News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangis KDM Pecah di Cirebon, Ungkap Pernah Dituding Musyrik karena Angkat Filosofi Sunda

KDM tak kuasa untuk menahan tangisnya di Cirebon saat dirinya mengaku pernah dituding musyrik karena mengangkat filosofi Sunda dalam pembangunan Jawa Barat.
Senin, 11 Mei 2026 - 15:52 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Cirebon, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM tak mampu menahan tangis saat menyampaikan pidato kebudayaan dalam puncak kirab budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di Alun-alun Sangkala Buana Kasepuhan, Kota Cirebon, Minggu (10/5/2026) malam.

Di hadapan para sultan keraton, tokoh budaya, dan ribuan warga yang memadati kawasan pusat Kota Cirebon, Dedi beberapa kali terlihat terisak ketika berbicara tentang sejarah Pajajaran, filosofi Sunda, hingga perjuangannya membangun narasi budaya di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen emosional itu terjadi ketika Dedi mengungkap dirinya pernah dituding musyrik hanya karena mengangkat nilai-nilai budaya Sunda dalam konsep pembangunan daerah.

“Saya ini kenapa selalu menangis? Karena ketika saya menjabat Wakil Bupati tahun 2003 di Purwakarta, saya mulai membangun narasi tentang Pajajaran Anyar,” ujar Dedi dengan suara bergetar.

Dedi Mulyadi Akui Pernah Dicap Kembali ke Zaman Batu

Dalam pidatonya, Dedi mengaku perjuangannya menghidupkan filosofi budaya Sunda tidak berjalan mudah.

Ia bahkan mengaku berkali-kali mendapat serangan dan tudingan negatif ketika mulai memperkenalkan konsep pembangunan berbasis budaya lokal sejak 2003 silam.

“Waktu itu saya mendapat serangan tentang apa? Kemusyrikan, kembali ke zaman batu. Berkali-kali saya diperiksa secara terus-menerus,” ucapnya.

Pernyataan itu langsung membuat suasana di lokasi menjadi hening. Banyak warga terlihat ikut terharu mendengar pengakuan Dedi Mulyadi.

Meski mendapat penolakan, Dedi menegaskan dirinya tetap percaya bahwa pembangunan tidak boleh mematikan akar budaya masyarakat.

“Pembangunan itu harus menghidupkan, bukan mematikan,” tegasnya.

Kirab Mahkota Binokasih Ubah Cirebon Jadi Lautan Manusia

Malam puncak Milangkala Tatar Sunda 2026 berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya.

Ribuan warga memadati jalan-jalan utama Kota Cirebon untuk menyaksikan kirab Mahkota Binokasih, simbol sejarah penting Tatar Sunda.

Pantauan di lokasi, kirab dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dari depan Gedung BAT Kota Cirebon.

Dedi Mulyadi tampil menunggang kuda dengan pakaian adat serba putih lengkap dengan penutup kepala tradisional Sunda.

Di sepanjang perjalanan, warga terlihat antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam sambil meneriakkan nama Dedi.

Kirab budaya melintasi sejumlah ruas jalan utama seperti:

  • Jalan Pasuketan

  • Jalan Pekiringan

  • Jalan Petratean

  • Jalan Pulasaren

  • Finis di Alun-alun Sangkala Buana Kasepuhan

Berbagai kesenian tradisional dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat juga ikut tampil memeriahkan acara.

Mulai dari Reog, angklung massal, ogoh-ogoh, hingga iring-iringan kereta kencana turut menjadi perhatian ribuan warga.

Dedi Sebut Pajajaran Bukan Sekadar Mitos

Dalam pidatonya, Dedi juga menyinggung anggapan sebagian pihak yang menganggap Kerajaan Pajajaran hanya cerita masa lalu atau mitos belaka.

Menurutnya, jejak peradaban Sunda masih nyata hingga saat ini.

“Banyak orang yang bercerita Pajajaran itu mimpi, Pajajaran itu fiksi. Tetapi Pajajaran itu adalah fakta,” kata Dedi.

Ia menegaskan bukti sejarah Pajajaran masih bisa ditemukan melalui keraton, gapura budaya hingga keberadaan keturunan kerajaan yang masih hidup sampai sekarang.

“Faktanya apa? Bukan hanya batu tulis, bukan hanya Mahkota Binokasih, tapi sampai hari ini masih berdiri kokoh gapura-gapura, keraton-keraton, keturunannya masih ada,” ujarnya.

Puji Cirebon karena Tak Ada Istilah Kafir dan Musyrik

Di tengah pidatonya, Dedi Mulyadi juga secara khusus memuji Kota Cirebon sebagai wilayah yang menurutnya masih menjaga nilai pluralisme dan Islam inklusif.

Ia menyebut Cirebon memiliki tradisi budaya dan keagamaan yang terbuka serta jauh dari budaya saling menghakimi.

“Di Cirebon tidak pernah terdengar kalimat musyrik. Di Cirebon tidak pernah terdengar kalimat kafir dan mengkafirkan,” katanya.

Menurut Dedi, nilai keterbukaan itu lahir dari sejarah panjang ajaran Sunan Gunung Jati yang mengedepankan toleransi dan penghormatan terhadap budaya.

“Cirebon sesungguhnya adalah mini pluralisme Indonesia,” lanjutnya.

Dedi Mulyadi Siapkan Pelataran Caruban

Tak hanya berbicara sejarah dan budaya, Dedi juga mengungkap rencana penataan kawasan budaya di Cirebon melalui pembangunan kawasan bernama “Pelataran Caruban”.

Ia ingin kawasan keraton dan lingkungan sekitarnya menjadi pusat peradaban budaya Jawa Barat yang tertata rapi dan bersih.

“Maka di Cirebon nanti akan saya bangun Pelataran Caruban. Saya akan tata itu dengan rapi dan dengan cinta,” ucapnya.

Dedi berharap kawasan keraton di Cirebon nantinya bisa menjadi destinasi budaya unggulan sekaligus simbol kebangkitan peradaban Sunda di Jawa Barat.

“Kalau keraton ini tertata rapi, jalan-jalannya bersih, sungai-sungainya jernih, kemudian antara sungai dengan keraton tersambung lagi dengan laut, maka peradaban akan terbangun,” kata Dedi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Lelah, Tentara AS di USS Abraham Lincoln Disebut Stres hingga Picu Baku Hantam

Bukan Cuma Lelah, Tentara AS di USS Abraham Lincoln Disebut Stres hingga Picu Baku Hantam

Tujuh tentara AS dilaporkan tewas baku hantam di USS Abraham Lincoln. Awak kapal disebut tak hanya lelah, tetapi juga mengalami stres.
Kemendagri Undang Pandawara Group untuk Kampanyekan Kebersihan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah: Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Kemendagri Undang Pandawara Group untuk Kampanyekan Kebersihan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah: Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Guna menyukseskan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melibatkan Pandawara Group untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta teknik pengelolaan sampah yang efektif.
4 Shio Ini Diprediksi Bertemu Jodoh pada 13 Agustus 2026, Cie Selamat Berbahagia

4 Shio Ini Diprediksi Bertemu Jodoh pada 13 Agustus 2026, Cie Selamat Berbahagia

Ramalan cinta shio pada 13 Agustus 2026 mengungkap 4 shio yang diprediksi segera bertemu jodoh, simak kisah lengkap dan siapa saja shio yang beruntung ini.
Purbaya Luruskan Isu Rumah Kontrakan akan Kena Pajak Tahun Depan: Kalau Ada Income, Itu kan Biasa

Purbaya Luruskan Isu Rumah Kontrakan akan Kena Pajak Tahun Depan: Kalau Ada Income, Itu kan Biasa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak pernah diperintah atau memerintahkan untuk secara khusus menarget pajak dari usaha sewa rumah kontrakan.
Manfaatkan Pramusim dengan Maksimal, PSS Sleman Optimistis Bersaing di Super League 2026-2027

Manfaatkan Pramusim dengan Maksimal, PSS Sleman Optimistis Bersaing di Super League 2026-2027

PSS Sleman pun meraih kemenangan dari Kendal Tornado FC. Meski demikian, pelatih Pieter Huistra masih menemukan sejumlah pekerjaan rumah sebelum Super League 2026-2027 bergulir.
Sambut HUT ke-81 RI, KAI Tebar Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen: Cek Jadwal dan Cara Belinya

Sambut HUT ke-81 RI, KAI Tebar Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen: Cek Jadwal dan Cara Belinya

Guna memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan program promo berupa potongan harga tiket sebesar 17 persen. 

Trending

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Selengkapnya

Viral