Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah
- Puspen Kemendagri
Selain itu, Semarang disebut berhasil menerapkan pendekatan berbasis komunitas, sementara Surabaya dinilai mampu membangun layanan sosial yang terintegrasi. Praktik serupa juga terlihat di Makassar melalui pendekatan berbasis komunitas di tingkat lingkungan.
“Jadi intinya setiap daerah punya kekuatan berbeda-beda, dan itu menjadi inspirasi lokal, yang bisa diduplikasi dan bisa dipelajari. Jadi Bapak-Ibu sekalian, saya kira poin utamanya adalah yang penting itu bukan programnya, tetapi sistemnya,” tandasnya.
Ia berharap pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas kelembagaan, integrasi data, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi masyarakat secara bermakna.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim global. (rpi)
Load more