News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Minta Kasus Pembunuhan Keluarga Syahroni di Indramayu Harus Terbuka, Soroti Keanehan Terdakwa

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melihat kejanggalan pengakuan terdakwa, Ririn Rifanto ungkap pelaku lain kasus pembunuhan keluarga Syahroni di Indramayu.
Rabu, 6 Mei 2026 - 08:32 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kembali mengawal kasus pembunuhan keluarga Haji Syahroni di Indramayu. Perhatiannya menyikapi video viral seorang terdakwa, Ririn Rifanto sesuai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu.

Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya. Ia menginginkan kasus pembunuhan Haji Syahroni dan keluarga harus terbuka secara terang-terangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menegaskan, keadilan sangat penting dalam pengungkapan kasus ini. Sebab, Haji Syahroni dan empat anggota keluarga ditemukan tewas terkubur dalam satu gundukan di belakang rumahnya di Paoman, Indramayu pada akhir Agustus 2025.

"Kasus pembunuhan keluarga Syahroni di Indramayu harus terbuka seterang-terangnya demi keadilan," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Rabu (6/5/2026).

Kenapa Dedi Mulyadi Kawal Kasus Pembunuhan Keluarga Syahroni?

Warga Kelurahan Paoman, Indramayu lihat kondisi rumah keluarga Haji Sahroni
Warga Kelurahan Paoman, Indramayu lihat kondisi rumah keluarga Haji Sahroni
Sumber :
  • tvOneNews

Dedi Mulyadi menjelaskan alasan dirinya mengawal kasus ini secara intens. Menurutnya, pembunuhan ini sangat tragis karena seluruh jasad korban ditemukan dalam satu liang di area rumahnya.

Selain itu, kasus ini juga sudah terjadi sejak pertengahan 2025. KDM melihat masih belum banyak kotak pandora misteri pelaku pembunuhan Haji Syahroni dan empat anggota keluarganya.

Mantan Bupati Purwakarta ini menganggap masih banyak kebenaran yang belum terungkap dari hasil persidangan di PN Indramayu. Ia meminta hal ini harus dibuka karena akan memunculkan banyak fakta terbaru.

"Saya sampaikan bahwa kenapa sangat intens menangani dan memahami masalah yang terjadi dalam kasus pembunuhan keluarga Syahroni di Indramayu. Ini menyangkut fakta-fakta kebenaran yang harus diungkap secara komperhensif dan menyeluruh," terangnya.

Ia juga menyoroti pengakuan dari Ririn Rifanto, salah satu terdakwa dalam kasus ini. Pasalnya sosok Ririn riringkus berdasarkan hasil dari temuan sejak awal kasus pembunuhan Haji Syahroni.

Belakangan ini, Ririn memenuhi panggilan sidang lanjutan kasus tersebut di PN Indramayu. Seusai itu, ia terekam memberontak di ruang sidang.

Ririn mengaku kakinya dipatahkan dengan tujuan mengakui kesalahannya. Kemudian, ia pun dipaksa oleh petugas untuk dibawa ke mobil tahanan karena tidak diizinkan berbicara di depan kamera.

Di momen inilah, terdakwa semakin memberontak dan menepis dakwaan yang menyasar kepadanya. Ia membantah bukan sebagai pelaku pembunuhan keluarga Syahroni di Indramayu.

Ririn mengungkap ada empat nama lain diduga sebagai pelaku pembunuhan di Indramayu ini. Beberapa di antaranya berinisial AY, H, Y, dan J.

KDM melihat ada kejanggalan dari pernyataan Ririn. Ia berpendapat ada dua hal berbeda dalam menyikapi hal tersebut.

Untuk itu, Gubernur Jabar ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik. Kejanggalan ini akan semakin terurai siapa pelaku sebenarnya.

"Apa yang diucapkan terdakwa, Ririn, memiliki dua implikasi yang kita urai secara detail sehingga nanti ada kesimpulan fakta hukum sebagai kewenangan penyidik," terangnya.

KDM Bandingkan Pernyataan Terdakwa dari Ucapan Keluarga Aman Yani

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bertemu dengan pihak keluarga Aman Yani, sosok yang disebut terdakwa menjadi pelaku kasus pembunuhan Haji Syahroni sekeluarga di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bertemu dengan pihak keluarga Aman Yani, sosok yang disebut terdakwa menjadi pelaku kasus pembunuhan Haji Syahroni sekeluarga di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kejanggalan pernyataan itu semakin kuat setelah Dedi Mulyadi mengundang pihak keluarga Aman Yani, sosok yang disebut Ririn diduga sebagai pelaku dan otak pembunuhan ini.

Adik Aman Yani mengungkapkan sang kakak sudah menghilang sejak awal Januari 2016. Selain itu, kedatangan Ririn ke kediaman keluarga Aman juga menjadi pemicu berbagai kejanggalan kasus ini.

Adik Aman Yani menambahkan, Ririn merupakan keponakan dari mantan istri Aman. Terdakwa kerap mendatangi rumah keluarga Aman untuk mendesak penandatanganan terkait uang pensiun dini Aman.

Menyikapi hal ini, KDM menginginkan polisi menemukan Aman Yani. Ia kurang percaya beberapa pelaku yang disebut terdakwa bersifat nyata atau kebohongan.

"Fokusnya adalah apakah Aman Yani yang disebut itu, pertama sesuai ngak dengan ucapan dari terdakwa Ririn, bahwa dia adalah pelaku menurut terdakwa seusai persidangan, atau juga dia adalah korban," paparnya.

Maka itu, berbagai fakta harus segera terungkap. Ia mempercayai Polres Indramayu mampu menuntaskan polemik ini.

"Kami tidak tahu, yang jelas itu harus diungkap berdasarkan fakta-fakta dan saya meyakini Polres Indramayu dan jajaran agar menuntaskan ini secara terbuka demi keadilan," bebernya.

Ia menegaskan, kasus ini harus mendapat atensi dari publik. KDM juga mengingatkan sistemnya harus

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan lupa sidang di pengadilan disiarkan secara terbuka, sehingga masyarakat luas bisa memahami karena menurut saya kasus pembunuhan ini sangat sadis," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono pada Kamis (25/6/2026).
Panglima TNI Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang, Teladani Semangat Juang dan Nilai-Nilai Kepemimpinan

Panglima TNI Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang, Teladani Semangat Juang dan Nilai-Nilai Kepemimpinan

Berkaca pada sejarah, Panglima TNI menyimak berbagai koleksi dan dokumentasi sejarah mengenai seluruh perjuangan Pangeran Diponegoro dan Jenderal Besar Sudirman.
10 Weton yang Diramal Menjemput Keberuntungan Hidup pada 26 Juni 2026

10 Weton yang Diramal Menjemput Keberuntungan Hidup pada 26 Juni 2026

Berikut sepuluh weton yang diramal akan diselimuti kebahagiaan dan kelancaran hidup sepanjang hari ini.
Kondisi Finansial Zodiak 26 Juni 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 26 Juni 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 26 Juni 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Menelisik Keinginan Benjamin Netanyahu Bersikeras Ciptakan Israel Raya, Dampaknya bakal Banyak Konflik?

Menelisik Keinginan Benjamin Netanyahu Bersikeras Ciptakan Israel Raya, Dampaknya bakal Banyak Konflik?

Analis Timur Tengah, Hasibullah Satrawi berbicara konsep Israel Raya (Greater) Israel kembali digaungkan PM Benjamin Netanyahu di tengah perdamaian AS-Iran.

Trending

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono pada Kamis (25/6/2026).
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat Tegaskan Perlindungan Keanekaragaman Hayati Penting Demi Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat Tegaskan Perlindungan Keanekaragaman Hayati Penting Demi Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi di Indonesia harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Selengkapnya

Viral