GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Maraknya OTT di Daerah, Wamendagri Sebut Peluncuran Panduan Antikorupsi Jadi Momentum Reformasi dan Birokrasi

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai pendidikan antikorupsi harus menjadi dasar dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan kreatif.
Senin, 11 Mei 2026 - 15:22 WIB
Wamendagri Akhmad Wiyagus mengapresiasi peluncuran panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi di Kemendagri.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi atas peluncuran panduan serta bahan ajar pendidikan antikorupsi yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah bersama berbagai pihak dalam menjalankan Asta Cita ketujuh yang berfokus pada penguatan reformasi hukum, birokrasi, dan pemberantasan korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama penyelenggaraan pendidikan antikorupsi yang telah ditandatangani oleh pimpinan KPK, kemudian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional pada bulan April 2025,” ujarnya.

Wiyagus mengungkapkan, sepanjang 2025 hingga 2026 sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) masih terjadi di berbagai daerah. Situasi tersebut dinilai menjadi peringatan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kolaborasi serta langkah pencegahan yang lebih kuat.

Ia menilai, pendidikan antikorupsi harus menjadi dasar dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan kreatif. Upaya tersebut penting untuk membangun ketahanan sosial terhadap perilaku yang mengarah pada praktik korupsi.

“Dan kita harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin sejak usia dini, khususnya sejak masa PAUD dan sekolah dasar, karena di usia inilah karakter itu akan dibentuk dan terbentuk,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus juga menyampaikan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melaksanakan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2026. Karena itu, ia mengajak pemerintah daerah (Pemda) untuk bersinergi mendukung kelancaran pelaksanaan survei tersebut.

Selain itu, Wiyagus turut menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada jajaran pemerintah daerah. Pemda diminta segera menyiapkan regulasi yang mendukung implementasi pendidikan antikorupsi dengan melibatkan perguruan tinggi serta memanfaatkan bahan ajar yang telah tersedia.

Pemerintah daerah juga didorong mengintegrasikan pendidikan antikorupsi ke dalam kurikulum sekolah, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Tak hanya itu, Pemda diminta melaporkan hasil implementasi pendidikan antikorupsi melalui platform milik KPK. Peran inspektorat daerah juga perlu diperkuat untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan pendidikan antikorupsi di satuan pendidikan.

“Kemendagri akan selalu siap berkolaborasi dan juga bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pada sektor pendidikan dalam pelaksanaan pendidikan antiporupsi,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluncuran panduan dan bahan ajar tersebut ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wamendagri Wiyagus, dan Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo kepada perwakilan daerah.

Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat Asep Sukmana, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Lahadalia menyebut minyak mentah impor dari Rusia diperkirakan mulai dikirim ke Indonesia dalam 1–2 pekan setelah kontrak resmi rampung.
Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi resmi memulai petualangan baru di Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027. Pemain ber...
Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Tampil sebagai kiper utama di laga Ajax melawan FC Utrecht, Minggu (10/5/2026), Maarten Paes cs kalah dengan skor akhir 1-2. 
Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Mengaku memiliki garis keturunan dari Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia.
Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Gubenur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Pesan Tegas Dedi Mulyadi: Bobotoh Diminta Tak Euforia Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija, yang Bertikai Bisa Dibawa ke Barak

Pesan Tegas Dedi Mulyadi: Bobotoh Diminta Tak Euforia Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija, yang Bertikai Bisa Dibawa ke Barak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Bobotoh. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral