GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Hantavirus, Kemenkes Awasi Ketat Penumpang Amerika Selatan Selama 46 Hari

Kemenkes berharap penyebaran virus tetap terbatas pada klaster kapal pesiar dan tidak berkembang menjadi wabah global.
Rabu, 13 Mei 2026 - 14:00 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes dr. Andi Saguni
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mulai memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional, khususnya penumpang yang berasal dari kawasan Amerika Selatan.

Hal ini menyusul kekhawatiran penyebaran Hantavirus tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang sempat muncul dalam klaster kapal pesiar MV Hondius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan perhatian khusus diberikan kepada negara-negara seperti Argentina dan wilayah Amerika Selatan lainnya karena menjadi area yang berkaitan dengan temuan kasus HPS.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes dr. Andi Saguni mengatakan, pemerintah kini memanfaatkan sistem digital All Indonesia untuk melacak riwayat perjalanan penumpang yang masuk ke Indonesia, termasuk meski transit di negara lain.

“Itu terutama itu dari negara-negara Amerika Selatan ya, seperti Argentina dan lain sebagainya ya. Kan di All Indonesia itu juga kan kita itu di disampaikan bahwa sebelumnya berasal dari negara mana itu kan walaupun dia singgah misalkan di Singapura atau di negara mana recording daripada All Indonesia itu bisa kebaca di situ,” ujar Andi di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Andi menjelaskan, kewaspadaan tinggi dipicu oleh kasus HPS yang ditemukan pada klaster kapal pesiar MV Hondius. Pemerintah kini mencermati secara serius masa inkubasi virus tersebut yang disebut dapat berlangsung hingga 46 hari.

“Ya. Jadi ini kan sebenarnya sangat dipicu oleh kejadian di kapal pesiar MV Hondius tersebut ya. Dan masa inkubasi daripada penyakit tersebut untuk varian hantavirus pulmonary syndrome (HPS) tersebut, HPS kan beda ya saya sudah sampaikan sebelumnya ya di media dua hari yang lalu kan beda tipenya HFRS dengan HPS. HPS yang dari dari kapal Hondius tersebut ya, itu masa inkubasinya kurang lebih 46 hari,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rentang inkubasi yang panjang tersebut, pemerintah memastikan pemantauan terhadap penumpang dari wilayah berisiko akan dilakukan secara intensif dalam beberapa pekan ke depan. Namun, Kemenkes menegaskan belum ada kebijakan karantina massal seperti saat pandemi COVID-19.

“Jadi sekitar itu kita akan betul-betul sangat intens perhatikan ya, mencermati ya dan tentunya kita lihat perkembangannya. Semoga kita berharap bahwa kejadian ini tidak menjadi pandemi ya. Ini kan beda dengan COVID yang pandemi,” lanjut Andi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Ridwan Kamil, Didi Petet hingga Armand Maulana, Daftar Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bukan Kaleng-kaleng!

Dari Ridwan Kamil, Didi Petet hingga Armand Maulana, Daftar Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bukan Kaleng-kaleng!

Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung bukan orang sembarangan. Mulai dari pengusaha, seniman, politisi, hingga pejabat publik yang jadi tokoh nasional masuk
Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan Terkait Dugaan Pemalsuan Gelar Insinyur dari ITB, OC Kaligis: Bukan Ijazah Palsu

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan Terkait Dugaan Pemalsuan Gelar Insinyur dari ITB, OC Kaligis: Bukan Ijazah Palsu

Menkes Budi Gunadi Sadikin dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh lima dokter spesialis terkait dugaan pemalsuan penggunaan gelar Insinyur.
Tak Perlu Ngira-ngira Lagi, Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta Akhirnya Bocor dari Rp950 Ribu sampai Rp12,7 Juta

Tak Perlu Ngira-ngira Lagi, Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta Akhirnya Bocor dari Rp950 Ribu sampai Rp12,7 Juta

Harga tiket konser The Weeknd di Jakarta akhirnya diumumkan. Tiket termurah Rp950 ribu dan VIP Package tembus Rp12,7 juta sebelum pajak.
Buntut Viralnya LCC, Josepha Siswi Peserta Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Buntut Viralnya LCC, Josepha Siswi Peserta Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Usai viral dan membuat geram warganet terkait kasus lomba cerdas cermat (LCC) empat pilar MPR di media sosial. Kini mencuat, terkait Josepha Alexandra, siswi
Juri LCC 4 Pilar MPR RI Lainnya Ikut Disorot, LHKPN Dyastasita WB Bikin Netizen Salfok karena Tak Punya Kendaraan

Juri LCC 4 Pilar MPR RI Lainnya Ikut Disorot, LHKPN Dyastasita WB Bikin Netizen Salfok karena Tak Punya Kendaraan

Profil Dyastasita WB ikut disorot usai polemik LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar. LHKPN Rp581 juta tanpa kendaraan pribadi ramai dibahas netizen.
Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral