News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Tiba-tiba Kumpulkan Jajaran Pejabat Tinggi Kemenkeu di Lobby Kantor, Ada Apa?

Menkeu Purbaya tiba-tiba menggelar rapat dadakan di Kemenkeu untuk membantu BI menahan tekanan rupiah yang tembus Rp17.500 per dolar AS
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:57 WIB
Menkeu Purbaya Tiba-tiba Kumpulkan Jajaran Pejabat Tinggi Kemenkeu di Lobby Kantor, Ada Apa?
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tiba-tiba menggelar rapat dadakan bersama jajaran pejabat tinggi Kementerian Keuangan di lobi kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Rapat mendadak tersebut digelar di tengah tekanan besar terhadap nilai tukar rupiah yang pada hari yang sama menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS), menjadi salah satu titik terlemah sepanjang sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan diketahui, rapat tersebut membahas strategi pemerintah untuk membantu Bank Indonesia mengendalikan tekanan terhadap rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

“Iya kira-kira itu,” kata Purbaya dikutip dari Detikcom kala dirinya ditanya apakah rapat tersebut berkaitan dengan langkah pemerintah membantu menahan tekanan nilai tukar rupiah. 

Rapat Digelar Mendadak di Lobi Kemenkeu

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pejabat penting hadir dalam rapat tersebut.

Mereka di antaranya Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto, Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti, hingga Plh Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Ferry Ardiyanto.

Rapat yang digelar mendadak di area lobi kementerian itu langsung memicu perhatian karena dilakukan saat pasar keuangan Indonesia sedang berada dalam tekanan berat.

Pemerintah Siapkan Strategi Bantu BI

Meski belum mengungkap strategi detail yang akan dijalankan, Purbaya memberi sinyal pemerintah akan ikut membantu menjaga stabilitas pasar obligasi atau bond market.

Menurutnya, stabilitas di pasar obligasi penting untuk mencegah lonjakan yield surat utang negara yang dapat memperburuk tekanan terhadap rupiah.

“Strateginya masih rahasia, kalau dikasih tahu nanti musuh tahu,” ujar Purbaya.

“Tapi kita akan coba melihat apakah kita bisa membantu stabilitas di pasar bond, nanti pelan-pelan ke pasar nilai tukar juga,” lanjutnya.

Pemerintah Siapkan Intervensi di Pasar Obligasi

Purbaya juga membocorkan pemerintah memiliki dana menganggur yang bisa dimanfaatkan untuk membantu stabilitas pasar.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk melakukan intervensi di pasar obligasi agar yield surat utang tidak naik terlalu tinggi.

“Kita akan coba membantu nilai tukar, kita membantu BI lah sedikit-sedikit kalau bisa. Kita masih banyak uang nganggur, kita intervention bond market supaya yield-nya nggak naik terlalu tinggi,” katanya.

Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai turun langsung membantu Bank Indonesia menghadapi tekanan pasar yang semakin besar.

Rupiah Babak Belur Tembus Rp17.500

Tekanan terhadap rupiah sendiri terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Pada perdagangan Selasa (12/5/2026), nilai tukar rupiah bahkan sempat menyentuh Rp17.500 per dolar AS.

Pelemahan ini dipicu kombinasi faktor global dan domestik, mulai dari penguatan dolar AS, konflik geopolitik di Timur Tengah, hingga kekhawatiran investor terhadap kondisi pasar keuangan Indonesia.

Tekanan terhadap rupiah juga terjadi bersamaan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan meningkatnya aksi jual investor asing.

Pasar Obligasi Jadi Fokus Pemerintah

Di tengah tekanan pasar, pemerintah tampaknya mulai fokus menjaga stabilitas pasar surat utang negara.

Pasar obligasi dinilai sangat penting karena lonjakan yield dapat memicu biaya utang pemerintah semakin mahal sekaligus memperburuk sentimen investor terhadap aset Indonesia.

Dengan menjaga yield tetap stabil, pemerintah berharap tekanan terhadap rupiah bisa perlahan mereda dan kepercayaan investor kembali pulih.

Hingga kini, pelaku pasar masih menanti langkah konkret lanjutan dari pemerintah dan Bank Indonesia untuk menahan gejolak di pasar keuangan domestik yang terus mengalami tekanan berat. (nsp)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral