwati, yang dilakukan Pengasuh Ponpes, Kiai AS.

Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said  jelaskan, "Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama sedang menunggu rekomendasi dari Kemenag Pati. Karena memang jenjangnya seperti itu, dari Kemenag kabupaten, lalu kemudian naik ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lalu nanti masuk ke kami di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, dalam hal ini Direktorat Pesantren, berdasarkan proses itu lalu kemudian kami mengeluarkan surat keputusan pencabutan pesantren itu," jelas Said.

Selain itu, Said mengatakan bahwa pihaknya juga telah meminta kepada Kanwil Kemenag Pati agar menjamin pendidikan para santri tetap berlanjut.

"Mereka tidak boleh putus sekolah, maka Kemenag Kabupaten Pati juga sedang kami minta untuk segera melakukan komunikasi ke satuan-satuan pendidikan formal di mana anak bersangkutan itu kira-kira belajar sebelumnya," ujarnya.

"Kalau misalnya di satuan formalnya di Aliyah di pesantren itu, maka tentu nanti kita akan carikan madrasah Aliyah untuk menampung mereka, atau kemudian ada pesantren di sekitarnya yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya, nanti kita akan carikan skemanya," beber Said.

Said menegaskan, Kemenag tidak ingin anak-anak di Ponpes tersebut putus sekolah hanya karena kasus ini. 

"Kementerian Agama berharap (pelaku pencabulan) agar benar-benar kemudian diproses sesuai hukum yang berlaku karena tidak bisa lagi menjadi teladan bagi anak-anak kita," tegasnya.

Untuk saat ini, Said mengatakan bahwa Kemenag telah meminta agar kegiatan yang ada di Ponpes tersebut dihentikan dulu untuk sementara waktu hingga kasus ini selesai.

"Beberapa hari lalu kami dari Kementerian Agama membuat surat kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, lalu kemudian nanti ditembuskan kepada Kemenag Kabupaten Pati agar melakukan penghentian sementara penerimaan santri baru."

"Supaya biar clear dulu masalahnya, kemudian kalau sudah selesai lalu kemudian bisa kita lanjutkan," tegas Said.

Said sebelumnya juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kasus dugaan pencabulan di Ponpes tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memohon maaf yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia, utamanya keluarga besar pesantren, secara lebih khusus lagi kepada Ananda Korban lalu kemudian beserta keluarganya dan masyarakat Pati," bebernya.

"Karena di tengah-tengah ikhtiar Kementerian Agama bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya bersama dengan KPPA, lalu kemudian KPAI, termasuk kemudian UNICEF, dan Kementerian Kesehatan, tapi ternyata kemudian kita kebobolan lagi," pungkasnya. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Begal Kurir Paket di Bandung Sudah Ditangkap, Korban Sempat Diancam dengan Pisau Lipat

Dua Begal Kurir Paket di Bandung Sudah Ditangkap, Korban Sempat Diancam dengan Pisau Lipat

Jajaran Polrestabes Bandung berhasil membekuk dua dari empat anggota komplotan begal yang menyasar seorang kurir paket di kawasan Astanaanyar. 
Belajar dari Polemik Sertifikat dr Richard Lee, Baca Doa Penguat Iman Agar Para Mualaf Mendapat Petunjuk

Belajar dari Polemik Sertifikat dr Richard Lee, Baca Doa Penguat Iman Agar Para Mualaf Mendapat Petunjuk

Setelah setahun jadi mualaf, kini sertifikat dr Richard Lee menjadi polemik usai resmi dicabut oleh Hanny Kristianto. Amalkan doa penguat iman ini bagi Mualaf
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Untung Besar gara-gara Keputusan FIFA, Skuad John Herdman Siap Cetak Sejarah

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Untung Besar gara-gara Keputusan FIFA, Skuad John Herdman Siap Cetak Sejarah

Media Vietnam menyoroti keuntungan besar yang dimiliki oleh Timnas Indonesia berkat keputusan FIFA. Siapa sangka, skuad John Herdman bisa cetak sejarah baru.
Pelumas dari Minyak Nabati Kian Dilirik, Bisakah Gantikan Oli Berbasis Minyak Bumi?

Pelumas dari Minyak Nabati Kian Dilirik, Bisakah Gantikan Oli Berbasis Minyak Bumi?

Selama puluhan tahun, pelumas berbasis minyak bumi mendominasi pasar global. Namun, di tengah meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan, para peneliti berlomba
KAI Pastikan Terus Beri Pendampingan Korban Tragedi Kereta Bekasi: 84 Orang Pulang, 17 Masih Dirawat

KAI Pastikan Terus Beri Pendampingan Korban Tragedi Kereta Bekasi: 84 Orang Pulang, 17 Masih Dirawat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan informasi terbaru mengenai kondisi para korban pasca-insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. 
Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Meski ketinggian banjir di area Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, telah mencapai 125 cm pada Senin (4/5) malam, warga masih memilih bertahan di rumah. 

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral