Jakarta Siap Panen Generasi Emas, Chico Hakim Beberkan Langkah Konkretnya
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. Dengan total penduduk 10,72 juta jiwa, Jakarta menunjukkan struktur demografi yang sangat menguntungkan untuk pembangunan jangka panjang.
Menurut Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, “SUPAS 2025 memberikan sinyal kuat bahwa Jakarta sedang berada di puncak bonus demografi. Dominasi generasi muda yang produktif, tingkat kesuburan yang terkendali, serta rasio ketergantungan yang rendah adalah modal emas bagi kita untuk membangun Jakarta yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.”
Potret Demografi Jakarta 2025
- Penduduk menurut generasi: Milenial (24,82%) dan Gen Z (24,12%) mendominasi, diikuti Gen X (21,85%) dan Post Gen Z (17,78%). Baby Boomer 10,72%, Pre Boomer 0,71%.
- Rasio Jenis Kelamin: Sempurna 100.
- Rasio Ketergantungan: 40,34 (masih rendah, peluang besar).
- Penduduk Lansia: 12,01%.
- Tingkat Fertilitas Total (TFR): 1,79 anak per perempuan.
- Prevalensi Kontrasepsi (CPR): 54,72%.
- Angka Kematian Bayi (IMR): 9,26 per 1.000 kelahiran hidup.
- Angka Kematian Balita (USMR): 10,73 per 1.000 kelahiran hidup.
- Penyandang Disabilitas: 1,94%.
- Kemampuan Berbahasa Indonesia: 99,99%.
- Migrasi Bersih: +1,27%.
Respons dan Langkah Strategis Pemprov DKI Jakarta
Chico Hakim menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung telah, sedang, dan akan terus mengambil langkah konkret:
“Kami telah memperkuat program kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di seluruh Puskesmas serta Posyandu, sehingga TFR berhasil ditekan ke level 1,79. Program imunisasi dan gizi balita juga terus digencarkan, berkontribusi pada penurunan angka kematian bayi dan balita.”
“Saat ini, kami sedang mempercepat Jakarta Ramah Lansia dengan memperluas layanan kesehatan lansia terintegrasi dan menciptakan lingkungan yang age-friendly. Bagi generasi muda, melalui Program Jakarta Bangkit kami telah meluncurkan pelatihan vokasi, inkubasi startup, dan ekosistem kreatif bagi Gen Z dan Milenial,” ucap Chico.
Ke depan, kata dia, pihaknya akan fokus pada tiga pilar utama:
1. Pemberdayaan Generasi Muda melalui pendidikan berkualitas dan pengembangan talenta;
2. Perlindungan Kelompok Rentan dengan aksesibilitas disabilitas dan jaminan sosial yang lebih baik bagi lansia;
3. Pengelolaan Kependudukan dan Migrasi yang terencana agar Jakarta tetap nyaman dan produktif.”
Chico Hakim menutup, “Gubernur Pramono Anung selalu menekankan bahwa data adalah fondasi kebijakan. Kami berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota yang siap memanfaatkan bonus demografi ini demi kesejahteraan seluruh warga.”
Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh stakeholder, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan momentum bersejarah ini. (Aag)
Load more