GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Lulus SMK dan Ingin Kuliah, Kisah Nalince Wamang Berakhir Tragis di Tembagapura Saat Akan Mendulang Emas

Nalince Wamang, remaja lulusan SMK di Papua Tengah, meninggal dalam insiden penembakan di Tembagapura. Keluarga berharap ada kejelasan kasus.
Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB
Baru Lulus SMK dan Ingin Kuliah, Kisah Nalince Wamang Berakhir Tragis di Tembagapura Saat Akan Mendulang Emas
Sumber :
  • Istimewa

Papua, tvOnenews.com - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Nalince Wamang, remaja perempuan berusia 17 tahun yang meninggal dunia dalam insiden penembakan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (7/5/2026).

Nalince diketahui baru saja menyelesaikan pendidikan di SMK Petra Mimika dan berencana melanjutkan kuliah. Namun keterbatasan biaya membuatnya memilih ikut keluarga mendulang emas tradisional di kawasan Tembagapura untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan singkat itu justru menjadi akhir hidup Nalince.

Berpamitan kepada Ayah Sebelum Berangkat ke Tembagapura

Ayah korban, Pendeta Anton Wamang, mengaku sempat menerima telepon dari putrinya sebelum berangkat menuju lokasi pendulangan emas di kawasan Mile 69 hingga Mile 71 Tembagapura.

Nalince saat itu menyampaikan keinginannya ikut mendulang emas bersama pamannya.

“Sebelum berangkat, dia menelepon saya. Bapak, saya naik ke Tembagapura mau mendulang dengan bapak tua (paman). Saya bilang tidak apa-apa, naik saja,” ujar Anton Wamang mengutip dari Antara. 

Nalince disebut baru beberapa hari berada di lokasi pendulangan bersama keluarga. Mereka tinggal di kamp sederhana yang biasa digunakan para pendulang emas tradisional di kawasan tersebut.

Menurut keluarga, Nalince berangkat dengan harapan bisa membantu mengumpulkan biaya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Insiden Terjadi Saat Warga Beristirahat di Kamp

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis malam (7/5/2026). Saat itu, warga yang berada di area pendulangan emas disebut tengah beristirahat di dalam kamp.

Dari keterangan keluarga, Nalince berada di lokasi bersama ibu, adik, dan anggota keluarganya yang lain ketika situasi mendadak berubah mencekam.

Dalam suasana panik, warga berusaha menyelamatkan diri. Nalince diketahui sempat berlari meninggalkan kamp menuju area sekitar lokasi.

Namun setelah situasi mereda, korban tidak lagi ditemukan bersama anggota keluarga lainnya.

Pencarian kemudian dilakukan hingga akhirnya Nalince ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan sejumlah warga lain mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Selamat

Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Brigadir Jenderal Polisi Jeremias Rontini pada Selasa menjenguk salah satu korban selamat yang masih menjalani perawatan di RSMM Timika.

Korban yang masih dirawat diketahui bernama Femina Elas (Murib).

Dalam kesempatan itu, Kapolda menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang terjadi di kawasan pendulangan emas Tembagapura.

Ia juga memberikan santunan kepada korban dan berharap kondisi para korban segera pulih.

“Ke depan mungkin kita perlu mitigasi bahwa ketika ada kejadian seperti itu, masyarakat harus bagaimana. Perlu ada lebih banyak edukasi-edukasi kepada masyarakat ketika bekerja dalam situasi kedaruratan,” ujar Jeremias Rontini.

Menurut Kapolda, mayoritas warga di lokasi tersebut merupakan pendulang emas tradisional yang berasal dari kampung sekitar seperti Banti, Kimbeli, dan Opitawak.

Mereka biasanya tinggal sementara di kamp-kamp sederhana selama melakukan aktivitas mendulang emas di kawasan itu.

Keluarga Berharap Ada Keterbukaan

Jenazah Nalince Wamang telah dimakamkan di Kwamki Narama, Timika. Namun bagi keluarga, duka yang dirasakan belum selesai karena mereka masih berharap ada kejelasan terkait peristiwa yang menimpa putri mereka.

Pendeta Anton Wamang meminta semua pihak tidak saling menyalahkan dan berharap proses penanganan dilakukan secara terbuka serta transparan.

“Kami minta jangan ada saling menyalahkan. Yang kami mau adalah keterbukaan dan kejelasan siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

Keluarga juga berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi kepada masyarakat sipil yang berada di wilayah pendulangan.

Menurut Anton, pihak keluarga telah menerima kedatangan sejumlah pihak yang menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf atas peristiwa tersebut.

Meski demikian, keluarga tetap berharap ada penjelasan yang jelas agar kejadian itu tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

BMKG dan Kondisi Geografis Tembagapura

Kawasan Tembagapura sendiri dikenal memiliki medan geografis yang cukup berat dan terjal. Lokasi pendulangan emas berada di area pegunungan dengan akses terbatas yang sebagian besar hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Kapolda Papua Tengah menilai perlu adanya kolaborasi dan langkah mitigasi lebih baik ke depan untuk melindungi masyarakat yang bekerja di kawasan tersebut, terutama saat situasi darurat terjadi.

Selain Nalince, sejumlah warga lainnya juga menjadi korban dalam insiden itu. Sebagian korban telah dipulangkan setelah menjalani perawatan medis, sementara beberapa warga memilih mengungsi ke wilayah lebih aman akibat rasa takut pascakejadian.

Peristiwa di Tembagapura tersebut kini masih menjadi perhatian masyarakat Papua Tengah, terutama karena korban yang meninggal dunia diketahui merupakan remaja yang baru menyelesaikan pendidikan dan memiliki cita-cita melanjutkan kuliah. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral