News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Gercep Bawa Siswi SMKN 2 Garut, Dengan Tegas KDM Ingatkan Oknum Guru BK Soal Ini

Dedi Mulyadi gerak cepat temui para siswi SMKN 2 Garut yang rambutnya dipotong oleh guru BK tanpa persetujuan konseling (BK) sesaat setelah kegiatan olahraga.
Kamis, 7 Mei 2026 - 08:59 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) di Gedung Sate, Kota Bandung
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnnews.com - Dugaan tindakan pemotongan rambut secara paksa terhadap belasan siswi SMKN 2 Garut, memantik reaksi cepat dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kang Dedi Mulyadi alias KDM bahkan turun tangan langsung, dengan menemui orang tua korban di tengah tekanan publik yang menguat di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mencuat setelah video yang memperlihatkan sejumlah siswi memamerkan potongan rambut mereka hingga viral di media sosial. 

Dalam narasi yang beredar, rambut para siswi SMKN 2 Garut tersebut diduga dipotong tanpa persetujuan oleh oknum guru bimbingan konseling (BK), sesaat setelah kegiatan olahraga.

Guru BK di Garut Cukur Rambut Belasan Siswinya
Guru BK di Garut Cukur Rambut Belasan Siswinya
Sumber :
  • Tangkapan layar

Insiden tersebut diketahui terjadi pada Kamis (30/4/2026) di kawasan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Peristiwa ini langsung memantik perdebatan luas soal batasan disiplin di sekolah dan perlindungan hak siswa.

KDM pun memastikan dirinya telah menerima langsung orang tua para siswi, guna menyerap informasi secara utuh terkait kejadian tersebut.

"Siswa yang di Garut yang dipotong oleh guru (Bimbingan Konseling) BK-nya. Kemarin orangtua siswanya sudah ketemu dengan saya," kata Dedi saat ditemui di Kota Bandung, pada Rabu (6/5/2026).

Sebagai langkah awal, Pemprov Jabar memberikan penanganan cepat kepada para korban. 

Mereka difasilitasi untuk merapikan kembali rambut di salon sebagai bentuk pemulihan awal.

"Anak-anaknya sudah merapikan rambutnya di salon, kemarin sudah saya kirim mereka ke salon untuk merapihkan rambutnya," ucapnya.

KDM juga mengungkapkan jumlah korban dalam kasus ini tidak sedikit, yakni mencapai 18 siswi.

"Seluruhnya ada 18 orang," tandasnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam, membuka kembali diskursus lama tentang praktik pendisiplinan di lingkungan pendidikan yang dinilai melampaui batas, sekaligus menuntut adanya evaluasi serius terhadap peran dan pendekatan tenaga pendidik di sekolah.

Para siswi tersebut dipotong rambutnya oleh oknum guru, dengan dalih diwarnai, sementara mereka menggunakan hijab. 

Pengakuan Guru BK

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang guru BK yang potong rambut 18 siswi SMKN 2 Garut
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang guru BK yang potong rambut 18 siswi SMKN 2 Garut
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

KDM pun mendatangkan oknum guru BK dan sejumlah siswi tersebut untuk dimintai keterangannya. 

KDM penasaran apa yang membuat belasan siswi memilih untuk mewarnai rambutnya dan menggunakan make up berlebihan ke sekolah.

"Biar cantik, Pak," jawab salah satu siswi tersebut. 

Adapun sebelumnya Dedi Mulyadi juga bertanya apa alasan guru BK memotong rambut mereka. 

Mulanya KDM mengira anak-anak tersebut sering bolos. Namun, ternyata, guru BK itu punya alasan tersendiri. 

Guru BK itu mengatakan belasan siswi itu tidak sering bolos dan tidak ada masalah apa-apa secara akademis. Hanya saja, menurut dia, penampilan siswi-siswi tersebut dinilai berlebihan.

"Yang meresahkan kami baru-baru ini tentang penampilan siswa. Mereka berkerudung cuma dalam hal badan, kosmetiknya berlebihan," katanya dilansir dari kanal YouTube Lembur Pakuan Channel, Kamis (7/5/2026).

"Keresahan kami tentang penampilan siswi. Anak-anak laki-laki merasa resah karena rambut siswi-siswinya berwarna. Ke luar gerbang dibuka kerudungnya padahal masih pakai seragam. Akumulasi dari sana dari sini," sambungnya. 

Guru BK itu mengatakan dirinya melakukan hal itu karena menyayangi anak-anak didiknya. 

Mendengar jawaban tersebut, KDM punya pandangan tersendiri. Menurutnya, guru BK sebaiknya mengingatkan dan melaporkan kepada orang tuanya terlebih dahulu ketimbang langsung mengambil tindakan seperti di video yang viral itu.

"Penampilan terlalu menor itu wajar. Kan tinggal diingatkan. Biasakan guru untuk memberikan surat kepada orang tuanya minimal, 'Anak ibu bernama ini berpenampilan terlalu menor. Mohon kepada ibu untuk segera datang ke sekolah membicarakannya'," kata KDM. 

Selain itu, Dedi Mulyadi juga turut menyoroti jurusan siswi-siswi SMK tersebut yang ternyata dari jurusan broadcasting yang dikenal ekspresif dan kreatif. 

"Apakah mungkin bahwa karakter itu juga dipengaruhi oleh kejuruan? Misalnya anak ini rambutnya gondrong banget tapi memang dia pelukis. Di salah satu di daerah, ada yang ke sekolahnya pakai sendal jepit, bajunya bebas, anaknya gondrong, merdeka, tapi hasil anak-anaknya orang-orang kreatif," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kecuali anaknya dengan penampilan itu enggak masuk kelas, tidak berprestasi, baru itu yang saya maksud. Ini pendapat. Bisa jadi pendapat saya bertentangan," sambungnya. 

Pada akhirnya, guru BK itu meminta maaf atas perilakunya. Di sisi lain, anak-anak sudah dibawa ke salon agar rambutnya rapi kembali. (cep/nsi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kimi Antonelli Makin Kokoh di Puncak Klasemen Formula 1 2026, Perlebar Jarak dengan George Russell

Kimi Antonelli Makin Kokoh di Puncak Klasemen Formula 1 2026, Perlebar Jarak dengan George Russell

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen Formula 1 2026 setelah mengamankan podium kedua di F1 GP Bahrain 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (4/10/2026).
Mediasi Panitia Maulid Nabi dengan Warga yang Terganggu Suara Petasan: Allah Maha Pemaaf

Mediasi Panitia Maulid Nabi dengan Warga yang Terganggu Suara Petasan: Allah Maha Pemaaf

Salah seorang perwakilan panitia maulid nabi di Pondok Pinang diduga juga pemuka agama meminta kepada korban untuk bertabayun setelah di mediasi oleh lurah.
Wasit Asal Uzbekistan Dikabarkan Pimpin Laga Timnas Indonesia Vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Asal Uzbekistan Dikabarkan Pimpin Laga Timnas Indonesia Vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit asal Uzbekistan, Akhrol Riskulloev, kabarnya telah dipilih untuk memimpin laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Laga ini mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand.
Sarwendah Ungkap Kerap Ajak Anak-anak Bertemu Ruben Onsu, sampai Ditegur Psikolog

Sarwendah Ungkap Kerap Ajak Anak-anak Bertemu Ruben Onsu, sampai Ditegur Psikolog

Sarwendah mengungkap perjuangannya saat berusaha membujuk anak-anaknya agar mau bertemu dengan Ruben Onsu malah berujung ditegur oleh psikolog buah hatinya.
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Di tengah upacara HUT TNI ke-81, Presiden Prabowo melantik enam Pangdam serta resmikan 204 Satuan Baru TNI
Pakem Formasi Hillstate untuk KOVO Cup Bocor? Duet Mega-Jordan Bakal Dibantu Kim Da-in

Pakem Formasi Hillstate untuk KOVO Cup Bocor? Duet Mega-Jordan Bakal Dibantu Kim Da-in

Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson akan menjadi tumpuan serangan Hillstate dibantu setter Kim Da-in di KOVO Cup 2026 setelah tersebar foto uji tanding.

Trending

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera oleh Presiden ini tertuang di Keppres Nomor 87/TK/2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

Berikut 10 link twibbon peringatan HUT TNI ke-81, bagikan ke media sosial untuk ucapan Dirgahayu TNI 2026.
Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari ini 5 Oktober 2026, ada aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa. Mereka disebut BEM Seluruh Indonesia yang berencana mengawal RUU Sisdiknas di Gedung DPR.
John Herdman Lempar Satu Janji kepada Para Suporter Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

John Herdman Lempar Satu Janji kepada Para Suporter Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melemparkan satu janji kepada para suporter jelang duel kontra Thailand. Mereka akan memperebutkan trofi di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Waspada, Terkuak Siasat Licik Sindikat Pencurian Modus Geser Tas, 4 Orang Tak Berkutik

Waspada, Terkuak Siasat Licik Sindikat Pencurian Modus Geser Tas, 4 Orang Tak Berkutik

Pelarian komplotan pencuri spesialis modus "geser tas" lintas daerah akhirnya kandas. 
Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Portugal dan Belanda Menang Lagi, Jerman Masih Terpuruk

Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Portugal dan Belanda Menang Lagi, Jerman Masih Terpuruk

Timnas Portugal kembali menunjukkan kedigdayaan mereka bersama dengan Belanda pada UEFA Nations League 2026-2027. Sedangkan Jerman masih kesulitan untuk menemukan pijakan bersama Jurgen Klopp.
Dede Sunandar Kolaps saat Lawan Vicky Prasetyo Cuma Gimik? Begini Reaksi Bedu

Dede Sunandar Kolaps saat Lawan Vicky Prasetyo Cuma Gimik? Begini Reaksi Bedu

Bedu langsung menepis tuduhan komedian hingga Dede Sunandar yang pingsan dan jatuh disebut hanya gimik karena benar-benar terkena pukulan dari Vicky Prasetyo
Selengkapnya

Viral