News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hemat Rp137 Triliun, Bahlil Janjikan Proyek CNG Serap Tenaga Lokal dan Tekan Harga Energi Rakyat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, transisi energi dari LPG ke Compressed Natural Gas (CNG) tak hanya berorientasi pada
Selasa, 5 Mei 2026 - 17:21 WIB
Hemat Rp137 Triliun, Bahlil Janjikan Proyek CNG Serap Tenaga Lokal dan Tekan Harga Energi Rakyat
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, transisi energi dari LPG ke Compressed Natural Gas (CNG) tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga akan membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal sekaligus menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026), Bahlil menegaskan bahwa penggunaan CNG akan melibatkan masyarakat dalam rantai industrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pasti dong (pakai tenaga lokal). Dengan kita memakai CNG, insyaallah kalau teknologinya sudah ada, itu mampu kita melakukan efisiensi devisa kita kurang lebih sekitar Rp130 triliun sampai Rp137 triliun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, efisiensi tersebut berasal dari berkurangnya ketergantungan impor energi, yang selama ini menjadi beban besar bagi keuangan negara.

Selain itu, harga CNG yang lebih murah diyakini akan berdampak langsung pada pengurangan subsidi atau bahkan menurunkan beban pengeluaran masyarakat.

“Dan kalau itu lebih murah, itu akan mengurangi subsidi kita. Atau kalau kita mau membantu rakyat lagi, kita akan mengurangi beban rakyat dalam kontes pembelian,” kata Bahlil.

Saat ini, harga LPG di tingkat masyarakat dinilai masih bervariasi dan cenderung memberatkan, terutama untuk tabung kecil yang banyak digunakan rumah tangga.

“Sekarang kan pertabung itu untuk LPG kan ada di Rp18.000, Rp19.000, Rp20.000, bahkan ada yang lebih,” ungkapnya.

Bahlil juga menyinggung pengalaman kebijakan energi pada awal 2025 yang sempat menuai polemik di publik. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah saat itu adalah memastikan subsidi tepat sasaran tanpa membebani masyarakat.

“Itulah kemudian di bulan Januari, Februari 2025, saya kan sempat dijadikan sebagai rujuk waktu itu. Dan teman-teman media juga kan ikut memberitakan itu,” ujarnya.

“Padahal waktu itu awal tujuan saya, bagaimana subsidi tetap sesarang. Bagaimana hak-hak rakyat itu diberikan, jangan subsidi tepat sasaran. Nah tujuannya itu, salah satu dari antaranya harganya jangan naik,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belajar dari pengalaman tersebut, pemerintah kini menyiapkan pendekatan baru yang lebih inovatif dengan memanfaatkan sumber energi domestik sebagai solusi jangka panjang.

“Tapi waktu itu ya udahlah, itu pengalaman 2025 di awal kan. Tapi 2026 saya pikir kita harus inovatif, kita mencari alternatif-alternatif yang semua sumber energinya ada di negara kita,” tegas Bahlil. (agr/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fenomena Pod Getar: Modus Baru Peradaran Narkoba di Indonesia, Jadi Sorotan BNN dan DPR

Fenomena Pod Getar: Modus Baru Peradaran Narkoba di Indonesia, Jadi Sorotan BNN dan DPR

Pod Getar, nama itu digunakan sebagian warga Indonesia khususnya Medan sebagai nama vape mengandung narkotika. Bahkan, fenomena Pod Getar menjadi pembicaraan
Media Vietnam Remehkan Skuad Garuda, Sebut Timnas Indonesia U-17 Bakal Jadi Bulan-bulanan Tiongkok

Media Vietnam Remehkan Skuad Garuda, Sebut Timnas Indonesia U-17 Bakal Jadi Bulan-bulanan Tiongkok

Media Vietnam Soha meremehkan kemampuan Timnas Indonesia U-17. Berdasarkan hasil undian Piala Asia U-17 2026, Skuad Garuda Muda terjebak di "grup maut" bersama
Prabowo Tolak Wacana Kementerian Keamanan, Tubuh Polri Tetap di Bawah Presiden

Prabowo Tolak Wacana Kementerian Keamanan, Tubuh Polri Tetap di Bawah Presiden

Keputusan Presiden menolak wacana Kementerian Keamanan sekaligus menegaskan arah politik hukum pemerintah yang tetap mempertahankan independensi struktural Polri.
Mandor Proyek Keringat Dingin, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tahu Teknis Bangunan saat Tinjau Sekolah Rakyat

Mandor Proyek Keringat Dingin, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tahu Teknis Bangunan saat Tinjau Sekolah Rakyat

Media sosial tengah dihebohkan dengan aksi "sat-set" Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek Sekolah Rakyat di
Kasus Kekerasan Seksual Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, DPR Singgung Pengawasan Kemenag

Kasus Kekerasan Seksual Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, DPR Singgung Pengawasan Kemenag

Dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah menuai kecaman.
PMB BSI 2026 Gelombang 3 Resmi Dibuka, Jadi Solusi Kuliah Fleksibel dan Pas untuk Upgrade Karir

PMB BSI 2026 Gelombang 3 Resmi Dibuka, Jadi Solusi Kuliah Fleksibel dan Pas untuk Upgrade Karir

Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026, khususnya GELOMBANG 3 yang telah resmi dibuka.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Tampil tajam dan jadi top skor pemain lokal di kasta kedua, winger lincah Bekasi City ini layak jadi opsi buat dibawa ke Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral