News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi Percepatan Reformasi Polri Ungkap Alasan Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian

KPRP mengungkap alasan tidak mengusulkan institusi Polri di bawah kementerian kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Anggota KPRP Mahfud MD.
Rabu, 6 Mei 2026 - 20:14 WIB
Anggota KPRP, Mahfud MD
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) mengungkap alasan tidak mengusulkan institusi Polri di bawah kementerian kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Anggota KPRP, Mahfud MD, saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

“Soal apakah Polri itu bisa diletakkan sebagai counterpart atau di bawah kementerian itu memang kami dari Komisi Reformasi tidak mengusulkan,” kata Mahfud, kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Mahfud menerangkan, hal ini telah mendapat banyak masukan dari masyarakat hingga didapat sebuah kesimpulan bahwa Polri memang langsung ke presiden.

“Artinya Komisi Reformasi berdebat lama, masyarakat juga menyampaikan masukan, lalu didiskusikan, pada kesimpulannya itu kita tidak memasukan itu sebagai usul karena kita menganggap Polri langsung ke Presiden itu secara politis dan karena produk reformasi," jelas Mahfud.

Sementara itu, Mahfud menilai jika Polri diletakkan di bawah kementerian yang banyak orang partainya, maka rawan dipolitisir.

“Karena kalau diletakkan di bawah kementerian biasanya menteri ini kan dalam sistem politik kita itu kan didudukin oleh orang-orang partai, sehingga nanti malah dipolitisir lagi. Lebih baik ke presiden aja langsung,” jelas Mahfud.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan dalam arah reformasi kepolisian, bahwa posisi Polri dipastikan tidak akan diubah dan tetap berada langsung di bawah kendali presiden, menutup wacana pembentukan kementerian khusus keamanan.

Keputusan ini menjadi salah satu poin penting yang disepakati setelah Komiso Percepatan Reformasi Polri menyerahkan laporan lengkap kepada Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Yusril Ihza Mahendra menegaskan, bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan telah diterima dan disetujui oleh Presiden, termasuk opsi-opsi kebijakan yang sebelumnya sempat menjadi bahan perdebatan.

“Kita sudah melaporkan hasil kerja dari Komite Percepatan Reformasi Polri kepada Pak Presiden dan Bapak Presiden menerima baik laporan hasil kerja dari Komite dan seluruh yang disampaikan itu telah disepakati oleh Bapak Presiden terhadap hal yang alternatif tadi,” ujar Yusril.

Salah satu isu paling krusial dalam pembahasan adalah posisi kelembagaan Polri. Sejumlah opsi sempat mengemuka, termasuk kemungkinan menempatkan Polri di bawah kementerian. Namun, Presiden memilih mempertahankan struktur yang ada.

“Bahwa mengenai kedudukan Polri tetap seperti sekarang. Polri langsung berada di bawah Presiden dan tidak dibentuk Kementerian Keamanan atau Kementerian Kepolisian atau meletakkan kepolisian di bawah kementerian yang ada sekarang, tapi Polri tetap langsung berada di bawah Presiden,” jelasnya.

Keputusan ini sekaligus menegaskan arah politik hukum pemerintah yang tetap mempertahankan independensi struktural Polri di luar kendali kementerian.

Selain itu, mekanisme pengangkatan Kapolri juga dipastikan tidak berubah. Presiden tetap akan mengajukan satu nama calon kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan sebelum resmi dilantik.

“Pak Presiden sudah memilih bahwa beliau tetap akan mengikuti apa yang berlaku sekarang yaitu beliau akan mengajukan calon Kapolri itu kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan, baru kemudian beliau akan mengangkat calon yang diajukan itu sebagai Kapolri,” kata Yusril.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan kesiapan institusinya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi reformasi yang telah disepakati bersama pemerintah.

“Polri pada prinsipnya segera menindaklanjuti terkait dengan usulan-usulan yang memang kami rasa ini akan terus membuat institusi Polri ini menjadi lebih baik,” tegas dia. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar FGD Penguatan SJSN, BPJS Ketenagakerjaan dan DJSN Kolaborasi untuk Lindungi Pekerja Rentan

Gelar FGD Penguatan SJSN, BPJS Ketenagakerjaan dan DJSN Kolaborasi untuk Lindungi Pekerja Rentan

BPJS Ketenagakerjaan menilai penguatan PBI jaminan sosial ketenagakerjaan membutuhkan sinergi lintas pihak, baik dari sisi regulasi, data, maupun pembiayaan.
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Joan Henri menyatakan bahwa ada beberapa kader partai di Papua  pindah ke PSI.
Target Besar Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Kota Tidore Beres Tahun ini

Target Besar Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Kota Tidore Beres Tahun ini

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos manergetkan perbaikan jalan provinsi yang rusak di jalur Payahe-Dahepodo di Kota Tidore rampung pada 2027.
Sherly Tjoanda Bikin Bangga Warga Maluku Utara, Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Nasional Tembus 19,64 Persen

Sherly Tjoanda Bikin Bangga Warga Maluku Utara, Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Nasional Tembus 19,64 Persen

Sherly Tjoanda bikin bangga warga Maluku Utara usai provinsinya mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi nasional sebesar 19,64 persen.
KAI Masih Lakukan Pembiayaan Korban Luka Tragedi Maut Kecelakaan Kereta di Bekasi

KAI Masih Lakukan Pembiayaan Korban Luka Tragedi Maut Kecelakaan Kereta di Bekasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan menerima klaim atau reimbursement biaya pengobatan mandiri korban luka tragedi maut tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda terheran-heran ketika melihat langsung porsi makan yang diberikan untuk murid Sekolah Rakyat. Gubernur Malut beri saran untuk makanan murid.
Selengkapnya

Viral