News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Penipuan Digital: Dari Transaksi Sehari-hari hingga Modus Baru yang Kian Beragam

Penipuan digital makin marak di tengah transaksi online, kenali modus seperti phishing hingga QRIS palsu agar terhindar dari kerugian.
Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIB
Waspada Penipuan Digital: Dari Transaksi Sehari-hari hingga Modus Baru yang Kian Beragam
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Transaksi digital kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Mulai dari belanja online, pembayaran tagihan, hingga transfer uang, semuanya dapat dilakukan dengan cepat dan praktis melalui perangkat digital.

Namun, di balik kemudahan tersebut, ancaman penipuan digital justru semakin meningkat. Aktivitas transaksi digital yang tinggi membuka celah bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus penipuan yang semakin canggih dan sulit dikenali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya laporan kerugian akibat penipuan digital di Indonesia sepanjang 2026 yang mencapai triliunan rupiah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan transaksi digital belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi keamanan siber yang memadai.

Berbagai aktivitas digital sehari-hari, seperti membuka tautan, mengunduh aplikasi, hingga menerima telepon dari nomor tidak dikenal, kini berpotensi menjadi pintu masuk penipuan digital. Bahkan, banyak korban tidak menyadari bahwa mereka sedang menjadi target kejahatan.

Motif utama penipuan digital pun relatif seragam, yakni keuntungan finansial ilegal serta pencurian data pribadi. Dengan memanfaatkan kelengahan pengguna, pelaku dapat mengakses informasi sensitif hingga menguras saldo rekening korban.

Modus Penipuan Digital yang Marak di 2026

Perkembangan teknologi turut mendorong munculnya berbagai modus penipuan digital yang semakin beragam. Berikut beberapa di antaranya:

1. Phishing dan Vishing
Penipu menyamar sebagai pihak resmi seperti bank atau lembaga tertentu melalui email, pesan, atau telepon. Mereka mengarahkan korban untuk memberikan data penting seperti password atau kode OTP.

2. Penipuan Lowongan Kerja
Modus ini menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi dan syarat mudah. Korban biasanya diminta membayar biaya administrasi atau pelatihan sebelum pelaku menghilang.

3. Social Engineering dan Penawaran Palsu
Mulai dari undian berhadiah palsu, toko online fiktif, hingga QRIS palsu yang ditempel di tempat umum untuk mengalihkan pembayaran.

4. Love Scamming
Pelaku membangun hubungan emosional dengan korban melalui media sosial, lalu meminta uang dengan berbagai alasan.

5. Aplikasi atau File Berbahaya
File APK yang dikirim melalui pesan instan dapat mencuri data pribadi, termasuk akses ke aplikasi perbankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor Penyebab Penipuan Digital Meningkat

Maraknya penipuan digital tidak lepas dari beberapa faktor utama, antara lain:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral