GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah

Wamendagri menyampaikan bahwa hambatan menghadapi perubahan iklim bukan pada regulasi, tetapi justru terletak pada pelaksanaan atau implementasi di lapangan.
Rabu, 6 Mei 2026 - 20:27 WIB
Wamendagri Bima Arya dalam Dialog Kebijakan Nasional dan Lokakarya Social Inclusion and Resilience in Asia (SIRA).
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai tantangan utama dalam menghadapi perubahan iklim dan mendorong pembangunan inklusif di daerah kini tidak lagi pada aspek regulasi atau komitmen kebijakan.

Menurutnya, hambatan terbesar justru terletak pada pelaksanaan atau implementasi di lapangan serta penguatan tata kelola pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, Indonesia sebenarnya telah memiliki berbagai kerangka kebijakan, regulasi, dan komitmen internasional yang kuat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk target net zero emission (NZE).

Namun, berbagai instrumen tersebut belum sepenuhnya diterapkan secara efektif hingga tingkat daerah.

“Jadi eksekusi-eksekusi ini tantangan berat kita dan pemerintah daerah itu kuncinya," ucap Bima saat menyampaikan keynote speech dalam Dialog Kebijakan Nasional dan Lokakarya Social Inclusion and Resilience in Asia (SIRA) di Grand Mercure Kemayoran, Rabu (6/5/2026).

Bima menambahkan, meskipun sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perbaikan, masih terdapat kesenjangan antara data dan kondisi nyata di lapangan. 

Ia menilai hal ini dipicu oleh lemahnya integrasi data, koordinasi lintas sektor yang belum optimal, serta kurangnya perhatian terhadap kelompok rentan dalam perencanaan dan implementasi kebijakan.

“Jadi urgensi sering berhenti hanya pada tataran pelatihan, dokumen-dokumen, atau sebenarnya formalitas di anggaran,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa perspektif gender, inklusivitas, dan disabilitas tidak boleh diposisikan sebagai program tambahan.

Menurutnya, pendekatan tersebut harus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan agar seluruh kelompok masyarakat mendapat akses dan manfaat pembangunan secara setara.

“Ini adalah soal siapa yang mendapatkan akses, siapa saja yang terlibat, siapa yang kemudian menikmati manfaat. Ini adalah cara pikir untuk mengeluarkan kebijakan dan pendapatan,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, Bima juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem tata kelola di daerah untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan inklusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai sejumlah daerah telah menunjukkan praktik baik melalui pendekatan terintegrasi, berbasis komunitas, serta penguatan kelembagaan yang melibatkan berbagai pihak.

Ia mencontohkan Yogyakarta yang dinilai unggul dalam integrasi perencanaan dan penguatan kelembagaan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

KSAD Jenderal Maruli Simanjutak jelaskan, bahwa tak ada instruksi pembubaran nonton bareng (Nobar) film Pesta Babi. Bahkan, Maruli menyebutkan pembubaran film
Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

KAI Services meresmikan Workshop Training Center & Simulation di Purwokerto.
Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Crash beruntun yang terjadi di Tikungan 1 Sirkuit barcelona kembali memicu sorotan pada keselamatan MotoGP Catalunya.
Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Carlo Ancelotti bikin kejutan di skuad final Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Neymar kembali dipercaya, tapi Antony, Joao Pedro hingga Richarlison dicoret.
Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda seluruh daerah di Jabar, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melontarkan harapan. Sontak, harapan itu tuai sorotan publik di
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang resmi dilakukan penahanan di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri terkait kasus dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral