News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periksa Lima Saksi, KPK Dalami Soal Permintaan hingga Sumber Uang Iuran di Kasus Cilacap

KPK memeriksa lima saksi terkait kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Jawa Tengah.
Kamis, 7 Mei 2026 - 17:46 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi terkait kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Jawa Tengah.

Lima saksi yang diperiksa di antaranya, Wahyu Ari Pramono selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cilacap, Ferry Adhi Dharma Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Sukaryanto yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Hamzah Syafroedin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Cilacap periode September 2025-sekarang, Rochman Kasatpol PP Kabupaten Cilacap.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap" ucap Juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Budi menjelaskan, bahwa pemeriksaan terhadap para saksi untuk mendalami soal permintaan iuran uang dari Bupati melalui Sekda.

"Pemeriksaan kali ini penyidik mendalami permintaan iuran uang dari Bupati melalui Sekda, dan penerusan perintah dari Sekda kepada para Kepala SKPD," jelasnya.

Diketahui, berdasarkan hasil penyidikan, bahwa para kepala SKPD ini diduga mengeluarkan uang pribadi untuk memberikan iurannya. Bahkan ada juga yang sampai meminjam ke koperasi.

Sehingga para saksi-saksi yang diperiksa juga didalami soal pengetahuannya sumber-sumber uang tersebut.

"Para saksi juga dimintai keterangan soal sumber uang yang digunakan oleh para Kepala SKPD untuk iuran," ujar Budi.

Penyidik juga mengkonfirmasi terkait teknis ⁠pengumpulan uang dan persiapan untuk penyerahannya ke pihak eksternal.

Sebelumnya, KPK mengungkap bahwa Bupati Cilacap, Syamsul Auliya diduga menargetkan pengumpulan dana hingga Rp750 juta dari perangkat daerah.

Dana tersebut disebut diminta melalui Sekretaris Daerah Cilacap untuk kemudian dikumpulkan dari berbagai satuan kerja perangkat daerah.

Namun hingga operasi tangkap tangan dilakukan, jumlah uang yang berhasil terkumpul tercatat sekitar Rp610 juta.

Setoran dari Dinas

Dalam penyelidikan KPK terungkap bahwa uang tersebut dikumpulkan dari berbagai perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 23 satuan kerja perangkat daerah diketahui telah menyetorkan uang dengan jumlah yang bervariasi.

Besaran setoran tersebut berkisar antara Rp3 juta hingga Rp100 juta per dinas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Bangkit dan Rupiah Menguat, Rahmat Saleh Apresiasi Gerak Cepat Dasco

IHSG Bangkit dan Rupiah Menguat, Rahmat Saleh Apresiasi Gerak Cepat Dasco

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad aktif membangun koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan saat pasar keuangan nasional menghadapi tekanan.
Masyarakat Diimbau Waspada Isu Program MBG Ditunggangi Kepentingan Politik

Masyarakat Diimbau Waspada Isu Program MBG Ditunggangi Kepentingan Politik

Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat, Noverizky Tri Putra mengingatkan masyarakat agar mewaspadai upaya pihak-pihak tertentu yang diduga memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan politik.
Samosir Bakal Jadi Sorotan Dunia, Festival Danau Toba TCCF 2026 Angkat Filosofi Batak

Samosir Bakal Jadi Sorotan Dunia, Festival Danau Toba TCCF 2026 Angkat Filosofi Batak

Kabupaten Samosir bakal menjadi sorotan dunia. Pasalnya, di kawasan itu bakal ada Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang siap digelar selama empat hari
Rampung Berkunjung di Indonesia, Direktur Regional UNDP: Ekonomi dan Ekologi Tumbuh Bersama

Rampung Berkunjung di Indonesia, Direktur Regional UNDP: Ekonomi dan Ekologi Tumbuh Bersama

Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja tuntas melakoni kunjungan resmi sepekan lamanya di Indonesia.
Kemenkes Bakal Gaet Tokoh Agama hingga Ormas untuk Edukasi Vaksin

Kemenkes Bakal Gaet Tokoh Agama hingga Ormas untuk Edukasi Vaksin

Kementerian Kesahatan (Kemenkes) akan bekerja sama dengan tokoh agama hingga organisasi masyarakat (ormas) untuk bantu edukasi soal vaksin. Hal itu diungkapkan
Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang perdana gugatan perceraian Rafaela Rahardja terhadap suaminya Brian Siawarta beragendakan mediasi digelar di Pengadilan Negeri Tangerang pada Selasa (23/6/2026).

Trending

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Inggris maupun Ghana untuk menjaga start positif sekaligus membuka peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat dibekuk Polda Jabar pada Selasa
Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada pihak yang memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global untuk menggiring opini publik bahwa ekonomi Indonesia di ambang keruntuhan.
Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Pelarian Taufik Hidayat pelaku penyekapan pacar 3 tahun berakhir di tangan Polda Jabar. Pasalnya, ia dibekuk Polda Jabar di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung
Selengkapnya

Viral