GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pendaki Terjebak Letusan Gunung Dukono, Berawal dari Deteksi SOS Garmin di Tengah Erupsi

Kronologi pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara. Dua WNA Singapura meninggal dunia, satu orang dilaporkan hilang.
Jumat, 8 Mei 2026 - 15:20 WIB
Gunung Dukono di Halmahera Utara, mengalami erupsi, Jumat (3/4/2026)
Sumber :
  • AnTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden pendaki terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengakibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Singapura meninggal dunia.

Selain itu, satu orang dilaporkan hilang dan dua lainnya masih bertahan di area puncak gunung untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut bermula setelah Basarnas menerima sinyal darurat atau SOS dari perangkat Garmin yang terdeteksi di kawasan Gunung Dukono pada Jumat (8/5/2026).

Kronologi Pendaki Gunung Dukono Terdampak Erupsi

Berdasarkan laporan awal operasi SAR kondisi membahayakan manusia (KMM), informasi pertama diterima dari Basarnas Command Center (BCC).

Basarnas mendeteksi sinyal darurat dari perangkat Garmin pada koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E di kawasan Gunung Dukono.

Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya yang menyebut terdapat sejumlah pendaki mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono.

Kepala Desa Mamuya lalu secara resmi meminta bantuan SAR untuk melakukan proses evakuasi terhadap para korban yang berada di area gunung.

Dalam laporan tersebut disebutkan total korban berjumlah 20 orang.

Rinciannya, sebanyak 15 orang dinyatakan selamat, dua orang meninggal dunia, dan tiga lainnya masih dalam proses pencarian serta pendataan.

Tim SAR Bergerak ke Gunung Dukono

Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi kejadian pada Jumat (8/5/2026) pukul 09.10 WIT.

Tim berangkat menggunakan kendaraan rescue menuju lokasi terakhir yang dapat diakses kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan dengan pendakian menuju area korban.

Pada pukul 09.56 WIT, Tim Pos SAR Tobelo tiba di Posko Pengamatan Gunung Dukono dan langsung melakukan koordinasi dengan Kapolres serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara.

Selanjutnya pada pukul 10.10 WIT, tim SAR kembali bergerak menuju lokasi kejadian kecelakaan atau LKK melalui jalur darat dengan estimasi perjalanan mencapai enam jam.

Dua WNA Singapura Dilaporkan Meninggal Dunia

Dalam proses koordinasi awal dengan korban selamat pada pukul 10.20 WIT, tim SAR memperoleh informasi mengenai kondisi para pendaki di Gunung Dukono.

Dari total 20 orang pendaki, sebanyak 15 orang disebut telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.

Sementara itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan diketahui merupakan warga negara asing asal Singapura.

Kedua korban meninggal dunia tersebut diketahui bernama Timo dan Sahnas.

Selain dua korban meninggal, satu orang lainnya masih dinyatakan hilang di kawasan Gunung Dukono.

Sedangkan dua pendaki lainnya disebut masih berada di area puncak gunung untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih akan dipastikan kembali setelah Tim SAR tiba langsung di lokasi kejadian.

Unsur SAR dan Aparat Gabungan Dikerahkan

Dalam operasi evakuasi pendaki Gunung Dukono ini, sejumlah unsur gabungan turut diterjunkan.

Basarnas mengerahkan empat personel dalam operasi SAR tersebut.

Selain itu, Polres setempat menurunkan tujuh personel, BPBD tiga personel, dan TNI sebanyak tiga personel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya aparat gabungan, sebanyak 20 warga masyarakat juga ikut membantu proses pencarian dan evakuasi korban di kawasan Gunung Dukono.

Hingga kini proses evakuasi dan pencarian korban di Gunung Dukono, Halmahera Utara, masih terus berlangsung. Tim SAR masih berupaya mencapai lokasi para pendaki untuk memastikan kondisi seluruh korban terdampak erupsi gunung tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KTT ASEAN 2026, Prabowo: Konflik Timur Tengah Jadi Pelajaran, ASEAN Harus Bersatu

KTT ASEAN 2026, Prabowo: Konflik Timur Tengah Jadi Pelajaran, ASEAN Harus Bersatu

Presiden Prabowo menyerukan agar negara-negara ASEAN untuk menjalin persahabatan dengan baik. Karena menurut Presiden Prabowo apa yang terjadi di Timur Tengah
Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Tembus 75,1 Persen, Pemberantasan Judi hingga Narkoba Memuaskan

Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Tembus 75,1 Persen, Pemberantasan Judi hingga Narkoba Memuaskan

Berdasarkan survei IDM, masyarakat memberikan penilaian positif terhadap langkah penegakan hukum Polri, terutama dalam pemberantasan judi, perdagangan manusia, narkoba, hingga kejahatan ekonomi.
Belum Garuda Calling, John Herdman Sudah Haru Coret 3 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

Belum Garuda Calling, John Herdman Sudah Haru Coret 3 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

John Herdman dapat kabar buruk, Timnas Indonesia dipastikan kehilangan 3 pemain penting jelang FIFA Matchday Juni 2026 kontra Oman dan Mozambik akibat hal ini.
Mandor Proyek "Kaget" Sherly Tjoanda Tahu Istilah-istilah Teknik Sipil saat Cek Sekolah Rakyat di Halbar

Mandor Proyek "Kaget" Sherly Tjoanda Tahu Istilah-istilah Teknik Sipil saat Cek Sekolah Rakyat di Halbar

Media sosial tengah dihebohkan dengan aksi "sat-set" Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek Sekolah Rakyat -
Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia, Pengamat China Salahkan Pelatih Jepang: Percuma Digaji Mahal

Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia, Pengamat China Salahkan Pelatih Jepang: Percuma Digaji Mahal

Pengamat China murka usai Timnas Indonesia U-17 kalahkan China di Piala Asia U-17 2026. Pelatih Jepang Bin Ukishima dianggap gagal meski telah digaji mahal.
Pengakuan Mengejutkan Asyhari Pelaku Pencabulan Puluhan Santriwati di Ponpes Pati

Pengakuan Mengejutkan Asyhari Pelaku Pencabulan Puluhan Santriwati di Ponpes Pati

Kasus pencabulan puluhan santriwati di Ponpes, Pati telah menyedot perhatian publik. Bahkan, pengakuan pelaku pencabulan tersebut, Bernama Asyhari (51) semakin

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
Selengkapnya

Viral