News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Akan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor Ganti Jalan Berbayar, Bukan Tanpa Sebab Ternyata Alasan Utamanya..

Menurut KDM kendaraan listrik tetap memakai jalan dan berkontribusi terhadap penyusutan usia infrastruktur tapi belum ikut menanggung beban fiskal melalui pajak
Kamis, 14 Mei 2026 - 07:59 WIB
KDM Akan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor Ganti Jalan Berbayar, Ternyata Ini Alasan Utamanya..
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berencana menghapus pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan jalan berbayar layaknya tol.

Usulan itu Kang Dedi Mulyadi (KDM) sampaikan sebagai solusi berkeadilan penggunaan jalan, karena belum diterapkannya pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi kendaraan listrik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut KDM, kondisi itu memunculkan persoalan keadilan karena kendaraan listrik tetap menggunakan jalan dan berkontribusi terhadap penyusutan usia infrastruktur, namun belum ikut menanggung beban fiskal melalui pajak kendaraan.

Meski demikian, KDM menegaskan ide tersebut masih berupa konsep awal dan belum menjadi keputusan pemerintah. 

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih mengkaji kelayakan regulasi, aspek teknis, hingga dampak sosial-ekonomi.

"Misalnya begini, kan pajak kendaraan bermotor untuk mobil listrik kan tidak diperbolehkan, mungkin ke depan diperbolehkan setelah situasi ekonomi global pulih. Tetapi juga ada pemikiran kalau pengen berkeadilan, pajak kendaraan bermotor dihapus. Diganti dengan jalan berbayar, siapa yang pakai jalan provinsi bayar," kata Dedi Mulyadi usai rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, pada Senin (11/5/2026) lalu.

Bila selama ini pendanaan bergantung pada pajak kendaraan bermotor, ke depan konsep yang ditawarkan KDM mengarah pada prinsip user pays, yakni siapa yang menggunakan jalan, dialah yang membayar.

Menurutnya, skema tersebut dinilai lebih adil dibanding mekanisme pajak kendaraan saat ini. Sebab, tidak semua pemilik kendaraan menggunakan jalan provinsi dengan intensitas yang sama.

"Itu kan lebih berkeadilan, dibanding dengan mobilnya dipungutin pajak, tapi tidak pernah jalan," ucapnya.

KDM memastikan, wacana jalan provinsi berbayar tidak akan diterapkan secara tergesa-gesa. Pemprov Jabar, akan melibatkan kalangan akademisi dan pakar transportasi untuk menguji efektivitas serta kelayakan penerapan kebijakan tersebut.

Kajian itu nantinya dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan bersama Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat, termasuk mengukur dampaknya terhadap mobilitas masyarakat dan sektor ekonomi.

"Ya kajian akademik dong, nanti dengan pakar transportasi. Kemudian dengan para akademisi. Nanti timnya yang mengkoordinasikan Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat," katanya.

Sisi lain, KDM menyadari bahwa penerapan pungutan jalan tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan infrastruktur. 

Sebab itu, ia menegaskan jalan provinsi di Jawa Barat harus memenuhi standar tinggi sebelum masyarakat dibebankan biaya penggunaan.

Bahkan, KDM menyebut kualitas jalan provinsi harus mendekati standar jalan tol agar masyarakat merasa layak membayar.

"Kan baru mulai kajian, kan biar pada cerdas gitu loh. Tetapi dengan perhitungan, seluruh jalan provinsi sudah memenuhi syarat seperti jalan tol," tuturnya.

Menariknya, KDM mengisyaratkan pola pembayaran jalan provinsi tidak akan menggunakan metode konvensional seperti tap kartu elektronik di gerbang tol. 

Sistem yang disiapkan disebut berbasis digital dan terintegrasi teknologi modern. Konsep ini membuka kemungkinan penggunaan teknologi berbasis sensor, pelacakan digital, atau sistem pembayaran otomatis tanpa henti (multi lane free flow/MLFF) yang saat ini mulai diterapkan di sejumlah negara.

"Nanti kan ada sistemnya itu. Digital, nggak usah lagi kayak tol ditempel begitu, ada. Bisa, nanti kan bisa. Ada teknologinya, sudah ada. Di negara-negara lain sudah ada," tandasnya. (cep/muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada Timnas Voli Indonesia yang akan memulai perjuangannya dari babak fase grup. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Thailand di laga perdananya.
Jadwal Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Kirim 5 Wakil, Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri

Jadwal Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Kirim 5 Wakil, Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri

Jadwal perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana Indonesia memiliki lima wakil di babak delapan besar termasuk Alwi Farhan hingga Fajar/Fikri yang akan tampil di nomor perseorangan.
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada Timnas Voli Indonesia yang akan memulai perjuangannya dari babak fase grup. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Thailand di laga perdananya.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral