News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Ungkap Prabowo Tak Ingin Komite Reformasi Polri Berakhir: Beliau Ingin Diskusi Berlanjut

Mahfud menjelaskan, hingga kini belum ada kepastian mengenai agenda lanjutan yang akan dibahas bersama presiden.
Kamis, 7 Mei 2026 - 09:51 WIB
Anggota KPRP, Mahfud MD
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto disebut masih ingin melanjutkan pembahasan reformasi kepolisian meskipun masa kerja Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) secara resmi telah berakhir.

Hal itu diungkapkan anggota KPRP, Mahfud MD. Menurutnya, Prabowo masih menunjukkan ketertarikan besar terhadap berbagai gagasan pembenahan institusi kepolisian yang telah disusun komisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin kami juga ya selesai, tapi Presiden masih juga, ‘Oh kok sudah mau selesai?’ katanya. ‘Nanti pertemuan lagi ya, kita atur lagi banyak diskusi-diskusi menarik gitu’,” kata Mahfud, Kamis (7/5/2026).

Mahfud menjelaskan, hingga kini belum ada kepastian mengenai agenda lanjutan yang akan dibahas bersama presiden. Ia menyebut pembicaraan selanjutnya berkaitan dengan tindak lanjut rekomendasi reformasi Polri yang sudah disampaikan.

“Kalau ketemu Presiden apa lagi yang harus di-follow up dari ini, apakah perlu kami atau sebagian dari kami untuk menggarap lebih lanjut dan bagaimana mengendalikannya, itu mungkin pada diskusi berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara administratif tugas KPRP sebenarnya telah tuntas karena komisi tersebut dibentuk sebagai lembaga ad hoc dengan masa kerja terbatas.

“Hal tertentunya soal reformasi Polri, waktunya kan semula ditentukan tiga bulan. Kami sudah selesai, sudah lapor. Pada dasarnya sudah enggak ada kerjaan lain, apalagi sudah (menghasilkan rekomendasi, red.) 3.000 halaman gitu,” katanya.

Sementara itu, anggota KPRP lainnya, Ahmad Dofiri, memastikan pihaknya tetap akan mengawasi implementasi rekomendasi yang telah disusun.

“Kebetulan saya juga Penasehat Khusus Presiden bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri. Jadi, otomatis dengan sendirinya kita pun, saya khususnya, nanti akan menagih karena ini nanti rencananya ada apakah berupa Instruksi Presiden (Inpres) maupun Keputusan Presiden (Keppres),” katanya.

Menurut Dofiri, rekomendasi yang dihasilkan KPRP mencakup banyak aspek strategis, mulai dari posisi kelembagaan Polri, penguatan Komisi Kepolisian Nasional, hingga pembenahan manajemen internal dan sistem kelembagaan kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan, salah satu fokus pembenahan adalah pemenuhan standar minimum peralatan bagi anggota Polri yang dirancang melalui tahapan jangka pendek, menengah, hingga panjang.

“Misalnya, di bidang logistik, bagaimana terpenuhinya standar minimum esensial standar minimal peralatan yang digunakan oleh Polri. ‘Tahun depan bisa enggak?’ masih lima tahun lagi misalnya. Silakan tahapannya seperti apa jangka pendek, jangka sedang, dan jangka panjang,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026 di Pool B setelah Timnas Voli Indonesia melakoni laga ketiga mereka di fase grup menghadapi Thailand pada hari Selasa (23/6/2026).
Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal tengah mengancam sekitar 4.000 buruh di sektor komponen otomotif di Jawa Timur, tepatnya di wilayah Pasuruan dan Mojokerto. 
Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026 pada Selasa 23 Juni yang menjadi laga ketiga Timnas Voli Indonesia di Pool B dengan berjumpa Thailand di Ahmedabad, Gujarat, India.
Reaksi Netizen usai Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Ditangkap Polisi: 250 Juta Gagal Euy

Reaksi Netizen usai Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Ditangkap Polisi: 250 Juta Gagal Euy

Sebagian besar warganet justru menyoroti kondisi fisik Taufik Hidayat yang dinilai terlalu kontras dengan penderitaan korban yang bahkan sampai buta permanen.
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Ditangkap, Aditya Pratama Lega: Bisa Keluar Rumah Euy

Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Ditangkap, Aditya Pratama Lega: Bisa Keluar Rumah Euy

Taufik Hidayat pelaku penyekapan dan penganiayaan di Bandung akhirnya ditangkap, Aditya Pratama lega: Bisa keluar rumah euy.
Apresiasi untuk Polda Jabar, Dedi Mulyadi Bahagia Taufik Hidayat DPO Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Resmi Ditangkap

Apresiasi untuk Polda Jabar, Dedi Mulyadi Bahagia Taufik Hidayat DPO Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Resmi Ditangkap

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap Taufik Hidayat alias TH (30), DPO pelaku kasus penyekapan wanita, YTR di Bandung ditangkap oleh Polda Jabar.

Trending

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

Polisi menangkap Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek, Yuvita Tri Rezeki (29).
Selengkapnya

Viral