News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak Baru Kasus Bupati Pemalang, KPK Geledah 15 Lokasi dan Sita Dokumen Proyek PUPR hingga CCTV Hotel

KPK kembali menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik setelah menggeledah 15 lokasi di empat wilayah pada 5-8 Agustus 2026 terkait kasus OTT Bupati Pemalang.
Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08 WIB
Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro
Sumber :
  • dok. KPK

Jakarta, tvOnenews.com - Pengusutan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro memasuki babak baru.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik setelah menggeledah 15 lokasi di empat wilayah pada 5-8 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membeberkan dokumen yang ditemukan penyidik salah satunya berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

“Dari penggeledahan itu, penyidik melakukan penyitaan atas beberapa dokumen, di antaranya dokumen terkait proyek yang sedang dan akan dilaksanakan di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Pemalang,” kata Jubir KPK di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Selain dokumen, KPK turut menyita telepon seluler dan sejumlah dokumen elektronik. Barang bukti tersebut diperoleh dari penggeledahan di 15 lokasi yang tersebar di Pemalang, Tegal, Pekalongan, dan Semarang.

Rinciannya, penyidik menggeledah 10 rumah di Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, serta satu rumah di Semarang.

Budi menyebut rumah-rumah tersebut merupakan milik pihak yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

Penyidik juga menyita rekaman kamera pengawas atau CCTV dari sebuah hotel di Magelang.

“Selain itu, tim penyidik juga melakukan penyitaan rekaman CCTV di sebuah hotel yang berlokasi di Magelang,” katanya.

Seluruh barang bukti hasil penggeledahan dan rekaman CCTV itu kemudian akan diperiksa dan dianalisis penyidik KPK untuk memperkuat bukti dalam perkara dugaan pemerasan tersebut.

“Dianalisis oleh penyidik guna memperkuat alat bukti tambahan yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara ini, baik untuk memperkuat konstruksi perkara maupun mendalami peran dari setiap pihak,” katanya menjelaskan.

Sebelumnya, kasus Bupati Pemalang ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 28 Juli 2026. Operasi tersebut menjadi OTT ke-18 yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam OTT itu, KPK mengamankan 21 orang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Dua hari kemudian, pada 30 Juli 2026, KPK memaparkan hasil operasi tersebut dan mengungkap adanya dua klaster perkara.

Klaster pertama berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Anom Widiyantoro terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang serta pihak swasta. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan Anom sebagai tersangka bersama orang kepercayaannya, Mohamad Haris alias Gus Haris.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Persib sempat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung sebagai kandang ketika menjamu Manila Diggers di babak play off AFC Champions League Two 2026-2027 akhir Agustus lalu.
Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Pengamat transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, mengatakan sejauh ini masih belum terdapat perubahan signifikan terhadap pola perjalanan logistik nasional.
Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak generasi muda menjadi bagian penting dari gerakan mewujudkan Indonesia Emas tanpa bandar narkoba.
Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Tiga pelaku aksi pencurian raket padel premium seharga Rp30 juta yang viral terekam kamera CCTV di Bekasi Selatan, Kota Bekasi berakhir ditangkap oleh polisi.
Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Usai mendalami kematian Winda Lorenza yang ditemukan dengan luka tembak di kepala, Kompolnas mengungkap hasil pemeriksaan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Megawati Hangestri kini menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Mengenal empat pemain yang bisa menjadi calon bestie Megatron.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Selengkapnya

Viral