GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi beberkan fakta baru dalam kasus praktik penitipan bayi oleh bidan berinisial ORP yang diselidiki polisi di Kapanewon Gamping, Sleman. Kemudian polisi
Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB
Ilustrasi bayi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi beberkan fakta baru dalam kasus praktik penitipan bayi oleh bidan berinisial ORP yang diselidiki polisi di Kapanewon Gamping, Sleman.

Dalam hal ini, polisi sebut bahwa prakti tersebut sudah beroperasi selama lima bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bayi-bayi ini merupakan hasil hubungan di luar nikah yang dibantu persalinannya oleh ORP di Kapanewon Gamping, Sleman. Karena di Gamping sedang ada hajatan, selama sepekan terakhir bayi-bayi tersebut dirawat di Pakem, rumah orang tua ORP.

"Baru lima bulan ini menerima penitipan," jelas Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit Kustiyadi di kantornya, Senin (11/5/2026).

"Di Pakem baru satu minggu. Karena sifatnya yang di Pakem itu untuk sementara saja," lanjutnya.

Pada mulanya hanya satu bayi yang dititipkan di sana. Namun, lama-kelamaan orang tua lain ikut menitipkan bayinya di tempat tersebut. Biayanya Rp50 ribu per hari.

"Awalnya adalah hanya satu orang yang melahirkan di sana, kemudian ibunya (orang tua bayi) yang pertama itu menitipkan kepada bidan tersebut untuk dirawat, mungkin karena kemanusiaan dan alasan tertentu dari yang menitipkan itu bisa diterima oleh bidan itu. Tapi berkembang dari hal itu sampai ke 10 yang lain ini melahirkan di sana dan menitipkannya," jelasnya.

Selain hasil hubungan di luar nikah, alasan orang tua menitipkan bayinya di sana karena masih berstatus mahasiswi. Ada pula yang masih bekerja.

ORP memiliki izin praktik bidan, tetapi dari hasil penelusuran polisi, dia tidak memiliki izin penitipan bayi.

Bayi yang dititipkan berusia satu bulan hingga 10 bulan.

"(Menitipkan bayi ini) inisiatif orang tuanya karena memiliki kesibukan ataupun status yang mungkin masih belum menikah, makanya sementara dititipkan. Tapi mereka rata-rata beralasan karena kesibukan dan akan mengambil kembali," jelasnya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui apakah ada tindak pidana yang dilanggar atau tidak. (aag)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Bea Cukai Bekuk Pria India Pakai Popok Isi Butiran Emas Rp700 Juta di Bandara Soetta

Detik-detik Bea Cukai Bekuk Pria India Pakai Popok Isi Butiran Emas Rp700 Juta di Bandara Soetta

Mencuat kabar yang mengejutkan warganet di media sosial, terkait detik-detik Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta bekuk pria asal India pakai popok isi butiran emas
Jelang Putusan MSCI, Danantara Pasang Badan untuk Pasar Indonesia: Insyaallah Besok Baik

Jelang Putusan MSCI, Danantara Pasang Badan untuk Pasar Indonesia: Insyaallah Besok Baik

Jelang pengumuman MSCI, CIO Danantara Pandu Sjahrir yakin bahwa pasar modal Indonesia tetap berada di jalur positif meski berada dalam sorotan investor global.
Lupakan Dean Zandbergen, Timnas Indonesia Bisa Lirik Top Skor Klub Kasta Teratas Eropa yang Eligible Dinaturalisasi Ini Buat Bela Garuda

Lupakan Dean Zandbergen, Timnas Indonesia Bisa Lirik Top Skor Klub Kasta Teratas Eropa yang Eligible Dinaturalisasi Ini Buat Bela Garuda

Timnas Indonesia memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang. Di tengah ketidakjelasan proses naturalisasi Dean Zandbergen, muncul nama muda potensial.
Modus Palsukan Iklan Marketplace, Sindikat Penipuan Mobil Online Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jatim

Modus Palsukan Iklan Marketplace, Sindikat Penipuan Mobil Online Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jatim

Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar sindikat penipuan online berkedok jual beli mobil dengan modus skema segitiga yang beroperasi lintas daerah
GRIB Jaya Bantah Jadi Penyebab Persija vs Persib Pindah dari GBK, Klaim Sudah Booking Sejak Lama

GRIB Jaya Bantah Jadi Penyebab Persija vs Persib Pindah dari GBK, Klaim Sudah Booking Sejak Lama

GRIB Jaya membantah jadi penyebab Persija vs Persib batal digelar di GBK. Mereka mengaku sudah booking izin penggunaan kawasan sejak jauh hari.
KOVO Ubah Seleksi Pemain Asing Kuota Asia V-League, Berapa Gaji Megawati Hangestri Usai Direkrut Hyundai E&C Hillstate?

KOVO Ubah Seleksi Pemain Asing Kuota Asia V-League, Berapa Gaji Megawati Hangestri Usai Direkrut Hyundai E&C Hillstate?

Di musim terbaru ini, KOVO menerapkan sistem agen bebas kuota Asia dengan menetapkan standar batas gaji tahunan. Hal ini membuat klub bebas mencari pemain asing kuota Asia sendiri tanpa melalui proses draft. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral