Bak Koboy Naik Kuda Ikut Kirab, Dedi Mulyadi Sindir Kondisi Jalan di Cianjur: Bupatinya Terang, Jalannya Gelap!
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Cianjur yang dinilai masih minim fasilitas penerangan.
Kritik tersebut disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrbanya, saat mengikuti Kirab Mahkota Binokasih dan rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.
Dalam kegiatan budaya itu, Dedi Mulyadi menunggang kuda melintasi sejumlah jalan utama di Cianjur. Saat perjalanan berlangsung, ia menilai beberapa titik jalur pawai tampak gelap sehingga menjadi perhatian khusus.
"Pak Bupatina mencrang (terang), Pak Wakilna Mencrang, masa jalannya poek (gelap)," ujar KDM.
Pernyataan tersebut langsung disambut warga yang hadir di sepanjang jalur kirab. Dedi Mulyadi kemudian mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mengambil alih pengelolaan sejumlah ruas jalan yang dilalui dalam kegiatan tersebut.
Beberapa ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Pangeran Hidayatullah, Jalan Siliwangi, Jalan Adi Sucipta, Jalan Mangunsarkoro, serta Jalan Siti Jenab.
Menurut Dedi Mulyadi, langkah itu diambil karena penataan dan pengelolaan jalan di kawasan tersebut dianggap belum optimal. Ia juga berjanji akan memperbaiki fasilitas pendukung seperti trotoar dan lampu penerangan jalan.
Selain itu, anggaran yang sebelumnya digunakan untuk penanganan jalan provinsi di wilayah tersebut direncanakan dialihkan guna mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok Cianjur.
"Selama ini yang paling sering mengeluhkan kondisi jalan, salah satunya warga Cianjur. Maka dari itu, ke depan saya ingin tidak ada lagi jalan rusak di Cianjur," kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi turut mengajak masyarakat mendukung program pembangunan daerah, salah satunya dengan taat membayar pajak kendaraan bermotor.
"Warga yang memiliki kendaraan bermotor, dan yang menggunakan jalan, harus bayar pajaknya, ya, siap," ujar KDM. (nba)
Load more