Tom Lembong dan Miftah Sabri Bedah Peta Kekuatan AI, Soroti Tantangan Geopolitik hingga Ancaman Keterganatungan
- Ist
"Al tidak lebih dari sebuah alat, dia seperti pisau, dia seperti sempoa, di tangan orang yang benar dia akan menjadi alat yang powerful, di tangan orang yang kurang ada isi kepalanya, nah kita kembali ke zaman batu," tegas Miftah Sabri.
Sebagai bentuk penerapan prinsip tersebut, ia menjelaskan bahwa institusinya tetap mewajibkan ujian menggunakan kertas serta penggunaan referensi buku fisik agar siswa tidak sepenuhnya bergantung pada AI.
Diskusi yang menghadirkan pelajar sebagai peserta aktif dalam pembahasan isu global itu menjadi bagian dari inisiatif EduALL. Selama ini, EduALL dikenal sebagai lembaga pendamping pendidikan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
Melalui The Cornerstone, EduALL ingin menunjukkan bahwa fokus pendidikan tidak hanya soal pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pola pikir kepemimpinan.
Forum tersebut memberi ruang bagi pelajar untuk melatih growth mindset dan kemandirian intelektual di hadapan para profesional dan ahli. EduALL juga berharap keterlibatan anak muda dalam forum semacam ini dapat menjadi langkah awal agar suara generasi muda lebih diperhatikan dalam perumusan kebijakan masa depan Indonesia.
CEO EduALL, Devi Kasih, mengaku terkesan dengan keberanian para siswa dalam menyampaikan pandangan kritis selama konferensi berlangsung.
"Kita benar-benar nggak menyangka energi anak-anak muda di hari H luar biasa banget. Di forum ini, mereka nggak cuma duduk diam mencatat, tapi berani melempar pandangan kritis ke para profesional," ujar CEO EduALL, Devi Kasih.
Selain jadi ruang tukar gagasan, The Cornerstone juga menghadirkan dampak sosial. EduALL bekerja sama dengan Indonesia Mengajar untuk menyalurkan seluruh hasil penjualan tiket dan donasi guna memperluas akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah di Indonesia. (rpi)
Load more