GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, sudah sangat meresahkan. 
Rabu, 13 Mei 2026 - 05:36 WIB
Ilustrasi begal motor.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -Maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, sudah sangat meresahkan. Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyatakan, pemerintah harus lebih peduli terhadap keamanan warga.

"Jakarta Barat hari ini sedang menghadapi persoalan keamanan yang serius. Hampir setiap pekan masyarakat mendengar kasus jambret, begal, hingga aksi kekerasan jalanan yang membuat warga takut beraktivitas, terutama pada malam dan dini hari," kata Kenneth di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kent sapaan akrabnya menilai kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai tindak kriminal biasa yang cukup ditangani lewat patroli sesaat, atau respons setelah kasus viral di media sosial.

Menurut dia, persoalan kriminalitas jalanan tidak bisa seluruhnya dibebankan kepada aparat kepolisian. Pemerintah kota juga dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan rasa aman melalui pengawasan wilayah, penerangan jalan, pengaktifan CCTV, hingga koordinasi dengan RT/RW dan tokoh masyarakat.

"Ini harus menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kota Jakarta Barat agar lebih 'aware' dan lebih serius membaca situasi di lapangan," ujarnya.

Kent meminta Pemkot Jakbar bergerak, tidak menunggu ada korban jiwa atau kasus besar baru bergerak masif. Pemkot Jakbar sudah harus turun langsung memetakan titik rawan, memastikan lampu jalan berfungsi, CCTV aktif, kawasan gelap tidak dibiarkan, dan patroli lingkungan benar-benar hidup.

Kent pun menyoroti sejumlah aksi kriminal brutal yang terjadi di Jakarta Barat dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya dialami seorang pelajar yang menjadi korban begal di depan Stasiun Grogol, Jakarta Barat pada Kamis (7/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban yang baru pulang dari kegiatan sekolah dipepet pelaku hingga sepeda motor Honda ADV dan iPhone miliknya dirampas. Korban juga mengalami penganiayaan dan harus mendapat perawatan di RS Sumber Waras.

Lalu aksi begal sadis lainnya terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Berdasarkan video viral yang beredar, korban dibacok menggunakan senjata tajam jenis klewang hingga terjatuh ke selokan.

Dalam rekaman tersebut, dua pelaku berboncengan mendekati korban. Salah satu pelaku yang turun dari motor langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

Tak hanya itu, aksi penjambretan juga terjadi di kawasan Mangga Besar 4 M, Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu (3/5).

Korban yang hendak berangkat ke gereja menjadi sasaran empat pelaku yang diduga membawa celurit. Usai merampas kalung emas korban, para pelaku langsung melarikan diri dan lolos dari kejaran warga.

Kent menilai maraknya aksi kriminal tersebut menunjukkan adanya celah pengawasan yang harus segera dibenahi oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Barat.

"Kalau masyarakat sudah takut pulang malam, takut naik motor sendiri, takut berjalan di lingkungan tempat tinggalnya, berarti ada yang salah dengan sistem pengawasan kita. Pemkot Jakbar jangan hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi harus lebih peka terhadap keresahan warga sehari-hari," katanya menambahkan.

Selain meminta operasi gabungan rutin dan pembentukan pos pantau di titik rawan, Kent juga mendesak adanya evaluasi berkala terhadap tingkat kriminalitas di Jakarta Barat.

"Keamanan masyarakat adalah prioritas. Pemkot Jakbar harus lebih peduli, lebih responsif, dan lebih cepat bertindak sebelum kepercayaan masyarakat terhadap rasa aman di DKI Jakarta dan kota Jakarta Barat semakin menurun," ujar Anggota Komisi C itu.(ant)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Salah Satu Juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni Tantang Netizen Bongkar LHKPN Miliknya: Hayoo yang Iri Makin Panas

Salah Satu Juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni Tantang Netizen Bongkar LHKPN Miliknya: Hayoo yang Iri Makin Panas

Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan dengan viralnya potongan video penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat tau LCC MPR di Kalimantan Barat.
298 Calon Jemaah Haji asal Lumajang Batal Berangkat Tahun Ini, Paling Banyak Terkendala Biaya

298 Calon Jemaah Haji asal Lumajang Batal Berangkat Tahun Ini, Paling Banyak Terkendala Biaya

Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang batal menunaikan ibadah haji tahun 2026 cukup banyak.
Ledakan Misterius Gegerkan Warga Kota Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ledakan Misterius Gegerkan Warga Kota Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Warga Jalan Panjaitan, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dibuat panik setelah terdengar suara ledakan pada Selasa sore (12/5/2026).
Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh, FIFA Bikin Aturan Begini soal Pemain yang Tampil di Piala Dunia 2026

Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh, FIFA Bikin Aturan Begini soal Pemain yang Tampil di Piala Dunia 2026

Persib Bandung tampaknya akan ketiban durian runtuh jika Frans Putros bermain di Piala Dunia 2026. Sebab, FIFA akan memberikan kompensasi atas hal ini.
Ketua Umum ABKI Mediasi Pertemuan Strategis Kepala Staf Kepresidenan dengan Duta Besar Arab Saudi

Ketua Umum ABKI Mediasi Pertemuan Strategis Kepala Staf Kepresidenan dengan Duta Besar Arab Saudi

Ketua Umum ABKI Drs. Habib Mohsein Saleh Badegel, S.H., M.Sc., memediasi pertemuan strategis antara Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Faisal Bin Abdullah H. Amodi.
Ketua DPRD Pamekasan Tak Respons saat Dikonfirmasi Pemeriksaan MNJ oleh KPK

Ketua DPRD Pamekasan Tak Respons saat Dikonfirmasi Pemeriksaan MNJ oleh KPK

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (12/5), bungkam saat dikonfirmasi terkait kebenaran anggotanya dipanggil KPK

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral