GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim

Polsek Matraman mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga menjadi pelaku teror pembakaran di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).
Selasa, 12 Mei 2026 - 09:29 WIB
Ilustrasi pelaku kejahatan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews com - Polsek Matraman mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga menjadi pelaku teror pembakaran di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

"Mengamankan terduga pelaku yang membakar di sejumlah lokasi. Terduga pelaku diamankan di rumahnya," kata Kapolsek Matraman Suripno saat dikonfirmasi di Jakarta, mengutip Antara pada Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan itu dilakukan pada Senin (11/5) malam di kediaman pelaku di wilayah Matraman.

Menurut Suripno, saat warga beramai-ramai menghampiri terduga pelaku tersebut, aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi agar tetap kondusif.

"Saat kejadian, itu kami bersama dengan Satpol PP keseluruhan hadir, dari rekan-rekan RT/RW juga hadir, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) juga ada, kita kompak wilayah Matraman berupaya mengkondusifkan keadaan," jelas Suripno.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan saat melakukan pembakaran di sejumlah lokasi di wilayah Pisangan Baru.

Polisi menduga kendaraan tersebut dipakai pelaku untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya saat menjalankan aksinya.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik pembakaran tersebut. Hingga kini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Matraman.

"Kita masih pemeriksaan untuk mendalami motif aksi tersebut," ucap Suripno.

Pembakaran yang terjadi pada dini hari itu sebelumnya sempat membuat warga Pisangan Baru resah. Sejumlah titik api muncul di kawasan permukiman dan memicu kepanikan warga yang khawatir api merembet ke rumah-rumah penduduk.

Namun, api dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Warga bersama aparat setempat juga sigap melakukan pengamanan lingkungan sambil membantu proses pemadaman.

Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami kemungkinan adanya unsur lain dalam kasus tersebut. Situasi di wilayah Pisangan Baru pun dipastikan telah kembali kondusif pascapenangkapan terduga pelaku.

Sementara itu, Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru Ramdani mengatakan pembakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.

Warga mulai curiga setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik memperlihatkan sosok pria yang sama berkeliaran dan menyulut api di area permukiman.

"Jam 03.00 sampai jam 04.00 dini hari kejadiannya. Setelah terlihat dari CCTV, dari sisi kanan kiri menjurus titiknya ke sini. Ternyata, orang tuanya juga mengakui setelah melihat CCTV, 'Oh iya itu anak saya'," kata Ramdani di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, setelah keberadaan terduga pelaku diketahui warga, massa dari beberapa wilayah langsung mendatangi lokasi rumah pelaku.

Warga yang datang itu berasal dari RW 03, RW 04, RW 05 serta RW 06 karena merasa resah dengan serangkaian pembakaran tersebut. (ant/ree)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Kisah haru Dedi Mulyadi saat bertemu ibu yang ingin kabur dari suami. Ia memberi nasihat menyentuh hingga bantuan susu dan popok bayi. SImak kisah selengkapnya!
Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral