News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Ibas Ajak Anak Muda Pacitan Go Digital

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan ekonomi kreatif merupakan potensi besar yang belum tergarap optimal dan dapat menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi, dengan mendorong kolaborasi lintas sektor seperti UMKM, pariwisata, seni budaya, hingga perdagangan berbasis digital.
Jumat, 8 Mei 2026 - 15:43 WIB
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com– Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan ekonomi kreatif merupakan potensi besar yang belum tergarap optimal dan dapat menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi, dengan mendorong kolaborasi lintas sektor seperti UMKM, pariwisata, seni budaya, hingga perdagangan berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI saat menghadiri Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf: Anak Muda Go Digital dengan tema Meningkatkan Kualitas, Memperluas Pasar, Membangun Indonesia di Pacitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, workshop ini turut menghadirkan Deryansha, Founder Kasisolusi, yang memberikan materi terkait pengembangan UMKM berbasis digital untuk mendorong kemajuan generasi muda.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan sumber ekonomi baru yang menyimpan peluang besar bagi daerah, termasuk Pacitan. 

"Ekonomi kreatif adalah potensi besar yang belum sepenuhnya kita garap. Di Pacitan ada, dan saya yakin bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Menurut Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur VII ini, penguatan ekonomi kreatif tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dibangun melalui penguatan ekosistem dan infrastruktur kreatif secara menyeluruh. 

Ia menilai Pacitan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif daerah bahkan simpul ekonomi kreatif nasional apabila seluruh potensi lokal dapat dikelola secara terintegrasi.

“Yang diperlukan adalah penguatan ekosistem dan infrastruktur kreatif. Ke depan, Pacitan bisa menjadi pusat ekonomi kreatif dan simpul nasional jika semua potensi daerahnya dikembangkan bersama,” jelasnya.

Ibas menambahkan, ekonomi kreatif tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung erat dengan sektor pariwisata, UMKM, perdagangan, hingga seni budaya pertunjukan. 

Ia juga menyebut kekayaan budaya lokal Pacitan seperti rontek, kethek ogleng, hingga Tari Klayar memiliki nilai jual tinggi apabila dikemas lebih modern, kreatif, dan memiliki narasi atau background story yang kuat.

“Pertunjukan budaya kita harus dikemas lebih menarik, lebih kreatif, ada cerita dan identitasnya. Dengan begitu nilai jualnya akan lebih tinggi dan mampu menarik perhatian wisatawan,” tegas Lulusan S2 Nanyang Technological University (Singapura) tersebut.

Selain seni budaya, Ibas juga menyoroti besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap penguatan ekonomi kreatif daerah. 

Ia menilai keberadaan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI menjadi salah satu ikon baru yang dapat meningkatkan daya tarik wisata Pacitan sekaligus memperkuat identitas daerah.

Baginya, museum tersebut bukan hanya ruang seni dan sejarah, tetapi juga mampu menjadi pemantik tumbuhnya sektor ekonomi kreatif di sekitarnya, mulai dari UMKM, kuliner, penginapan, hingga industri kreatif lokal lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini juga menyoroti pentingnya penguatan branding daerah. 

Ia menyebut Pacitan selama ini dikenal dengan julukan “Kota 1001 Goa”, namun kini juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai “Pacitan The 70 Miles of Sea Paradise”, yang menggambarkan panjang garis pantai Pacitan dengan deretan pantai eksotis dan potensi wisata bahari yang membentang luas di pesisir selatan Jawa.

“Branding itu penting. Pacitan punya kekuatan alam, budaya, dan tokoh besar seperti Pak SBY yang bisa menjadi identitas kuat untuk mempromosikan daerah dan produk-produk lokal kita,” ungkapnya.

Ibas turut mendorong anak-anak muda Pacitan untuk menjadi motor penggerak promosi digital daerah melalui media sosial dan platform digital lainnya. 

Menurutnya, generasi muda memiliki peran besar dalam memperkenalkan wisata, budaya, dan produk UMKM lokal agar mampu menjangkau pasar nasional hingga global.

“Digitalisasi adalah tantangan sekaligus peluang. Anak-anak muda harus menjadi pelaku utama promosi digital wisata dan ekonomi kreatif daerah,” tegasnya.

Lulusan S3 IPB University ini menjelaskan bahwa penguatan ekonomi kreatif juga harus diiringi dengan hilirisasi produk unggulan daerah agar UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi. 

Ia merasa peningkatan kualitas SDM muda menjadi bagian penting dalam strategi tersebut.

“Melalui kegiatan seperti ini bersama Kementerian Ekraf, peningkatan kualitas SDM muda terus dilakukan agar ekonomi kreatif kita semakin berkembang,” katanya.

Ia mengapresiasi Kementerian Ekonomi Kreatif yang terus aktif memperkenalkan konsep ekonomi kreatif berbasis digital kepada masyarakat luas. 

Selain itu, Ibas juga mendorong masyarakat memanfaatkan akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kreatif untuk memperkuat modal usaha dan meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM.

“Kalau masalahnya ada di modal, manfaatkan KUR Kreatif agar usaha bisa berkembang, digitalisasi meningkat, dan promosi produk semakin optimal,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Founder Kasisolusi Deryansha turut menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi UMKM daerah untuk berkembang lebih luas. 

Ia menilai banyak pelaku usaha lokal yang berhasil mengubah taraf hidupnya karena mampu memanfaatkan ekonomi kreatif dan digitalisasi secara maksimal.

“Sekarang bukan soal berasal dari kota besar atau daerah. Dari Pacitan pun produk bisa dikenal nasional bahkan global kalau digitalisasi dimanfaatkan dengan baik. Banyak UMKM yang berubah nasibnya karena ekonomi kreatif dan teknologi digital,” terang Deryansha.

Ia juga mengapresiasi langkah Ibas bersama Kementerian Ekonomi Kreatif yang terus menggaungkan pentingnya ekonomi kreatif bagi generasi muda daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mengapresiasi Mas Ibas dan Kementerian Ekraf yang terus mendorong masyarakat untuk berani go digital dan mengembangkan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Adapun, hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Riyan Firmansyah, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif R. Adi Mukhtar, Tenaga Ahli Kementerian Ekonomi Kreatif Panji Purboyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, serta anggota DPRD Kabupaten Pacitan yang bersama-sama mendukung penguatan sektor ekonomi kreatif di daerah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral